Hari Libur Beijing: Kalender Liburan, Festival & Tips Wisata

Oleh Evana
20 September 2026

Beijing merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Tiongkok yang menawarkan perpaduan sejarah, budaya, dan kehidupan kota modern. Sepanjang tahun, Beijing memiliki berbagai hari libur nasional dan festival tradisional yang turut memengaruhi suasana kota. Pada periode tertentu, jumlah wisatawan dapat meningkat secara signifikan, terutama saat Tahun Baru Imlek dan Hari Nasional Tiongkok.

Gambaran Umum Hari Libur di Beijing

Beijing mengikuti kalender hari libur nasional Tiongkok yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Selain hari libur nasional, terdapat pula berbagai festival tradisional Tiongkok yang dirayakan secara luas di Beijing. Hari-hari libur tersebut tidak hanya menjadi waktu untuk beristirahat, tetapi juga sering dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, melakukan perjalanan, serta mengikuti berbagai kegiatan budaya.
Bagi wisatawan, hari libur di Beijing penting untuk diperhatikan karena dapat memberikan pengalaman budaya yang menarik, tetapi pada saat yang sama juga menyebabkan peningkatan jumlah wisatawan dan kepadatan di berbagai kawasan kota.
Sistem Hari Libur di Beijing
Hari libur di Tiongkok memiliki sistem yang sedikit berbeda dibandingkan banyak negara lain. Pemerintah biasanya menetapkan beberapa hari kerja pengganti di sekitar periode libur panjang. Artinya, masyarakat dapat memperoleh beberapa hari libur berturut-turut dengan mengganti sebagian hari tersebut melalui kerja pada Sabtu atau Minggu tertentu.
Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak hanya melihat tanggal yang ditetapkan sebagai hari libur, tetapi juga memperhatikan hari kerja pengganti. Pada hari tersebut, Beijing dapat tetap terlihat sangat aktif meskipun jatuh pada akhir pekan.
🔥Kabar terbaru! Diskon 10% untuk Atraksi & Tur – Berakhir 31 Desember ⏳
Daftar Hari Libur Nasional di Beijing

1. Tahun Baru
Tahun Baru (New Year's Day) dirayakan pada 1 Januari setiap tahun. Libur ini relatif singkat dibandingkan beberapa festival lainnya dan biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat atau melakukan perjalanan singkat.
Bagi wisatawan, periode ini dapat menjadi kesempatan untuk menikmati Beijing dalam suasana musim dingin. Namun, beberapa tempat wisata dan fasilitas dapat menerapkan jadwal operasional khusus.
2. Festival Musim Semi / Tahun Baru Imlek
Festival Musim Semi (Spring Festival) merupakan salah satu perayaan terpenting di Tiongkok dan menandai datangnya Tahun Baru menurut kalender lunar.
Perayaannya biasanya berlangsung selama beberapa hari dan menjadi salah satu periode perjalanan terbesar di Tiongkok. Di Beijing, wisatawan dapat menemukan berbagai kegiatan seperti temple fair, pertunjukan budaya, dekorasi lampion, pertunjukan tradisional, serta acara kuliner.
Karena banyak masyarakat melakukan perjalanan untuk berkumpul bersama keluarga, transportasi dapat menjadi sangat padat selama periode ini.
3. Festival Qingming
Qingming Festival biasanya jatuh pada awal April. Festival ini memiliki makna penting dalam budaya Tiongkok karena masyarakat biasanya mengunjungi makam leluhur untuk memberikan penghormatan.
Selain kegiatan tradisional tersebut, awal April juga merupakan periode ketika Beijing mulai memasuki musim semi. Taman dan ruang terbuka mulai dipenuhi bunga sehingga menjadi waktu yang menarik untuk menikmati pemandangan kota.
4. Hari Buruh
Labour Day atau International Workers' Day diperingati pada 1 Mei dan menjadi salah satu periode liburan populer untuk perjalanan domestik.
Beijing biasanya mengalami peningkatan jumlah wisatawan selama periode ini. Destinasi seperti Great Wall, Forbidden City, Summer Palace, dan Temple of Heaven dapat menjadi lebih ramai, sehingga wisatawan disarankan memesan tiket dan akomodasi lebih awal.
5. Festival Perahu Naga
Dragon Boat Festival atau Duanwu Festival merupakan festival tradisional yang biasanya berlangsung pada bulan kelima kalender lunar.
Festival ini terkenal dengan tradisi perlombaan perahu naga dan makanan tradisional zongzi, yaitu beras ketan yang dibungkus dengan daun. Di Beijing dan berbagai daerah lain di Tiongkok, festival ini juga menjadi kesempatan untuk menikmati kegiatan budaya dan kuliner khas.
6. Festival Pertengahan Musim Gugur
Mid-Autumn Festival dirayakan pada bulan kedelapan kalender lunar dan identik dengan bulan purnama serta kebersamaan keluarga.
Salah satu makanan yang paling terkenal selama festival ini adalah mooncake. Di Beijing, berbagai kawasan dan pusat perbelanjaan biasanya menghadirkan dekorasi serta kegiatan bertema festival.
Karena festival ini juga menjadi hari libur nasional, wisatawan dapat menemukan suasana kota yang lebih meriah dibandingkan hari biasa.
7. Hari Nasional Tiongkok
National Day diperingati setiap 1 Oktober untuk memperingati berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Periode liburan di sekitar tanggal ini dikenal sebagai Golden Week dan biasanya menjadi salah satu masa perjalanan paling sibuk sepanjang tahun.
Selama Golden Week, jutaan masyarakat Tiongkok melakukan perjalanan ke berbagai kota dan destinasi wisata. Beijing sebagai ibu kota dan pusat sejarah nasional menjadi salah satu tujuan yang sangat populer.
Wisatawan yang berkunjung pada periode ini perlu bersiap menghadapi keramaian ekstrem di tempat wisata, antrean panjang, transportasi yang padat, serta harga akomodasi yang lebih tinggi.
Bintang 5
Perjalanan bisnis
Cocok untuk keluarga
Mata air panas
Pusat Kebugaran
Kolam renang
Termasuk Sarapan
Dampak Hari Libur terhadap Wisata di Beijing

