berdasarkan 54 ulasanRuang Belajar Sanwei terletak di kota kelahiran Lu Xun, tempat Lu Xun belajar selama lima tahun semasa kecilnya. Para pengunjung di sini pasti akan teringat kata-kata dari buku pelajaran masa kecilnya, "Dari Taman Seratus Herbal ke Ruang Belajar Sanwei," dan kisah Lu Xun "mengukir sebuah aksara 'awal' kecil di sudut kanan bawah mejanya."
Taman Bercao dan Ruang Baca Sanwei tidak jauh jaraknya, Anda bisa mengikuti jejak Lu Xun, berjalan dari Taman Bercao menuju ke sana. Keluar dari Taman Bercao, berjalan ke timur beberapa ratus meter, melewati sebuah jembatan batu, lalu sampai. Memasuki Ruang Baca Sanwei, Anda akan melihat ruang kelas tradisional zaman dulu. Meskipun pernah direnovasi, tata letak di dalamnya tetap mempertahankan penampilan aslinya, hampir sama dengan deskripsi dalam buku pelajaran. Di tengah ruangan tergantung papan nama "Ruang Baca Sanwei", di bawahnya ada lukisan "Rusa di Bawah Pohon Pinus", dan di sampingnya terdapat potret Guru Shou Jingwu. Dahulu, murid-murid harus memberi hormat kepada papan nama dan lukisan terlebih dahulu sebelum mulai belajar.
Di tengah ruang belajar terdapat meja delapan sisi, di belakangnya terdapat kursi bersandaran tinggi untuk guru. Di sekelilingnya terdapat meja-meja siswa, yang karena dibawa oleh para siswa sendiri, tampak sangat beragam. Meja tempat Lu Xun mengukir karakter "早" (awal) terletak di sudut kiri, mudah dikenali dari tanda di sebelahnya. Meja kayu keras dengan dua laci ini adalah meja asli yang digunakan oleh Lu Xun, tetapi sayangnya, meja itu terhalang oleh pagar, sehingga hanya dapat dilihat dari kejauhan, dan karakter "早" hampir tidak mungkin dibaca.
Di belakang ruang baca terdapat taman kecil dengan bedeng bunga dari batu bata, di mana kita masih bisa melihat pemandangan yang digambarkan dalam tulisan: "Di belakang Sanwei Shuwu juga ada sebuah taman, meskipun kecil, di sana kita bisa memanjat bedeng bunga untuk memetik bunga wintersweet, atau mencari kulit kepompong serangga di tanah atau di pohon osmanthus." Sekarang di sini ditanami wintersweet, nandina, dan osmanthus, menjadikannya taman kecil yang cukup indah, memungkinkan pengunjung membayangkan kegembiraan masa kecil Lu Xun.
Di depan Tiga Rasa Bookstore terdapat dermaga perahu berkanopi hitam, di mana Anda bisa naik perahu ke Xianheng Hotel, yang merupakan pengalaman khas daerah perairan yang cukup menyenangkan. Ada juga rute lain yang bisa dipilih, dengan harga berbeda tergantung rutenya (untuk detailnya, lihat daftar harga di dermaga).
Ulasan pengunjung lain tentang Sanwei Study
Tampilkan Ulasan LainnyaAkademi Sanwei, sebuah sekolah swasta ternama di Prefektur Shaoxing pada akhir Dinasti Qing, juga merupakan tempat Lu Xun belajar dari usia 12 hingga 17 tahun. Terletak di No. 11, Duchangfangkou, gurunya, Shou Jingwu (yang kemudian dikenal sebagai Jinghu), adalah seorang pria dengan karakter yang jujur, sederhana, dan terpelajar. Kepribadian dan semangat keilmuannya meninggalkan kesan yang tak terlupakan bagi Lu Xun. Shou Jingwu mengajar di sini selama 60 tahun, melestarikan arsitektur bangunan, perabotan interior, dan lingkungan sekitarnya sebagian besar dalam keadaan aslinya. Akademi Sanwei, sebuah aula kecil dengan tiga ruang, awalnya berfungsi sebagai ruang belajar keluarga Shou. Menghadap ke timur dan barat, aula ini menghadap sungai kecil di utara, menghadap gerbang tua keluarga Zhou di seberang sungai.