
Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa, mulai dari pantai tropis hingga pegunungan yang menakjubkan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, desa wisata di Indonesia semakin populer karena menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih autentik, budaya yang kental, serta interaksi langsung dengan masyarakat lokal.
Jika Anda ingin merasakan sisi Indonesia yang lebih tradisional dan alami, mengunjungi desa wisata adalah pilihan yang tepat. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu desa wisata, manfaatnya, serta rekomendasi desa wisata terbaik di Indonesia yang layak masuk dalam daftar perjalanan Anda.
Nikmati harga hemat untuk eSIM, kartu SIM, dan perangkat WiFi portabel. Tetap terhubung kapan saja dan di mana saja!
🔥 Diskon Perjalanan Global
Temukan promo terbaik untuk tiket pesawat, hotel, tempat wisata, dan banyak lagi di berbagai belahan dunia!
🚆 Penawaran Transportasi Menarik
Dapatkan kupon diskon hingga 10% untuk tiket kereta di berbagai negara!
Nikmati juga promo tiket pesawat mingguan & hemat besar.
Diskon 8% untuk penyewaan mobil!
Apa Itu Desa Wisata?

Desa wisata adalah sebuah desa yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata dengan memanfaatkan potensi budaya, alam, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat sebagai daya tarik utama.
Berbeda dengan destinasi wisata modern seperti kota besar atau resort, desa wisata menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan lokal. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat pemandangan, tetapi juga bisa ikut berpartisipasi dalam aktivitas masyarakat, seperti:
- Belajar membuat kerajinan tradisional
- Mengikuti kegiatan pertanian atau perkebunan
- Mencicipi kuliner khas desa
- Menyaksikan pertunjukan seni dan budaya lokal
Konsep ini juga mendukung pariwisata berkelanjutan, karena memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat desa.
Mengapa Desa Wisata di Indonesia Semakin Populer?
Ada beberapa alasan mengapa desa wisata kini semakin diminati oleh wisatawan domestik maupun internasional.
1. Pengalaman Budaya yang Autentik
Banyak traveler ingin merasakan kehidupan lokal yang sebenarnya. Desa wisata memungkinkan pengunjung untuk melihat langsung tradisi, adat istiadat, dan cara hidup masyarakat setempat.
2. Alam yang Masih Asri
Sebagian besar desa wisata berada di area pedesaan dengan lingkungan yang masih alami. Anda bisa menikmati sawah hijau, pegunungan, sungai, hingga hutan yang belum banyak tersentuh pembangunan.
3. Wisata yang Lebih Tenang
Jika Anda ingin menghindari keramaian kota atau destinasi wisata yang terlalu padat, desa wisata menawarkan suasana yang lebih damai dan santai.
4. Mendukung Ekonomi Lokal
Dengan berkunjung ke desa wisata, Anda ikut membantu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui homestay, kuliner, kerajinan, dan aktivitas wisata.
Rekomendasi Desa Wisata Terbaik di Indonesia
Berikut beberapa desa wisata populer di Indonesia yang terkenal dengan keunikan budaya dan keindahan alamnya.
1. Desa Wisata Penglipuran – Bali

Desa Penglipuran merupakan salah satu desa terbersih di dunia dan terkenal dengan tata ruang tradisional Bali yang masih terjaga dengan baik.
Daya tarik utama desa ini adalah arsitektur rumah tradisional Bali yang seragam, jalan desa yang rapi, serta suasana yang sangat bersih dan tertata.
Aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini antara lain:
- Berjalan menyusuri jalan desa yang indah
- Mengunjungi hutan bambu yang terkenal
- Belajar tentang budaya dan adat Bali
- Mencicipi kuliner khas Bali
Kategori | Informasi |
Waktu Terbaik Berkunjung | Pagi hingga sore hari saat cuaca masih sejuk dan desa belum terlalu ramai. Jika ingin merasakan suasana budaya yang lebih hidup, Anda bisa berkunjung saat festival adat atau hari raya Bali. |
Cara Menuju ke Sana | Desa Penglipuran terletak di Kabupaten Bangli, sekitar 1–1,5 jam perjalanan dari Denpasar atau Ubud. Anda bisa menggunakan mobil sewaan, motor, atau layanan transportasi online menuju Desa Penglipuran melalui rute Bangli. |
Biaya | Tiket masuk sekitar Rp25.000 – Rp50.000 per orang tergantung kategori wisatawan. Biaya parkir kendaraan biasanya sekitar Rp5.000 – Rp10.000. |
2. Desa Wisata Nglanggeran – Yogyakarta

