Pilihan eSIM yang Direkomendasikan untuk Perjalanan ke China!
3 Hari - 3GB/Hari
- Data3GB/Hari
- Validitas3 Hari
- Hargadari Rp 64.556
5 Hari - 20GB
- Data20GB
- Validitas5 Hari
- Hargadari Rp 136.035
7 Hari - 20GB
- Data20GB
- Validitas7 Hari
- Hargadari Rp 147.439




Beijing itu besar, bagaimana saya bisa berkeliling? 😅 Tapi ternyata, setelah saya terbiasa, menavigasi ibu kota tidak seintimidasi yang saya bayangkan.
Sistem transportasi Beijing memang ada yang sudah tua, tetapi juga cepat, murah, dan sangat luas. Ditambah lagi, Anda bisa menikmati pemandangan luar biasa dari landmark bersejarah saat berkeliling—seperti melintasi Kota Terlarang di Jalur 1. Benar-benar surreal!
Bagaimana suasananya? Bisa dibilang, Anda akan merasakan denyut nadi kota saat sedang bergerak. Selama jam sibuk, metro memang padat tetapi tepat waktu. Dan kereta berkecepatan tinggi? Sangat mengubah permainan untuk perjalanan sehari ke luar kota.
Jadi, apakah Anda sedang berkomuter, menjelajah, atau hanya mencari semangkuk hidangan lezat berikutnya—berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang berkeliling di Beijing.

Untuk Bandara Internasional Ibu Kota Beijing (PEK), cara tercepat ke kota adalah dengan Jalur Ekspres Bandara. Jalur ini menghubungkan Anda ke stasiun metro utama seperti Dongzhimen dan Sanyuanqiao dalam waktu sekitar 20 menit.
Jika Anda tiba di Bandara Internasional Daxing Beijing (PKX) yang lebih baru, Anda memiliki beberapa opsi yang solid:

Sumber dari Travel China Guide
Metro Beijing benar-benar mengejutkan saya—dalam cara yang baik! Saat pertama kali tiba, saya mengira akan sedikit kuno atau membingungkan (mengingat betapa besar Beijing), tetapi ternyata tidak—metro ini modern, dapat diandalkan, dan benar-benar impian bagi para pelancong dengan anggaran terbatas.
Dengan salah satu jaringan metro terbesar di dunia, Metro Beijing memiliki 29 jalur dan terus berkembang. Metro ini menghubungkan hampir setiap tempat wisata utama—dari Kota Terlarang hingga Zona Seni 798, dan bahkan ke kedua bandara (PEK & PKX).
Sebagian besar tanda ditulis dalam bahasa Mandarin dan Inggris, dan kereta yang lebih baru bersih, ber-AC, dan bahkan memiliki peta digital untuk melacak perjalanan Anda.
Informasi Metro Beijing | |
Kereta Pertama | Sekitar pukul 5:00–5:30 pagi |
Kereta Terakhir | Biasanya sekitar pukul 11:00–11:30 malam (bervariasi tergantung jalur) |
Frekuensi | Setiap 2–5 menit, bahkan di luar jam sibuk |

Sumber dari beijing.gov.cn
Sangat terjangkau: Rp6.500–Rp21.500 per perjalanan.
Sebagian besar penduduk lokal (dan pelancong yang cerdas) menggunakan kartu Yikatong (一卡通), versi Beijing dari EZ-Link. Cukup tap masuk dan keluar—mudah. Anda bisa mendapatkannya di sebagian besar stasiun metro dan mengisi ulang di mesin.
Jika Anda memiliki Alipay atau WeChat Pay yang terhubung ke kartu bank China, Anda dapat memindai kode QR langsung di gerbang juga. Sangat nyaman jika Anda sudah siap secara digital.
Berikut beberapa stasiun utama yang mungkin Anda lewati—selalu ramai, tetapi ditandai dengan baik dan membantu untuk berwisata:

