Panduan Wisata Xinxiang: 1020+ RMB per orang! Temukan pesona Tebing Merah Taihang, kehidupan sehari-hari, dan warisan budaya tak benda.
Siapa tahu! Xinxiang benar-benar kota "permata tersembunyi" Henan—Air Terjun Baoquan mengalir deras ke Ngarai Batu Merah, Jalan Raya Tebing Guoliang membelah Pegunungan Taihang, daging kambing rebus di Jalan Barat mengeluarkan aroma kaldu yang sudah lama disimpan, dan sepotong roti pipih wijen Niu Zhongxi yang dipadukan dengan mi rebus Yuanyang memadukan kemegahan "Tulang Punggung Taihang Selatan" dengan pesona pedesaan yang hangat dari "Lumbung Dataran Tengah." Saya sendiri telah mencoba rencana perjalanan santai selama 4 hari, menghindari jebakan turis biasa, dan menggabungkan pemandangan alam yang menakjubkan, warisan budaya yang kaya, dan cita rasa Henan yang otentik. Tanpa terburu-buru, tanpa kekecewaan—para penggemar aktivitas luar ruangan, pecinta sejarah, dan pecinta kuliner dapat dengan percaya diri mencobanya!
📍 Bacaan Wajib Sebelum Perjalanan: Tips Hemat Uang + Panduan Penghindaran
• Transportasi: Kereta Api Cepat Zhengzhou: 30 menit ke Stasiun Xinxiang Timur; Kereta Cepat Beijing: 3 jam. Sepeda listrik bersama di kota: 25 RMB/hari untuk menjelajahi kota dengan mudah. Untuk Kawasan Wisata Baoquan, pilih bus antar-jemput langsung (1,5 jam). Transportasi bersama ke Wanxianshan: 50 RMB/orang. Untuk Kawasan Wisata Taihang Selatan, disarankan untuk bergabung dengan perusahaan transportasi berlisensi (untuk menghindari harga yang terlalu tinggi). Biaya transportasi harian sekitar 60 RMB.
• Akomodasi: Pilih akomodasi di pusat kota Distrik Hongqi (90-110 RMB/malam/orang), dalam jarak berjalan kaki dari Restoran Pangdonglai dan kawasan kuliner, nyaman untuk berbelanja dan makan. Untuk pengalaman yang lebih mendalam, pilih penginapan di tepi tebing di Desa Guoliang (130 RMB/malam/orang), dengan pemandangan tebing merah dari jendela; beberapa bahkan memiliki desain buku seperti gua. Pesan satu minggu sebelumnya selama musim ramai. Hindari "akomodasi sementara" di kawasan wisata; Air panas di penginapan di Pegunungan Taihang sebagian besar menggunakan tenaga surya, jadi mandilah lebih awal.
• Tiket Masuk: Museum Pingyuan, Taman Weihe, dan Kota Tua Tongmeng semuanya gratis; pemesanan online untuk Kawasan Wisata Baoquan menghemat 20 yuan (pelajar mendapat setengah harga, 40 yuan); Gunung Wanshan termasuk tiket Desa Guoliang seharga 80 yuan; pemesanan online untuk tiket kombo Kawasan Wisata Baligou bahkan lebih hemat biaya.
• Hindari Jebakan: Jangan mendaki jalur tidak resmi sendirian di Pegunungan Taihang Selatan (jalur tersebut licin setelah hujan); pemula disarankan untuk pergi dengan pemandu; waspadai membeli "produk gunung murah" dari pedagang kaki lima di kawasan wisata, karena banyak yang palsu dari luar kota; untuk mie rebus Yuanyang, carilah toko "kaldu putih" asli untuk menghindari kaldu yang encer.