Terletak di kawasan Gunung Kidul, Desa Nglanggeran dikenal dengan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menawarkan pemandangan spektakuler.
Desa ini berhasil mengembangkan berbagai atraksi wisata berbasis alam dan masyarakat.
Beberapa kegiatan populer di sini adalah:
- Mendaki Gunung Api Purba
- Mengunjungi Embung Nglanggeran saat matahari terbenam
- Belajar membuat cokelat dari kakao lokal
- Menginap di homestay tradisional
Desa ini juga pernah mendapatkan penghargaan internasional sebagai desa wisata terbaik dari UNWTO.
Kategori | Informasi |
Waktu Terbaik Berkunjung | Pagi hari untuk mendaki Gunung Api Purba dengan udara yang masih sejuk, atau sore hari untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dari Embung Nglanggeran. |
Cara Menuju ke Sana | Desa ini terletak sekitar 25 km dari pusat Kota Yogyakarta. Anda bisa menggunakan mobil, motor, atau taksi online menuju Kecamatan Patuk di Gunung Kidul. Perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 1 jam dari Kota Yogyakarta. |
Biaya | Tiket masuk kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran sekitar Rp15.000 – Rp20.000 per orang. Biaya tambahan mungkin dikenakan untuk aktivitas tertentu atau parkir kendaraan sekitar Rp5.000 – Rp10.000. |
3. Desa Wisata Wae Rebo – Flores

Wae Rebo sering disebut sebagai desa di atas awan karena lokasinya berada di pegunungan Flores pada ketinggian sekitar 1.200 meter.
Desa ini terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang.
Untuk mencapai desa ini, pengunjung harus melakukan trekking sekitar 2–3 jam dari desa terakhir yang bisa dilalui kendaraan.
Namun perjalanan tersebut terbayar dengan pengalaman unik seperti:
- Menginap di rumah adat tradisional
- Menikmati pemandangan pegunungan yang dramatis
- Belajar tentang budaya masyarakat Manggarai
Wae Rebo juga diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya yang penting.
Kategori | Informasi |
Waktu Terbaik Berkunjung | Waktu terbaik mengunjungi Wae Rebo adalah pada musim kemarau antara April hingga Oktober, ketika jalur trekking menuju desa lebih aman dan cuaca cenderung cerah sehingga pemandangan pegunungan terlihat lebih jelas. |
Cara Menuju ke Sana | Perjalanan ke Wae Rebo biasanya dimulai dari Labuan Bajo atau Ruteng menuju Desa Denge dengan mobil sekitar 4–6 jam. Dari Desa Denge, pengunjung harus melakukan trekking sekitar 2–3 jam melalui hutan dan jalur pegunungan untuk mencapai Desa Wae Rebo. |
Biaya | Biaya kunjungan biasanya sekitar Rp350.000 – Rp400.000 per orang, yang sudah termasuk kontribusi adat, pemandu lokal, makan sederhana, serta pengalaman menginap di rumah adat Mbaru Niang bersama masyarakat setempat. |
4. Desa Wisata Sade – Lombok

Desa Sade adalah desa tradisional suku Sasak yang masih mempertahankan budaya dan gaya hidup turun-temurun.
Rumah di desa ini dibangun dari bahan alami seperti bambu, kayu, dan tanah liat.
Hal yang membuat desa ini unik adalah lantai rumah yang dipoles dengan kotoran kerbau, sebuah tradisi lama yang dipercaya membuat lantai lebih kuat dan bersih.
Wisatawan dapat:
- Melihat proses pembuatan kain tenun Sasak
- Belajar tentang adat pernikahan tradisional
- Membeli kerajinan tangan lokal
Kategori | Informasi |
Waktu Terbaik Berkunjung | Pagi hingga siang hari adalah waktu terbaik untuk berkunjung karena cuaca masih nyaman dan aktivitas masyarakat desa seperti menenun biasanya sedang berlangsung. |
Cara Menuju ke Sana | Desa Sade terletak sekitar 30 menit perjalanan dari Bandara Internasional Lombok dan sekitar 1 jam dari Kota Mataram. Anda bisa menuju desa ini menggunakan mobil sewaan, motor, atau transportasi online melalui kawasan Rembitan di Lombok Tengah. |
Biaya | Tidak ada tiket masuk resmi, namun pengunjung biasanya memberikan donasi sukarela sekitar Rp10.000 – Rp20.000 per orang. Jika membeli kain tenun atau kerajinan tangan, harganya bervariasi mulai dari Rp100.000 hingga Rp500.000 tergantung jenis produk. |
5. Desa Wisata Pentingsari – Yogyakarta