Sumber dari Wikipedia
Bus di Beijing murah, dapat diandalkan, dan pergi ke tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh metro, seperti hutong tersembunyi, lingkungan lama, dan taman indah. Perjalanan biasa hanya berharga sekitar Rp4.300 atau kurang, dan banyak lansia naik gratis dengan kartu lokal dan kode QR mereka.
Meskipun sebagian besar turis lebih memilih metro, naik bus dapat memberikan Anda pengalaman yang lebih lokal dari kota ini. Ini bukan moda yang paling ramah bagi orang asing (tanda hanya dalam bahasa Mandarin, bus lebih tua), tetapi jika Anda merasa berani—atau hanya ingin menikmati perjalanan dengan jendela melalui hutong—layak dicoba.
Informasi Bus Beijing | |
Jam Operasional | Sebagian besar sekitar pukul 5:00 pagi–11:00 malam, dengan rute malam (seperti 夜1, 夜2) beroperasi hingga tengah malam atau lebih |
Frekuensi | Setiap 5–10 menit di jalur utama, interval sedikit lebih lama untuk rute pinggiran atau pemandangan |
Anda dapat membayar dengan kartu Yikatong (一卡通), yang berfungsi di metro, bus, dan bahkan jalur ekspres bandara. Cukup tap saat naik. Beberapa bus mengenakan biaya berdasarkan jarak, jadi jangan lupa tap keluar saat Anda turun.
Semakin banyak bus sekarang mendukung kode QR Alipay/WeChat Pay—cari pemindai kecil di dekat pintu. Jika Anda membayar dengan uang tunai, siapkan uang pas (biasanya Rp2.100 atau Rp4.300)—tidak ada kembalian yang diberikan.
Tip: Selalu naik dari pintu depan, dan keluar melalui tengah atau belakang.

Sumber dari Wikipedia
Naik taksi di Beijing biasanya cukup mudah—terutama di sekitar hotel, mal, atau stasiun kereta. Sebagian besar taksi berwarna biru, kuning, atau hijau, dan semuanya berlisensi pemerintah dengan meteran. Umumnya aman, tetapi tetap waspada dan hindari "mobil pribadi" yang tidak resmi.
Tak seperti Jakarta, penduduk lokal sekarang lebih banyak menggunakan aplikasi ride-hailing. Ini lebih cepat, transparan, dan Anda tidak perlu menjelaskan tujuan dalam bahasa Mandarin (yang bisa sulit dengan sopir taksi biasa).
Aplikasi yang paling umum adalah Didi Chuxing (滴滴出行)—mirip dengan Grab di Indonesia. Aplikasi ini bekerja dengan baik menggunakan kartu kredit internasional, menunjukkan harga tetap di muka, dan memiliki dukungan bahasa Inggris (meskipun beberapa terjemahan bisa sedikit aneh).
Pilihan lain adalah Meituan (美团打车) atau Amap Taxi (高德打车), yang membandingkan tarif dari berbagai penyedia—tetapi sebagian besar dalam bahasa Mandarin, jadi lebih baik jika Anda nyaman dengan bahasa tersebut atau memiliki teman yang berbicara bahasa Mandarin.
Berikut perkiraan harga:
Jika Anda menggunakan Didi, Anda akan membayar melalui aplikasi dengan kartu, Alipay, atau WeChat Pay.
Untuk taksi jalanan, banyak yang mendukung pembayaran digital, tetapi jangan terlalu mengandalkannya. Selalu pastikan meteran berjalan saat Anda naik.