Hari libur nasional memberikan pengaruh besar terhadap aktivitas pariwisata di Beijing. Sebagai ibu kota Tiongkok sekaligus salah satu destinasi wisata paling populer di negara tersebut, Beijing biasanya mengalami peningkatan jumlah wisatawan domestik dan internasional selama periode liburan, terutama saat Tahun Baru Imlek, Hari Buruh, dan Golden Week pada Hari Nasional.
Bagi wisatawan, kondisi ini dapat memberikan pengalaman yang lebih meriah karena berbagai festival dan kegiatan budaya berlangsung di kota. Namun, meningkatnya jumlah pengunjung juga dapat membuat perjalanan menjadi lebih padat dan membutuhkan perencanaan yang lebih matang.
1. Tempat Wisata Menjadi Lebih Ramai
Dampak yang paling mudah terlihat adalah meningkatnya jumlah pengunjung di berbagai objek wisata populer. Tempat seperti Forbidden City, Great Wall, Temple of Heaven, Summer Palace, dan Tian'anmen Square dapat dipadati wisatawan selama libur panjang.
Antrean untuk masuk ke objek wisata, membeli makanan, menggunakan transportasi, maupun berfoto di lokasi populer dapat menjadi lebih panjang dibandingkan hari biasa.
2. Tiket Atraksi Lebih Cepat Habis
Banyak objek wisata di Beijing memiliki sistem pembatasan jumlah pengunjung dan memerlukan reservasi atau pemesanan tiket terlebih dahulu. Selama periode liburan, tiket untuk destinasi populer dapat habis lebih cepat.
Wisatawan sebaiknya memeriksa ketentuan reservasi masing-masing tempat wisata dan melakukan pemesanan sedini mungkin, terutama jika bepergian pada Golden Week atau Tahun Baru Imlek.
3. Transportasi Menjadi Lebih Padat
Hari libur panjang juga meningkatkan jumlah penumpang pada kereta api, pesawat, bus, dan Beijing Subway. Stasiun kereta api dan bandara dapat menjadi sangat ramai, khususnya pada awal dan akhir periode liburan.
Perjalanan menuju destinasi wisata juga dapat membutuhkan waktu lebih lama akibat meningkatnya volume kendaraan dan penumpang.
4. Harga Hotel dan Akomodasi Dapat Meningkat
Tingginya permintaan selama hari libur dapat menyebabkan harga kamar hotel dan akomodasi lainnya meningkat. Hotel yang berada di sekitar pusat kota atau dekat objek wisata populer biasanya menjadi pilihan utama wisatawan sehingga ketersediaannya dapat berkurang dengan cepat.
Untuk mendapatkan pilihan dan harga yang lebih baik, wisatawan disarankan memesan akomodasi jauh sebelum tanggal keberangkatan.
5. Restoran dan Pusat Perbelanjaan Lebih Ramai
Restoran, pusat perbelanjaan, pasar, dan kawasan kuliner juga dapat mengalami peningkatan jumlah pengunjung. Restoran populer mungkin memiliki waktu tunggu yang lebih panjang, terutama pada jam makan.
Namun, kondisi ini juga memberikan kesempatan untuk menikmati suasana perayaan lokal, mencoba makanan khas festival, serta melihat bagaimana masyarakat Beijing menghabiskan waktu liburan mereka.
6. Muncul Lebih Banyak Acara Budaya
Tidak semua dampak hari libur bersifat negatif. Salah satu keuntungan berkunjung saat festival adalah wisatawan dapat menyaksikan berbagai kegiatan budaya dan hiburan yang mungkin tidak tersedia pada hari biasa.
Misalnya, selama Tahun Baru Imlek dapat digelar temple fair, pertunjukan tradisional, dekorasi lampion, pameran budaya, dan berbagai kegiatan bertema festival.
Hal ini membuat perjalanan terasa lebih menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya dan tradisi Tiongkok secara langsung.
7. Waktu Perjalanan Menjadi Kurang Fleksibel
Ketika Beijing sangat ramai, wisatawan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Jadwal yang terlalu padat dapat membuat perjalanan terasa melelahkan.
Karena itu, saat berkunjung pada musim liburan, sebaiknya jangan memasukkan terlalu banyak objek wisata dalam satu hari. Pilih beberapa destinasi yang lokasinya berdekatan agar waktu perjalanan lebih efisien.
8. Kawasan Populer Mengalami Lonjakan Pengunjung
Selain objek wisata utama, kawasan seperti pusat kota, area perbelanjaan, kawasan kuliner, dan tempat hiburan juga dapat mengalami peningkatan jumlah pengunjung.
Wisatawan yang menginginkan suasana lebih tenang dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi destinasi yang kurang populer atau kawasan di luar pusat keramaian.
9. Golden Week Menjadi Periode yang Sangat Sibuk
Dari berbagai periode liburan, Golden Week pada Hari Nasional Tiongkok merupakan salah satu yang paling perlu diperhatikan. Libur panjang ini mendorong masyarakat Tiongkok melakukan perjalanan secara bersamaan.
Bagi wisatawan yang tidak menyukai keramaian, Golden Week biasanya kurang ideal untuk mengunjungi Beijing. Sebaliknya, bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana kota yang sangat hidup dan berbagai kegiatan budaya, periode ini dapat menjadi pengalaman yang menarik.
1951866 booked
903739 booked
224712 booked
Tempat Wisata yang Ramai Saat Hari Libur di Beijing
1. Forbidden City