Desa Pentingsari berada di lereng Gunung Merapi dan terkenal dengan konsep wisata edukasi berbasis masyarakat.
Desa ini cocok untuk wisata keluarga maupun pelajar yang ingin belajar tentang kehidupan pedesaan.
Aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:
- Belajar bertani dan berkebun
- Membuat kerajinan tradisional
- Bermain permainan tradisional Jawa
- Menjelajahi sungai dan alam sekitar
Suasana desa yang sejuk dan alami menjadikannya tempat yang ideal untuk liburan santai jauh dari hiruk pikuk kota.
Kategori | Informasi |
Waktu Terbaik Berkunjung | Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga sore hari saat udara masih sejuk dan aktivitas desa sedang berlangsung. Musim kemarau antara April hingga Oktober juga ideal untuk menikmati kegiatan outdoor. |
Cara Menuju ke Sana | Desa Pentingsari terletak sekitar 22 km dari pusat Kota Yogyakarta dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45–60 menit perjalanan menggunakan mobil atau motor menuju Kecamatan Cangkringan, Sleman. |
Biaya | Biaya kunjungan biasanya tergantung paket wisata yang dipilih. Paket aktivitas desa biasanya berkisar sekitar Rp50.000 – Rp200.000 per orang, tergantung kegiatan seperti edukasi pertanian, permainan tradisional, atau paket homestay. |
Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Desa Wisata

Salah satu daya tarik utama desa wisata adalah kesempatan untuk merasakan langsung kehidupan masyarakat lokal serta terlibat dalam berbagai kegiatan tradisional yang jarang ditemui di kota.
Berikut beberapa aktivitas menarik yang bisa Anda lakukan saat berkunjung ke desa wisata di Indonesia:
🌾 Belajar bertani atau berkebun bersama masyarakat lokal
Di banyak desa wisata, pengunjung dapat mencoba aktivitas pertanian seperti menanam padi di sawah, memanen sayuran, atau belajar cara merawat tanaman tradisional. Kegiatan ini memberikan pengalaman unik tentang bagaimana masyarakat desa mengelola sumber daya alam.
🍳 Memasak makanan tradisional khas daerah
Beberapa desa wisata menawarkan pengalaman memasak bersama warga setempat. Anda bisa belajar membuat berbagai hidangan khas daerah menggunakan bahan-bahan segar dari kebun atau pasar lokal.
🎨 Membuat kerajinan tangan lokal
Setiap daerah di Indonesia memiliki kerajinan khasnya masing-masing. Di desa wisata, pengunjung sering kali diajak mencoba membuat kerajinan seperti menenun kain tradisional, membuat batik, mengukir kayu, atau membuat anyaman bambu.
🥾 Trekking atau menjelajah alam desa
Banyak desa wisata berada di kawasan yang dikelilingi alam yang masih sangat asri seperti pegunungan, hutan, sungai, atau sawah yang luas. Anda bisa melakukan trekking ringan, bersepeda keliling desa, atau menjelajahi jalur alam.
🏡 Menginap di homestay tradisional
Salah satu pengalaman paling menarik saat berkunjung ke desa wisata adalah menginap di homestay milik warga. Dengan menginap bersama masyarakat lokal, Anda dapat melihat langsung kehidupan sehari-hari mereka, mulai dari aktivitas pagi di desa hingga menikmati suasana malam yang tenang jauh dari hiruk pikuk kota.
Tips Mengunjungi Desa Wisata di Indonesia
Agar pengalaman Anda lebih menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa diikuti.
1. Hormati budaya lokal
Setiap desa memiliki adat dan aturan yang berbeda. Pastikan Anda menghormati tradisi masyarakat setempat.
2. Gunakan pemandu lokal
Pemandu lokal tidak hanya membantu navigasi, tetapi juga memberikan penjelasan tentang budaya dan sejarah desa.
3. Bawa uang tunai
Banyak desa wisata belum memiliki fasilitas pembayaran digital.
4. Menginap di homestay
Menginap di homestay memberikan pengalaman lebih autentik sekaligus membantu ekonomi lokal.
Cara Merencanakan Perjalanan ke Desa Wisata Indonesia

