Patung Putri Duyung Kecil di Warsawa (bahasa Polandia: Pomnik Syreny w Warszawie) terletak di Alun-Alun Pasar Kota Tua Warsawa, ibu kota Polandia. Patung ini diciptakan oleh Konstanty Hegel pada tahun 1855. Putri duyung merupakan simbol Warsawa dan santo pelindungnya. Sejak abad ke-16, putri duyung telah muncul di lambang kota Warsawa, dan banyak benda terkait putri duyung dapat ditemukan di seluruh penjuru kota. Patung yang saat ini berdiri di alun-alun tersebut bukanlah patung asli tahun 1855, melainkan replika modern yang terbuat dari seng. Putri duyung perunggu asli saat ini dipajang di Museum Sejarah Warsawa.
Legenda paling terkenal menceritakan bagaimana, dahulu kala, kedua putri Triton, utusan laut dalam mitologi Yunani, memulai perjalanan melintasi kedalaman samudra. Salah satu dari mereka memutuskan untuk tetap tinggal di pesisir Denmark, di pintu masuk pelabuhan Kopenhagen, tempat patung Putri Duyung Kecil yang terkenal itu sekarang berdiri. Putri duyung lainnya, setelah mencapai muara Sungai Vistula, melompat ke air dan kemudian beristirahat di pantai dekat desa Warsawa. Para nelayan berbondong-bondong mengagumi kecantikannya dan mendengarkan nyanyiannya yang merdu. Namun, seorang pedagang yang rakus juga mendengar nyanyiannya, mengikuti para nelayan, dan menangkap putri duyung tersebut. Legenda lain menceritakan tentang seorang putri duyung yang jatuh cinta kepada Griffin, penjaga kota, dan memutuskan untuk berenang dari Laut Baltik ke Warsawa. Namun, Griffin telah gugur dalam pertempuran melawan invasi Swedia. Untuk membalaskan dendamnya, putri duyung tersebut menggantikan Griffin sebagai penjaga Warsawa dan simbol kota.