Forbidden City merupakan salah satu destinasi yang paling populer di Beijing. Kompleks istana kekaisaran ini menarik wisatawan karena memiliki arsitektur tradisional Tiongkok, halaman luas, serta koleksi sejarah yang berkaitan dengan masa kekaisaran.
Saat libur panjang, jumlah pengunjung dapat meningkat tajam sehingga area pintu masuk dan beberapa bagian kompleks menjadi sangat ramai. Wisatawan sebaiknya memeriksa sistem reservasi dan ketersediaan tiket sebelum datang.
2. Great Wall of China

Great Wall of China menjadi salah satu tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Beijing. Bagian seperti Badaling sangat populer karena aksesnya relatif mudah dari Beijing, sehingga biasanya menjadi sangat padat selama hari libur.
Jika ingin suasana yang relatif lebih tenang, wisatawan dapat mempertimbangkan bagian seperti Mutianyu, meskipun tempat tersebut juga dapat ramai pada periode liburan.
3. Tian'anmen Square

Tian'anmen Square merupakan salah satu landmark paling terkenal di Beijing. Kawasan ini memiliki nilai sejarah dan politik yang sangat penting bagi Tiongkok.
Pada hari libur, khususnya sekitar Hari Nasional pada 1 Oktober, kawasan ini dapat dipenuhi pengunjung. Pemeriksaan keamanan dan pengaturan akses juga dapat membuat waktu kunjungan menjadi lebih panjang.
4. Temple of Heaven

Temple of Heaven merupakan kompleks keagamaan bersejarah yang terkenal dengan arsitektur tradisionalnya. Kawasan ini juga merupakan ruang terbuka yang populer untuk menikmati suasana taman dan melihat aktivitas masyarakat lokal.
Pada akhir pekan dan hari libur, jumlah pengunjung biasanya meningkat sehingga area-area foto populer dapat menjadi lebih padat.
5. Summer Palace

Summer Palace terkenal dengan taman kekaisaran, danau, paviliun, serta pemandangan alamnya. Destinasi ini menjadi pilihan populer bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata sejarah dengan suasana alam.
Saat musim semi, musim panas, dan periode liburan, jumlah pengunjung dapat meningkat secara signifikan, terutama di sekitar Kunming Lake dan area bangunan utama.
6. Wangfujing Street

