Biara Danau Sevan didirikan pada abad ke-9, dibangun dari batu tufa hitam, dengan Gereja Rasul Suci yang masih ada (abad ke-9) dan Gereja Kelahiran Perawan Suci (abad ke-4). Karena proyek irigasi pada masa Uni Soviet (tahun 1930-an) yang menyebabkan penurunan permukaan air danau, pulau di tengah danau berubah menjadi semenanjung. Biara ini menggabungkan gaya tradisional Bizantium dan Armenia, dengan kelompok ukiran salib yang mencatat peristiwa sejarah sejak abad ke-9, dan relief dari masa Mongol yang masih terjaga di sisi pintu Gereja Perawan Suci. Biara ini pernah berfungsi sebagai benteng militer untuk melawan invasi Arab, pada abad pertengahan terdapat seminari dan perpustakaan, dengan koleksi manuskrip abad ke-13 yang masih dipamerkan.
Lihat teks asli