Panduan Wisata Harbin 7 Hari untuk Pengunjung Pertama Kali
Ketika berbicara tentang perjalanan musim dingin, banyak orang mungkin langsung memikirkan Jepang atau Korea. Tetapi sebenarnya ada sebuah kota di Tiongkok yang terkenal dengan "salju kelas dunianya" dan salah satu festival es paling spektakuler di dunia: Harbin, sebuah kota besar di Tiongkok utara, dekat Rusia.
Ini adalah kunjungan pertama saya ke Harbin. Sejujurnya, sebelum datang, saya tidak tahu apa yang harus saya harapkan, selain bahwa cuacanya akan sangat dingin dan akan ada desa es yang terkenal. Tetapi kenyataannya, saya menemukan kota ini lebih menawan daripada yang saya bayangkan. Kota ini memiliki arsitektur bergaya Eropa, masakan yang dipengaruhi Rusia, dan suasana bersalju yang terasa seperti sesuatu dari dongeng.
Perjalanan 7 hari ini santai, memungkinkan saya untuk menikmati tempat-tempat wisata utama, aktivitas musim dingin, dan desa-desa salju terkenal di Tiongkok.
⸻
Hari 1 – Tiba di Harbin, sebuah kota yang terasa seperti Eropa di tengah salju
Setelah berjam-jam di pesawat, saya akhirnya tiba di Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang.
Hal pertama yang saya perhatikan saat meninggalkan bandara adalah cuaca yang sangat dingin. Suhu selama kunjungan saya sekitar -15 hingga -20 derajat Celcius; napas saya berubah menjadi embun.
Setelah check-in ke hotel, saya memulai perjalanan dengan berjalan-jalan di sepanjang Jalan Zhongyang.
Jalan ini dianggap sebagai jalan pejalan kaki paling terkenal di Harbin. Jalan-jalan tersebut dipenuhi dengan bangunan-bangunan tua bergaya Eropa dan Rusia, menciptakan suasana yang sangat berbeda dari kota-kota lain di Tiongkok.
Saat Anda berjalan, Anda akan menemukan:
· Restoran Tiongkok
· Toko kue Rusia
· Kafe
· Toko suvenir
Satu hal yang harus saya coba, seperti yang direkomendasikan oleh penduduk setempat, adalah es krim batangan Rusia, yang dijual di banyak kios di jalan ini.
Mungkin terdengar aneh mengingat suhu di bawah nol, tetapi sangat populer di kalangan penduduk Harbin. Itu adalah pengalaman yang unik.
Di malam hari, jalanan diterangi dengan indah, menciptakan suasana yang sangat romantis.
⸻
Hari ke-2 – Landmark Kota
Pagi berikutnya, saya memulai dengan mengunjungi landmark terpenting Harbin:
Katedral Saint Sophia.
Dibangun pada tahun 1907 oleh orang Rusia, gereja Kristen Ortodoks ini memiliki arsitektur yang menakjubkan.
Fitur-fiturnya meliputi:
· Kubah hijau besar
· Dinding bata merah
· Arsitektur Rusia otentik
Area di sekitar gereja adalah alun-alun besar yang tertutup salju, populer di kalangan wisatawan yang mengambil foto.
Terutama indah jika Anda berkunjung saat salju turun. Harus saya akui, suasananya terasa seperti berada di Eropa.
Setelah itu, saya berjalan-jalan di taman tepi sungai yang disebut
Taman Stalin.
Terletak di tepi Sungai Songhua. Selama musim dingin, sungai membeku, dan penduduk setempat keluar untuk berjalan-jalan, bermain salju, atau melakukan berbagai aktivitas.
⸻
Hari ke-3 – Puncak Perjalanan: Kota Es Kelas Dunia
Salah satu alasan wisatawan dari seluruh dunia mengunjungi Harbin adalah
Festival Patung Es dan Salju Internasional Harbin.
Acara ini diadakan setiap tahun selama musim dingin dan dianggap sebagai festival es terbesar di dunia.
Tempat utamanya adalah
Dunia Es dan Salju Harbin.
Saat memasuki area tersebut, hal pertama yang Anda lihat adalah kastil es raksasa.
Beberapa patung es tingginya puluhan meter dan sangat detail.
Aktivitas di area ini meliputi:
· Seluncuran es
· Berfoto dengan kastil es
· Menjelajahi kota es raksasa
Malam hari adalah waktu yang paling indah, karena berbagai lampu berwarna menerangi seluruh kota es, menciptakan dunia fantasi.
⸻
Hari ke-4 – Menikmati Aktivitas Musim Dingin
Tempat lain yang tidak boleh dilewatkan adalah
Area Pemandangan Pulau Matahari.
Ini adalah area yang menampilkan patung salju berskala besar.
Tidak seperti kota es, di sini "salju" digunakan untuk memahat berbagai bentuk.
Aktivitas di sini meliputi:
· Snowmobiling
· Sledding
· Snow sliding
Sempurna untuk wisatawan yang ingin merasakan permainan salju sungguhan.
⸻
Hari ke-5 – Desa Salju Dongeng
Sorotan lain dari perjalanan ini adalah kunjungan ke
China Snow Town.
Desa ini berjarak sekitar 5-6 jam dari Harbin.
Desa ini memiliki rumah-rumah kayu kecil yang tertutup salju tebal, beberapa area hampir setebal satu meter.
Setiap rumah tampak seperti kue krim raksasa.
Pada malam hari, lampu merah menerangi rumah-rumah, membuat seluruh desa terasa hangat dan romantis.
Banyak yang mengatakan ini adalah desa salju terindah di Tiongkok.
⸻
Hari ke-6 – Cicipi Masakan Lokal Harbin
Harbin sangat dipengaruhi oleh Rusia, sehingga banyak hidangan memiliki gaya Eropa.
Makanan yang wajib Anda coba antara lain:
· Sosis Harbin
· Roti Rusia
· Sup daging sapi
· Berbagai macam semur
Dan tentu saja, Anda harus mencoba
Bir Harbin
bir lokal paling terkenal di kota ini. Rasanya cukup ringan dan mudah diminum.
⸻
Hari ke-7 – Berjalan-jalan dan Berbelanja Oleh-Oleh
Pada hari terakhir perjalanan, saya kembali ke Jalan Zhongyang lagi
untuk membeli oleh-oleh sebelum pulang, seperti:
· Cokelat Rusia
· Roti Harbin
· Oleh-oleh dari Festival Es
Berjalan-jalan di sepanjang jalan ini lagi sebelum kembali membuat saya merasa perjalanan ini telah berakhir dengan sempurna.
⸻
Ringkasan Kesan
Perjalanan ke Harbin ini merupakan pengalaman yang sangat mengesankan.
Kota ini memiliki segalanya untuk liburan musim dingin:
❄️ Salju asli
❄️ Kota es kelas dunia
❄️ Arsitektur Eropa
❄️ Desa salju yang romantis
Jika Anda ingin merasakan suhu di bawah nol, berjalan-jalan di kota es, dan mengambil foto-foto indah dengan latar salju,
Harbin adalah kota yang harus Anda kunjungi setidaknya sekali seumur hidup.
#UlasanAkomodasi #Harbin #PerjalananChina