Sumber dari Wikipedia
Di Beijing, berbagi sepeda ada di mana-mana—dan jujur, ini adalah salah satu cara terbaik untuk menjelajahi jalan-jalan luas dan gang-gang hutong kota.
Anda tidak akan menemukan taksi motor seperti di Asia Tenggara, tetapi jika Anda siap untuk sedikit mengayuh (atau berkeliling dengan e-bike), sepeda berbagi adalah cara yang sangat menyenangkan dan murah untuk berkeliling—terutama untuk jarak pendek atau perjalanan terakhir dari metro.
Cari di sekitar pintu keluar metro, jalan belanja, atau blok perumahan, dan Anda mungkin akan melihat deretan sepeda berwarna-warni yang diparkir. Mereka tanpa dok, jadi Anda bisa membukanya hampir di mana saja dan memarkir di zona yang ditentukan.
Dua yang paling umum:
Anda akan membutuhkan aplikasi Hello Bike atau Meituan, atau akses melalui Alipay/WeChat.
💸 Sebagian besar perjalanan berharga Rp2.150–Rp4.300 untuk setiap 15 menit.

Anda mungkin tidak memikirkan perahu saat merencanakan perjalanan ke Beijing—tetapi jika Anda berkunjung di musim semi atau musim gugur, naik perahu santai sebenarnya adalah salah satu cara paling menyenangkan untuk melihat kota.
Ini tidak dimaksudkan untuk perjalanan harian seperti di beberapa kota, tetapi lebih untuk pengalaman pemandangan—bagus untuk keluarga, pasangan, atau siapa saja yang menikmati tempo yang lebih lambat.
Perahu terutama beroperasi di taman dan danau, terutama di pusat Beijing. Ini bukan feri dalam arti biasa, tetapi lebih seperti perahu rekreasi kecil dan shuttle air wisata.
Berikut beberapa tempat populer:

~Rp64.500–Rp129.000 untuk perahu pedal/listrik.
~Rp172.000–Rp258.000 untuk pelayaran pemandangan atau perahu kelompok.

Mengemudi di pusat kota Beijing bisa cukup menantang jika Anda terbiasa dengan jalanan yang mulus seperti di kota beser lainnya seperti Singapura. Harapkan lalu lintas padat, banyak aturan (dan pembatasan), serta perjuangan untuk menemukan tempat parkir. Ini bukan tempat termudah untuk mengemudi sendiri kecuali Anda siap menghadapi tantangan.
Jjika Anda merencanakan perjalanan ke luar kota—seperti mengunjungi Tembok Besar, atau menjelajahi daerah seperti Miyun atau Huairou—menyewa mobil bisa menjadi pilihan cerdas. Terutama jika Anda bepergian dengan keluarga atau kelompok dan menginginkan lebih banyak kebebasan.
Bandara Internasional Ibu Kota Beijing (PEK) dan Bandara Daxing (PKX) yang baru memiliki banyak konter penyewaan. Anda juga dapat memesan secara online melalui platform seperti Trip.com, yang menawarkan antarmuka bahasa Inggris dan dukungan pelanggan yang baik.
Ini bagian yang rumit: lisensi mengemudi Indonesia Anda saja tidak cukup. Anda perlu mengajukan izin mengemudi sementara China sebelum dapat mengemudi secara legal di sini. Persyaratan dasar biasanya adalah:
Lisensi mengemudi Indonesia yang valid
Sewa harian: Mulai dari Rp537.500–Rp860.000, untuk mobil ekonomi hingga ukuran sedang
Deposit: Rp6.450.000–Rp10.750.000
Bahan bakar: Biasanya kebijakan penuh-ke-penuh
Biaya tambahan: Jalan tol umum; parkir di pusat kota bisa berharga Rp21.500–Rp43.000/jam
Kecuali Anda menuju jauh ke luar kota atau membutuhkan fleksibilitas, transportasi umum dan aplikasi ride-hailing seperti Didi akan menghemat banyak stres di kota Beijing. Nikmati perjalanan tanpa sakit kepala lalu lintas!

