Georgia, yang terletak di Pegunungan Kaukasus dan dikenal sebagai "Taman Belakang Tuhan", dengan pemandangan alamnya yang megah, sejarah anggur selama delapan ribu tahun, serta budaya unik yang memadukan Timur dan Barat, semakin menjadi destinasi harta karun di hati banyak pelancong. Panduan ini akan membawa kamu menikmati intisarinya.
1. Persiapan Sebelum Berangkat
· Visa: Warga negara China dengan paspor biasa dapat masuk Georgia tanpa visa untuk tinggal tidak lebih dari 30 hari (perlu memperhatikan kebijakan yang berlaku).
· Mata uang: Mata uang lokal adalah Lari Georgia (GEL). Disarankan membawa dolar AS atau euro untuk ditukar di tempat penukaran di kota, beberapa tempat menerima kartu kredit.
· Bahasa: Bahasa resmi adalah bahasa Georgia, namun bahasa Rusia dan Inggris cukup umum di daerah wisata.
· Waktu terbaik berkunjung: Mei hingga Juni dan September hingga Oktober, cuaca nyaman dan pemandangan paling indah. Juli-Agustus cocok untuk trekking di pegunungan tapi dataran rendah cukup panas, musim dingin adalah musim ski yang ramai.
2. Pengalaman Inti yang Tidak Boleh Dilewatkan
1. Tbilisi - Mimpi Lama yang Lembut dan Beragam
Sebagai ibu kota, Tbilisi adalah titik awal dan pusat hampir semua perjalanan.
· Benteng Narikala: Naik kereta gantung ke atas bukit, nikmati pemandangan kota tua secara keseluruhan, patung ibu benteng berdiri di samping, pemandangan saat matahari terbenam sangat menakjubkan.
· Kota Tua: Menyusuri jalan sempit berbatu kerikil, mencari rumah tradisional dengan balkon kayu yang indah. Jangan lupa merasakan mandi belerang asli di kawasan "Pemandian Belerang" (Abanotubani).
· Katedral Holy Trinity: Simbol Ortodoks Georgia, bangunan megah dengan interior yang khusyuk dan tenang.
· Pasar Dry Bridge: Berburu barang antik era Soviet, merasakan suasana pasar lokal yang kental.
2. Kazbegi - Gereja Terdekat dengan Surga
Dari Tbilisi, naik ke utara melalui Military Highway dengan pemandangan yang indah.
· Desa Gudauri: Tempat ski di musim dingin, dan vila sejuk di musim panas.
· Gunung Kazbek dan Gereja Holy Trinity: Terletak di desa Stepantsminda, gereja yang berdiri sendiri di bawah gunung bersalju ini adalah gambar ikonik Georgia. Trekking atau berkendara ke sana, rasakan ketenangan dan keagungan "tempat terdekat dengan Tuhan".
3. Signagi - Kota Cinta dan Anggur
Terletak di wilayah penghasil anggur Kakheti, kota kecil ini memiliki pesona yang memikat.
· Kota Cinta: Terkenal dengan layanan pendaftaran pernikahan 24 jam, dikelilingi tembok kota, penuh dengan suasana romantis.
· Mencicipi anggur: Kakheti adalah asal usul anggur dengan metode pembuatan anggur unik "Qvevri". Pastikan mengunjungi perkebunan anggur keluarga, mencicipi "Saperavi" merah kering yang otentik, merasakan semangat Georgia bahwa "anggur adalah cinta Tuhan".
4. Mestia dan Kampung Ushguli - Rahasia Pegunungan Kaukasus
Surga bagi pecinta trekking.
· Mestia: Pusat wilayah Svaneti, di mana menara batu pertahanan kuno dapat ditemukan di mana-mana. Ini juga titik awal menuju kampung Ushguli dan banyak jalur trekking gletser.
· Kampung Ushguli: Desa berpenghuni permanen tertinggi di Eropa, terdaftar sebagai warisan budaya dunia. Pemandangannya asli dan sunyi, seolah waktu berhenti di sini.
5. Batumi - Kota Magis di Tepi Laut Hitam
Surga liburan di pesisir Laut Hitam, penuh dengan perpaduan modern dan tradisional.
· Pantai Laut Hitam: Jalan-jalan di sepanjang boulevard pantai, nikmati sinar matahari dan angin laut.
· Patung Bergerak Ali dan Nino: Patung dinamis yang sangat menyentuh ini adalah landmark paling terkenal di Batumi, melambangkan cinta dan perpisahan abadi.
· Kota Tua Batumi: Berbeda dengan bangunan kasino modern, di sini penuh dengan jalan kecil dan arsitektur bergaya Eropa.
3. Kuliner dan Anggur, Pesta Rasa
· Khinkali (pangsit berkuah): Makanan nasional Georgia, makan dengan mencubit "ujung kecil", minum kuah dulu baru daging, ingat jangan pakai pisau dan garpu!
· Khachapuri (roti keju): Yang paling terkenal adalah versi "Adjarian", roti berbentuk perahu dengan keju cair dan telur mentah di tengah, diaduk lalu dicelupkan dengan roti, kalorinya tinggi tapi sangat memuaskan.
· Churchkhela (permen lilin): Camilan jalanan yang terbuat dari jus anggur dan kacang, berbentuk seperti lilin, pilihan bagus untuk menambah energi saat trekking.
· Anggur: Selain yang disebutkan sebelumnya, pastikan mencoba berbagai jenis lokal seperti "Saperavi" dan "Kakheti" dari berbagai perkebunan anggur.
4. Tips Praktis
· Transportasi: Ada kereta nyaman dari Tbilisi ke Batumi; antar kota bisa naik marshrutka; untuk pegunungan disarankan sewa mobil atau ikut tur lokal.
· Akomodasi: Pilihan banyak di Tbilisi dan Batumi, dari hostel hingga hotel bintang lima; di Mestia dan sekitarnya, menginap di rumah keluarga adalah cara bagus untuk mengenal budaya lokal.
· Etika: Orang Georgia ramah dan suka menjamu tamu, hormati kepercayaan Ortodoks mereka, wanita harus menutup kepala saat masuk gereja, pria dan wanita hindari pakaian yang terlalu terbuka.
Pesona Georgia terletak pada kemampuannya menggabungkan keagungan puncak gunung bersalju, ketenangan tepi laut dalam, kekayaan sejarah ribuan tahun, dan pesta rasa di lidah secara sempurna. Bawa panduan ini, dan temukan kejutan tak terbatas yang dibawa negara kecil Kaukasus ini untukmu!
Grace Beaumont5779