British Music Experience menceritakan kisah musik Inggris melalui kostum, instrumen, pertunjukan, dan memorabilia. Berapapun usia Anda dan apapun minat Anda, ada sesuatu yang cocok untuk Anda di sini.
Kami memiliki pakaian yang dikenakan oleh artis-artis mulai dari Freddie Mercury dan Dusty Springfield hingga Adam Ant, Spice Girls, dan Mick Jagger, serta alat musik yang dimainkan oleh beberapa artis paling terkenal di dunia dari Roger Taylor dari Queen hingga Sex Pistols dan Ian Curtis. Kami bahkan memiliki lirik lagu tulisan tangan dari Adele, patung asli dari Brits, dan pintu depan Apple Corp dari Saville Row.
Anda juga bisa merasakan langsung pengalaman di studio Dance the Decades, menyanyi sepuasnya di Vocal Booth, atau memainkan gitar dan drum terbaik di Gibson Interactive Studio.
Setelah event utama, jelajahi berbagai hadiah eksklusif, pakaian, buku, dan memorabilia dari Merch Store, dan Anda bisa mengistirahatkan kaki yang lelah menari dengan memilih dari berbagai camilan dan hidangan lezat di Star Café.
Pameran sementara saat ini adalah, "Don't Believe the Hype… Uncovering the Artwork of Arctic Monkeys' Debut Album". Pameran ini mengeksplorasi proses penciptaan dan warisan budaya dari salah satu sampul album paling ikonik abad ke-21: "Whatever People Say I Am, That's What I'm Not", album debut Arctic Monkeys tahun 2006, dengan pameran yang diluncurkan tepat 20 tahun setelah hari rilis album tersebut.
Berpusat pada karya seni yang mengelilingi album tersebut, pameran ini melampaui gambar sampul yang ikonik untuk mengeksplorasi dunia visual yang lebih luas darimana ia muncul - serangkaian momen biasa, pertemuan, dan jejak yang bersama-sama membentuk potret autentik budaya pemuda pada masa itu.
Pameran ini mendokumentasikan perjalanan konseptual Scott Jones, Direktur Kreatif untuk album tersebut, bersama dengan materi fotografi awal, cuplikan yang tidak digunakan, gambar interior, dan artefak pribadi dari periode tersebut. Pameran ini menelusuri pendekatan sehari-hari dalam identitas visual album: gambar sampul, karya seni single, dan rangkaian fotografi yang mendokumentasikan momen tertentu dalam waktu.
Bersama-sama, materi-materi ini membentuk dokumen visual yang memperluas gambaran tentang masa muda, tempat, pengalaman hidup, ruang bersama, kebosanan, antisipasi, serta momen-momen kecil yang kemudian memiliki makna budaya.
Pameran ini menafsirkan ulang karya seni album bukan sebagai tindakan branding, melainkan sebagai dokumen sosial generasi di ujung ekonomi perhatian.
Pameran ini akan berlangsung dari 23 Januari 2026 hingga 22 Maret 2026 dan sudah termasuk dalam semua tiket masuk umum.