Apakah Beijing bisa dijelajahi dengan berjalan kaki? Tentu saja—meskipun suasananya berbeda dari Shanghai atau Jakarta. Kombinasi jalan raya yang luas, hutong bersejarah, dan taman yang luas membuat berjalan kaki bisa menyegarkan dan penuh petualangan.
Jika Anda menginap di dekat pusat kota atau tempat populer seperti Kota Terlarang atau Wangfujing, Anda bisa menjelajahi banyak tempat dengan berjalan kaki. Namun, bersiaplah—beberapa area sangat besar, jadi untuk jarak yang lebih jauh, naik metro atau sepeda bisa menyelamatkan kaki Anda.
Trotoar di Beijing umumnya luas, tetapi waspadai persimpangan yang sibuk dan pedagang kaki lima sesekali. Hutong (gang tradisional) menawarkan beberapa pengalaman berjalan terbaik—jalur yang tenang dan berliku penuh kehidupan lokal, kafe, dan toko unik.
Untuk navigasi, Google Maps berfungsi jika Anda memiliki VPN, tetapi penduduk lokal mengandalkan Baidu Maps atau Amap—keduanya sebagian besar dalam bahasa Mandarin. Untuk cadangan offline, Maps.me adalah pilihan yang solid.
Tanda jalan di tempat wisata sebagian besar bilingual, tetapi kurang begitu di area perumahan. Beijing cukup aman untuk berjalan-jalan di siang hari, tetapi pada malam hari, sebaiknya tetap di jalan utama yang terang.
Iklim Beijing lebih ekstrem daripada Jakarta. Musim panas bisa sangat panas dan kering, jadi tabir surya dan air adalah keharusan. Musim dingin? Dingin dan kadang bersalju, jadi berpakaianlah dengan hangat! Musim semi dan musim gugur menawarkan cuaca paling nyaman untuk berjalan jauh, dengan udara segar dan daun berwarna-warni di taman.
Area Kota Terlarang & Tiananmen Square: Ikonik, megah, dan penuh sejarah.

Sistem kereta cepat (HSR) China sangat mengesankan—cepat, ramping, dan sangat dapat diandalkan. Melaju dengan kecepatan hingga 350 km/jam, memungkinkan Anda bepergian hanya dalam beberapa jam, mengurangi waktu perjalanan secara signifikan.
Kereta bersih, tepat waktu, dan menawarkan perjalanan nyaman dengan pilihan tempat duduk mulai dari ekonomi hingga kelas bisnis. Memesan tiket online mudah (Trip.com adalah favorit di kalangan pelancong), dan stasiun utama biasanya memiliki tanda dalam bahasa Inggris untuk membantu navigasi. Untuk sebagian besar perjalanan, naik kereta cepat sering kali lebih cepat dan lebih sedikit repot daripada terbang.




Harga penerbangan yang ditampilkan dari ${{departCityName}} ke ${{arrivalCityName}} didasarkan pada rata-rata harga berbagai maskapai untuk 3 bulan ke depan, menurut basis data terbaru Trip.com.

Menjelajahi Beijing adalah bagian dari pesona—apakah Anda sedang berkeliling dengan metro, naik taksi setelah seharian berwisata, atau menikmati jalan-jalan di tepi danau di hutong. Beijing bergerak dengan ritmenya sendiri: sibuk dan bersejarah, tetapi mengejutkan dapat dikelola setelah Anda tahu caranya.
Pilihan Transportasi Terbaik | |
Pengunjung Pertama Kali | Metro + Taksi atau Didi |
Keluarga | Metro + Transfer Pribadi atau Taksi |
Pelancong dengan Anggaran Terbatas | Metro + Bus + Berjalan kaki |
Penjelajah Solo | Metro + Berjalan kaki + Sepeda Berbagi |
Kedatangan Larut Malam | Didi dari bandara atau bus shuttle bandara |
Campur dan padukan perjalanan Anda—metro untuk perjalanan cepat di seluruh kota, taksi atau Didi untuk kenyamanan, dan mungkin sepeda atau berjalan kaki untuk merasakan suasana lokal. Memiliki data seluler adalah pengubah permainan di sini, jadi pastikan untuk memeriksa opsi eSIM terbaik untuk China.