🌟 Rencana Perjalanan 4 Hari: Pengalaman Taihang yang Santai dan Mendalam
Hari 1: Air Terjun Hongya → Temukan Keindahan Taihang di Baoquan
Tiba di pagi hari, langsung menuju Panghai untuk sarapan. Semangkuk puding tahu kuah ayam kukus seharga 10 yuan—lembut, beraroma, dan disajikan dengan stik adonan goreng isi telur—renyah dan lezat. Seketika, Anda akan merasa segar kembali oleh kehidupan jalanan Xinxiang yang semarak! Sore harinya, kami mengunjungi Kawasan Wisata Baoquan. Nama "Air Zamrud dan Pegunungan Merah Tua" sesuai dengan reputasinya. Air Terjun Jianlong setinggi 320 meter menyerupai naga yang terbang tinggi, dan air Kolam Zamrud berwarna hijau zamrud yang cerah, beriak secara ritmis tertiup angin gunung. Berjalan-jalan di sepanjang "Koridor Cinta," kami ditemani oleh bebatuan berbentuk aneh dan air yang mengalir. "Batu Surgawi" dan "Batu yang Terjalin" memiliki daya tarik romantis. Lembah Air Terjun Seribu Zhonghua, dengan kolam setiap lima langkah dan air terjun setiap sepuluh langkah, adalah keajaiban sejati Pegunungan Taihang.
Di malam hari, kami mengunjungi Taman Yatianxia, mendaki Jalan Langit Tebing Dan untuk menikmati pemandangan panorama ngarai yang berkelok-kelok. Bagi yang berani, ada ayunan tebing, di mana Anda bisa berteriak dan melepaskan stres dengan latar belakang tebing merah yang menjulang tinggi. Matahari terbenam memancarkan cahaya keemasan pada tebing merah, menciptakan foto-foto yang menakjubkan.
Kembali ke kota, kami makan di Changlaishun Braised Lamb (hidangan warisan budaya tak benda yang direkomendasikan CCTV). Daging dombanya empuk dan juicy, kuahnya kaya rasa tetapi tidak berminyak. Kami makan dagingnya terlebih dahulu, kemudian menambahkan sayuran, dan akhirnya, mie buatan tangan menyerap kuahnya. Makanan yang memuaskan dengan harga sekitar 60 yuan per orang.
Hari ke-2: Petualangan Tebing → Mengungkap Pemandangan Ekstrem Pegunungan Taihang Selatan
Berangkat pukul 9:00 pagi menuju Gunung Wanshan, menaiki bus antar-jemput wisata melalui Jalan Raya Tebing Guoliang. Saksikan kehebatan luar biasa masyarakat Taihang dalam mengukir jalan melalui pegunungan; jurang curam tepat di luar jendela, dengan bekas ukiran yang terlihat jelas, sungguh menakjubkan.
Di pagi hari, jelajahi Desa Guoliang. Rumah-rumah di tepi tebing yang dibangun di lereng gunung, rumah-rumah batu, penggilingan batu, dan penggilingan batu memancarkan pesona pedesaan. Ambil foto panorama jalan raya di tepi tebing dari platform pengamatan; interaksi cahaya dan bayangan yang diciptakan oleh sinar matahari yang menyaring melalui jendela atap jalan raya sangat indah. Di sepanjang jalan, kunjungi Air Terjun Heilongtan, tempat air terjun yang mengalir deras terjun ke kolam yang gelap, permata tersembunyi Pegunungan Taihang.
Untuk makan siang, nikmati hidangan tradisional desa berupa nasi asin yang dimasak dalam panci tanah liat. Daging, lobak, dan bihun direbus dalam kaldu ayam, menghasilkan hidangan yang lezat dan aromatik. Disajikan dengan sayuran liar tumis dan telur, hidangan ini segar, lezat, dan benar-benar otentik ala pedesaan hanya dengan 45 yuan per orang.