Berbeda dengan destinasi sejarah, Wangfujing merupakan kawasan populer untuk belanja, kuliner, dan hiburan. Jalan ini biasanya ramai pada malam hari dan menjadi semakin padat saat akhir pekan maupun hari libur.
Wisatawan dapat menemukan pusat perbelanjaan, toko, restoran, serta berbagai pilihan makanan di kawasan ini.
7. Beihai Park

Beihai Park merupakan salah satu taman kekaisaran yang terkenal di Beijing. Dengan danau, taman, serta bangunan bersejarah, tempat ini menjadi pilihan masyarakat lokal maupun wisatawan untuk bersantai.
Karena merupakan ruang terbuka yang mudah diakses, taman ini dapat menjadi cukup ramai ketika cuaca bagus dan masyarakat sedang menikmati hari libur.
5630 booked
1770 booked
37189 booked
- Satu Arah
- Pulang-Pergi
CGK03.0518h 55m1 stopsPKX23.00Jakarta - Beijing|Sel, 27 Okt|China Southern Airlines (CZ)NZD 277NZD 38027% offCari27% offNZD 380NZD 277
CGK13.1524h 40m1 stopsPKX14.55Jakarta - Beijing|Rab, 4 Nov|China Southern Airlines (CZ)NZD 277NZD 38027% offCari27% offNZD 380NZD 277
CGK13.1523h 45m1 stopsPKX14.00Jakarta - Beijing|Sen, 2 Nov|China Southern Airlines (CZ)NZD 277NZD 38027% offCari27% offNZD 380NZD 277
JKT13:0023h 45mLangsungBJS14:00Jakarta - Beijing|Mon, Sep 6|Normal AirlineTemukan Penerbangan LainnyaTemukan Penerbangan Lainnya
FAQ Hari Libur di Beijing
-
Kapan Beijing paling ramai dikunjungi?
Beijing biasanya sangat ramai selama Tahun Baru Imlek dan Golden Week Hari Nasional pada awal Oktober. Hari Buruh pada awal Mei juga merupakan periode dengan jumlah wisatawan yang tinggi. -
Apakah tempat wisata di Beijing tetap buka saat hari libur?
Sebagian besar tempat wisata utama tetap beroperasi selama hari libur, tetapi jam operasional, sistem reservasi, atau kuota pengunjung dapat berubah. Sebaiknya periksa informasi terbaru dari tempat wisata sebelum berkunjung. -
Apakah tiket tempat wisata lebih sulit didapat saat hari libur?
Ya. Tempat wisata populer dapat mengalami peningkatan permintaan sehingga tiket atau slot reservasi lebih cepat habis. Untuk destinasi yang menerapkan sistem reservasi, wisatawan sebaiknya melakukan pemesanan sedini mungkin. -
Apakah transportasi di Beijing ramai saat hari libur?
Ya. Beijing Subway, bus, kereta api, bandara, dan jalan raya dapat mengalami peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan. Berikan waktu perjalanan lebih banyak, terutama saat bepergian pada awal dan akhir libur panjang. -
Apa itu Golden Week di Beijing?
Golden Week adalah periode libur panjang yang berkaitan dengan Hari Nasional Tiongkok pada 1 Oktober. Periode ini biasanya berlangsung sekitar satu minggu dan menjadi salah satu musim perjalanan paling sibuk di Tiongkok -
Apakah sebaiknya mengunjungi Beijing saat hari libur?
Tergantung preferensi Anda. Jika ingin menikmati festival, dekorasi, dan kegiatan budaya, hari libur dapat menjadi waktu yang menarik. Namun, jika lebih menyukai suasana tenang, antrean pendek, dan fleksibilitas itinerary, sebaiknya berkunjung di luar periode libur panjang -
Apakah restoran dan pusat perbelanjaan tetap buka saat hari libur?
Umumnya banyak restoran, pusat perbelanjaan, dan kawasan komersial tetap beroperasi, bahkan dapat menjadi lebih ramai. Namun, beberapa bisnis dapat menerapkan jam operasional khusus selama festival, sehingga pengecekan terlebih dahulu tetap disarankan. -
Apakah ada hari kerja pengganti di Tiongkok?
Ya. Pemerintah Tiongkok dapat menetapkan hari kerja pengganti, termasuk pada Sabtu atau Minggu, untuk membentuk periode libur panjang. Karena itu, wisatawan sebaiknya memeriksa kalender resmi dan tidak hanya mengandalkan kalender akhir pekan biasa