Syarat & Biaya Visa Arab Saudi 2026: Panduan Lengkap untuk WNI

21 April 2026

Apakah Anda berencana menjelajahi keindahan Arab Saudi, dari situs bersejarah hingga pengalaman ibadah Umroh dan ziarah? Sebelum berangkat, ada hal penting yang wajib dipahami: Visa Arab Saudi.
Di panduan ini, Anda akan menemukan informasi lengkap mengenai syarat, biaya, dan jenis-jenis visa Arab Saudi 2025—mulai dari visa turis, umroh, hingga ziarah. Dengan memahami proses pengajuan sejak awal, perjalanan Anda akan lebih lancar dan sesuai tujuan.
Di Trip.com Anda bisa dengan mudah menemukan tiket pesawat terbaik hingga hotel terdekat dari Masjidil Haram yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Semua dalam satu platform, cepat dan aman!
Apakah Indonesia Memenuhi Syarat untuk Visa Arab Saudi Online?
Kabar baik untuk WNI! Per 2025, Indonesia kini termasuk dalam daftar negara yang berhak mengajukan e-Visa turis Arab Saudi secara langsung melalui situs resmi visa.visitsaudi.com. WNI dapat mengajukan permohonan e-Visa untuk keperluan pariwisata dan rekreasi tanpa harus melalui Kedutaan terlebih dahulu. Pastikan paspor Anda masih berlaku minimal 6 bulan sebelum mengajukan permohonan.
Saat ini, warga negara Indonesia telah memenuhi syarat untuk mendapatkan e-Visa Arab Saudi (Electronic Visa / Otorisasi Perjalanan Elektronik) untuk keperluan pariwisata dan rekreasi. WNI dapat mengajukan permohonan e-Visa secara langsung melalui situs resmi visa.visitsaudi.com tanpa harus mengunjungi Kedutaan Arab Saudi.
Ini adalah daftar negara yang memenuhi syarat untuk mendapatkan Visa Saudi Online:
Asia | Eropa | Amerika | Afrika |
China, Hong Kong (SAR), Makau (SAR), Brunei, Indonesia, Kazakhstan, Korea Selatan, Kirgistan, Maladewa, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Turki, Uzbekistan | Albania, Andorra, Austria, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Georgia, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Irlandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Monako, Montenegro, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Rusia, San Marino, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Ukraina | Bahama, Barbados, Kanada, Grenada, Panama, Saint Kitts & Nevis, Amerika Serikat | Afrika Selatan, Mauritius, Seychelles |
Sumber: www.visa-saudi.org
Opsi Alternatif untuk WNI
Karena Indonesia kini sudah eligible langsung untuk e-Visa, WNI dapat mengajukan e-Visa turis Arab Saudi secara mandiri melalui visa.visitsaudi.com. Selain jalur e-Visa langsung tersebut, terdapat opsi alternatif bagi WNI yang ingin menggunakan Visa on Arrival, yaitu apabila memenuhi salah satu kriteria berikut:
Jika tidak memenuhi syarat di atas, warga Indonesia tetap harus mengurus visa melalui Kedutaan atau Konsulat Arab Saudi terdekat.
WNI yang memenuhi salah satu kriteria di atas juga berhak mengajukan Visa on Arrival setibanya di Arab Saudi. Perlu diperhatikan bahwa visa AS/UK/Schengen yang dimaksud harus benar-benar sudah pernah digunakan — artinya terdapat stempel masuk ke negara bersangkutan di dalam paspor Anda. Visa yang masih baru dan belum pernah dipakai tidak memenuhi syarat untuk opsi ini.
Jenis-Jenis Visa Arab Saudi

