Dengan menginap di Richmond Hotel Narita di kota Narita (Hanazakicho), Anda berada hanya 15 menit dengan berjalan kaki dari Narita Omotesando dan Taman Kuriyama. Hotel ini berada 0,6 mi (0,9 km) dari Museum Yokan Narita dan 0,7 mi (1,1 km) dari Paviliun Wisata Narita.
Manfaatkan kemudahan yang ada seperti akses Internet nirkabel gratis, layanan concierge, dan mesin jual otomatis.
Makanlah di Stella, restoran yang memiliki bar/lounge, atau tetap tinggal di kamar dan manfaatkan layanan kamar (jam tertentu).Sarapan prasmanan gratis tersedia setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 10.00.
Fasilitas unggulan antara lain akses Internet kabel kecepatan tinggi gratis, laundry/dry cleaning, dan resepsionis 24 jam. Antar-jemput dari hotel ke bandara gratis pada waktu yang dijadwalkan.
Nikmati kenyamanan rumah Anda sendiri di salah satu dari 205 kamar yang dilengkapi dengan lemari es dan televisi LCD. Akses internet kabel dan nirkabel tersedia gratis untuk berbagai keperluan Anda, serta program saluran digital untuk hiburan. Kamar mandi pribadi dengan kombinasi shower/bathtub memiliki shower rainfall dan kloset. Fasilitas mencakup telepon, serta meja tulis dan tirai kedap cahaya.
"Kami memesan dua kamar. Satu kamar menghadap tembok tanpa pemandangan apa pun. Kamar satunya lagi, saya tidak menyadari saat memesan bahwa itu adalah kamar merokok.
Resepsionis mengatakan hari ini tidak ada kamar bebas rokok dan memberi kami kamar merokok. Begitu sampai di depan pintu kamar, bau rokoknya langsung menyengat. Saya bilang ke resepsionis bahwa bahkan kamar merokok pun seharusnya ada yang baunya tidak terlalu kuat. Saya meminta apakah bisa melihat kamar lain yang baunya mungkin tidak terlalu menyengat.
Dua staf wanita itu berdiskusi cukup lama, lalu memberitahu saya bahwa semua kamar merokok juga sudah penuh. Saya bilang, ini baru pukul empat sore, tidak mungkin semua tamu sudah check-in, kan? Barulah mereka kembali membawa saya melihat kamar lain yang ternyata juga bau rokoknya sangat menyengat. Resepsionis kemudian menawarkan saya kamar dengan satu ranjang besar (double bed), padahal kami berdua perempuan dan akan saling terganggu jika harus tidur di satu ranjang.
Akhirnya, mereka bilang sekarang ada kamar bebas rokok dan memberi saya satu. Bukankah tadi katanya semua kamar bebas rokok sudah penuh? Mengapa tidak bilang dari tadi saja? Kami jadi harus direpotkan selama lebih dari setengah jam.
Kamar berukuran 26 meter persegi ini terasa sangat kecil, hampir tidak ada ruang tersisa selain ranjang."