Merencanakan perjalanan ke desa wisata kini jauh lebih mudah berkat berbagai platform pemesanan online.
Anda dapat mencari tiket pesawat, hotel, homestay, hingga aktivitas wisata melalui platform perjalanan seperti Trip.com.
Beberapa keuntungan merencanakan perjalanan melalui Trip.com antara lain:
✈️ Membandingkan harga tiket pesawat ke berbagai destinasi di Indonesia
🏨 Memesan hotel atau penginapan dengan mudah
📍 Menemukan aktivitas wisata populer di setiap daerah
💰 Promo dan diskon perjalanan yang sering tersedia
Jika Anda berencana mengunjungi desa wisata di Bali, Yogyakarta, atau Flores, Anda bisa mulai mencari penerbangan dan hotel terbaik melalui Trip.com agar perjalanan lebih praktis dan hemat.
Masa Depan Desa Wisata di Indonesia
Pemerintah Indonesia saat ini mengembangkan ribuan desa wisata melalui berbagai program nasional.
Tujuannya adalah untuk:
- Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
- Melestarikan budaya lokal
- Mengembangkan pariwisata berkelanjutan
Dengan potensi alam dan budaya yang sangat besar, desa wisata diprediksi akan menjadi salah satu tren pariwisata terbesar di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Nikmati harga hemat untuk eSIM, kartu SIM, dan perangkat WiFi portabel. Tetap terhubung kapan saja dan di mana saja!
🔥 Diskon Perjalanan Global
Temukan promo terbaik untuk tiket pesawat, hotel, tempat wisata, dan banyak lagi di berbagai belahan dunia!
🚆 Penawaran Transportasi Menarik
Dapatkan kupon diskon hingga 10% untuk tiket kereta di berbagai negara!
Nikmati juga promo tiket pesawat mingguan & hemat besar.
Diskon 8% untuk penyewaan mobil!
Pesona Desa Wisata Indonesia yang Tidak Boleh Anda Lewatkan

Desa wisata Indonesia menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dari destinasi wisata biasa. Dengan kombinasi alam yang indah, budaya yang kaya, dan kehidupan masyarakat yang autentik, desa wisata menjadi pilihan ideal bagi traveler yang ingin merasakan sisi Indonesia yang lebih tradisional.
Mulai dari Penglipuran di Bali, Nglanggeran di Yogyakarta, hingga Wae Rebo di Flores, setiap desa memiliki keunikan tersendiri yang membuat perjalanan semakin berkesan.
Jika Anda ingin merencanakan perjalanan ke desa wisata Indonesia, Anda bisa mencari tiket pesawat, hotel, dan aktivitas wisata melalui Trip.com untuk mendapatkan penawaran terbaik dan perjalanan yang lebih praktis.
Menjelajahi desa wisata bukan hanya tentang liburan, tetapi juga tentang mengenal budaya, mendukung masyarakat lokal, dan menikmati keindahan Indonesia yang sebenarnya.
Hal yang Bisa Dilakukan di Indonesia
FAQs: Desa Wisata Indonesia
Apa yang dimaksud dengan desa wisata?
Desa wisata adalah desa yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata dengan memanfaatkan potensi budaya, alam, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat sebagai daya tarik utama.Apa manfaat desa wisata bagi masyarakat lokal?
Desa wisata membantu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui homestay, kerajinan tangan, kuliner lokal, serta aktivitas wisata yang melibatkan penduduk desa.Apakah wisatawan bisa menginap di desa wisata?
Ya, sebagian besar desa wisata menyediakan homestay atau penginapan yang dikelola oleh masyarakat lokal.Kapan waktu terbaik mengunjungi desa wisata di Indonesia?
Waktu terbaik biasanya saat musim kemarau antara April hingga Oktober karena cuaca lebih cerah dan aktivitas outdoor lebih nyaman.Bagaimana cara memesan perjalanan ke desa wisata?
Anda bisa merencanakan perjalanan dengan memesan tiket pesawat, hotel, dan aktivitas wisata melalui platform perjalanan seperti Trip.com agar perjalanan lebih mudah dan terorganisir.










4 booked