Di sore hari, pergilah ke Baligou. Berjalan-jalanlah di sepanjang jalan setapak di dasar lembah, di mana jembatan-jembatan kecil membentang di atas aliran sungai, jalan setapak berkelok-kelok menuju tempat-tempat terpencil, dan banyak air terjun serta kolam menghiasi lanskap. Melihat ke atas, Anda dapat melihat jalan setapak di tepi tebing yang berkelok-kelok di antara pegunungan. Kunjungi Air Terjun Baligou; kabut dinginnya menyegarkan, tetapi ingatlah untuk membawa jas hujan agar tidak terkena cipratan air.
Di malam hari, menginaplah di sebuah penginapan di Desa Guoliang. Duduklah di halaman, nikmati anggur beras lokal, dan saksikan langit berbintang yang menghiasi Pegunungan Taihang – pengalaman yang tenang dan menyejukkan.
Hari ke-3: Menelusuri Warisan Budaya → Mengungkap Seribu Tahun Sejarah di Kota Kuno
Di pagi hari, kunjungi Museum Pingyuan, sebuah museum nasional gratis yang menyimpan rahasia Tiongkok Tengah. Koleksi artefak dan arsipnya yang kaya akan memandu Anda melalui perubahan sejarah Xinxiang. Arsitektur museum ini megah dan fotogenik.
Untuk makan siang, nikmati mi rebus Yuanyang. Kaldu tulang domba berwarna putih susu direbus selama berjam-jam, mi buatan tangan kenyal, dagingnya empuk, dan kaldunya kaya rasa. Seteguk sup menghangatkan Anda dari ujung kepala hingga ujung kaki. Makanan yang memuaskan dengan harga sekitar 20 yuan per orang.
Pada sore hari, berjalan-jalanlah di Kota Tua Tongmeng. Penginapan-penginapan, yang diubah dari bangunan Dinasti Ming dan Qing, memancarkan pesona klasik. Toko-toko kerajinan dan kedai teh berjejer di sepanjang jalan. Saksikan proses pembuatan bakpao kukus berbentuk bunga tradisional keluarga Liang; bakpao-bakpao tersebut, yang diwarnai dengan jus buah dan sayuran, digambarkan dengan jelas dan dapat dikemas sebagai oleh-oleh. Jelajahi lorong-lorong kota tua, nikmati suasana pedesaan yang tenang dan santai.
Pada malam hari, berjalan-jalanlah di sepanjang Taman Sungai Weihe. Bunga mawar bermekaran, bunga teratai bergoyang di kolam, dan penduduk setempat berolahraga serta anak-anak bermain, menciptakan pemandangan yang hangat dan mengundang. Sebelum malam tiba, ambil foto di sepanjang tepi Sungai Weihe, rasakan ketenangan "Tepi Sungai Weihe."
Di malam hari, kunjungi Pasar Malam Jalan Chongxi. Semangkuk mi dingin Jinling harganya 15 yuan, roujiamo Xu Ji (hamburger Cina) harganya 8 yuan, dan semangkuk hot pot pedas asam manis (cita rasa unik Xinxiang) melengkapi hidangan. Anda akan makan sampai kenyang dengan biaya sekitar 35 yuan per orang.
Hari ke-4: Menjelajahi Warisan Budaya Tak Benda → Membawa Pulang Cita Rasa Taihang
Pagi hari, kami mengunjungi Jalan Kuliner Yiheng untuk mencicipi makanan khas lokal. Satu porsi Yanjin Huoshao (makanan warisan budaya tak benda) harganya 10 yuan; lapisan luarnya berwarna keemasan dan renyah, sedangkan bagian dalamnya lembut dan berlapis, dengan aroma sari daging dan adonan yang berpadu sempurna. Kami juga mencoba Fengqiu Juanjian, dengan kulit telur yang kenyal dan daging cincang yang lembut, sangat lezat dengan saus bawang putih.
Untuk makan siang, kami memesan mi pedas yang sama seperti di Wulala, dengan rasa asam manis yang kaya dan gluten yang direndam dalam kaldu—benar-benar tak tertahankan! Kami juga memilih mi goreng kering "Xinxiang Yimian" (mi ala Xinxiang) untuk tekstur yang lebih kenyal.
Pada sore hari, kami mencoba membuat Niu Zhongxi Shaobing (sejenis roti pipih panggang) sendiri. Kami belajar dari seorang pengrajin ahli cara membuat roti pipih warisan budaya tak benda berusia seabad ini, yang tersedia dalam rasa manis dan gurih. Roti pipihnya renyah, berlapis, harum, dan tidak berminyak. Roti pipih yang sudah jadi dapat dikemas untuk dibawa pulang.
Kami juga membeli oleh-oleh, termasuk kue wijen Niu Zhongxi yang dikemas vakum, daging babi rebus Luo Guo (direbus dalam kaldu berusia seabad), dan roti bunga Liangjia, yang menggabungkan semua cita rasa warisan budaya tak benda Xinxiang; Berjalan-jalan santai menuju Universitas Normal Henan, menikmati suasana muda kampus, dan mengambil foto di sepanjang jalan yang dipenuhi pepohonan.
Pulang ke rumah di malam hari dengan hasil panen yang melimpah, saya akan menyimpan keindahan Pegunungan Taihang dan suasana Xinxiang yang semarak dalam ingatan saya.
🍜 Daftar Makanan yang Wajib Dicoba (Teruji dan Terjamin, Rahasia Lokal)
1. Domba Rebus: Domba Rebus Changlaishun, hidangan warisan budaya tak benda, daging empuk dan kaldu kaya rasa, cocok untuk mencelupkan sayuran atau mi;
2. Mi Rebus Yuanyang: Warung mi yang sudah lama berdiri, kaldu putih susu + mi buatan tangan, segar dan lezat;
3. Kue Panggang Niu Zhongxi: Toko utama di Jalan Jiefang, merek yang sudah lama berdiri, tersedia dalam rasa manis dan gurih, renyah dan berlapis;
4. Kue Panggang Yanjin: Warung pinggir jalan, makanan khas warisan budaya tak benda, renyah di luar dan lembut di dalam, penuh dengan kelezatan yang menggugah selera;
5. Nasi Asin Panci Tanah Liat: Masakan rumahan dari Wanxianshan, harum dan lembut, dengan berbagai lauk;
6. Hot Pot Asam Manis Pedas: Xiaolan Ice City di Jalan Xidajie, cita rasa Xinxiang yang unik, perpaduan yang nikmat antara manis, asam, dan pedas.
Keindahan Xinxiang terletak pada "kelembutan dan kedalaman yang tersembunyi di balik kekasarannya"—bebas dari hiruk pikuk komersialisasi yang berlebihan, kota ini hanya menawarkan kemegahan Pegunungan Taihang, ketenangan desa-desa kuno, aroma lezat camilan lokal, dan kehangatan tulus masyarakat Xinxiang. Tidak perlu terburu-buru; cukup jelajahi tebing, berjalan-jalan di kota-kota kuno, dan nikmati makanan khas lokal setiap hari untuk merasakan kehangatan unik kota ini.
Para pemilik warung sarapan akan dengan murah hati menambahkan kaldu ekstra, pemilik penginapan akan dengan sabar menceritakan kisah jalan raya di tepi tebing, dan para tetua berpengalaman di tempat-tempat wisata akan dengan antusias merekomendasikan jalan pintas pendakian. Dan kemudian ada kepuasan yang menenangkan dari semangkuk daging kambing rebus panas dan roti pipih wijen yang renyah. Jika Anda menyukai alam, sejarah, dan kuliner otentik, Xinxiang jelas layak dikunjungi, karena "romantisme Xinxiang tersembunyi di setiap air terjun, setiap inci tebing merah, dan setiap gigitan yang lezat!"
Panduan Wisata Xinxiang, Wisata Hemat Henan, Wisata Mandiri 4 Hari 3 Malam, Tur Pegunungan dan Air Taihang Selatan, Warisan Budaya Tak Benda dan Wisata Kuliner