Arab Saudi menyediakan beberapa jenis visa sesuai tujuan perjalanan. Berikut ringkasan syarat utama yang perlu Anda ketahui:
Jenis Visa | Untuk Siapa | Dokumen Utama | Keterangan |
Visa Turis | Wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi pariwisata di Arab Saudi | Paspor (≥6 bulan), foto 4x6, tiket PP, bukti akomodasi, bukti keuangan | Berlaku hingga 90 hari, hanya bisa diajukan lewat Kedutaan/agen resmi bagi WNI (Indonesia tidak eligible e-Visa langsung). |
Visa Bisnis | Mereka yang menghadiri rapat, konferensi, atau negosiasi | Paspor, foto, surat undangan dari perusahaan di Arab Saudi, surat pernyataan perusahaan di Indonesia, bukti akomodasi, bukti keuangan | Hanya dapat diajukan lewat Kedutaan Saudi di Indonesia atau agen resmi. |
Visa Umrah | Jamaah yang melakukan ibadah Umrah | Paspor (≥6 bulan), foto 4x6, bukti akomodasi di Makkah & Madinah, tiket PP, bukti keuangan | Umumnya diajukan melalui travel agent berlisensi Umrah. Tidak bisa untuk keperluan kerja. |
Visa Ziarah (Haji) | Jamaah haji melalui program resmi | Dokumen sesuai ketentuan Kemenag & pemerintah Saudi | Proses melalui jalur resmi pemerintah. |



Cara Mengurus Visa Turis Arab Saudi bagi WNI

(Sumber: kfmap.asia)
WNI kini dapat mengajukan e-Visa turis Arab Saudi secara langsung melalui situs resmi visa.visitsaudi.com tanpa harus datang ke Kedutaan. Namun, untuk jenis visa non-turis seperti visa kerja, visa bisnis, atau visa tinggal jangka panjang, proses pengajuan tetap dilakukan melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta atau agen perjalanan yang ditunjuk.
Langkah-langkah utama:
- Siapkan dokumen: paspor, foto terbaru, tiket PP, bukti hotel/undangan, bukti keuangan.
- Unduh & isi formulir aplikasi visa dengan data akurat.
- Ajukan aplikasi ke Kedutaan/agen resmi + lampirkan dokumen pendukung.
- Bayar biaya visa sesuai ketentuan.
- Tunggu proses persetujuan, lalu ambil visa.
⏳ Proses bisa berbeda-beda, jadi ajukan jauh hari sebelum keberangkatan.
Cara Mengurus Visa Bisnis Arab Saudi bagi WNI
- Siapkan dokumen utama: paspor, foto, tiket PP.
- Dapatkan surat undangan resmi dari perusahaan di Arab Saudi.
- Lampirkan surat pernyataan dari perusahaan di Indonesia (jabatan & tujuan perjalanan).
- Sertakan bukti akomodasi & bukti keuangan.
- Ajukan via Kedutaan/agen resmi, bayar biaya, dan tunggu persetujuan.
Cara Mengurus Visa Umroh Arab Saudi 2025
Mengurus Visa Umroh wajib dilakukan melalui agen travel resmi yang terdaftar di Kemenag. Anda dapat memverifikasi izin dan kredensial agen melalui situs resmi simpu.kemenag.go.id. Meskipun platform pemesanan Umroh mandiri melalui kanal resmi Saudi semakin tersedia, jalur agen berlisensi Kemenag tetap menjadi cara paling andal dan terjamin bagi jemaah Indonesia. Berikut langkah-langkah umumnya:
Dokumen Syarat Visa Umroh
- Paspor berlaku ≥6 bulan
- KTP & KK
- Buku Nikah (untuk pasangan) / Akta Lahir (anak <17 tahun)
- Pas foto 4x6 latar putih
- Formulir pendaftaran visa umroh
- Bukti pembayaran biaya visa umroh
- Surat mahram (wanita <45 tahun)
- Kartu kuning (bukti vaksin meningitis)
- Tiket pesawat pulang–pergi
- Bukti pemesanan hotel di Makkah & Madinah
- Asuransi kesehatan
⚠️ Persyaratan Wajib Baru 2025: Sesuai kebijakan terbaru Arab Saudi, pemohon visa Umroh kini diwajibkan menyertakan: (1) Bukti pemesanan hotel berlisensi di Makkah dan/atau Madinah yang sudah dikonfirmasi, serta (2) Rencana transportasi lokal yang terverifikasi selama berada di Arab Saudi. Kedua dokumen ini menjadi syarat wajib dalam proses pengajuan visa dan harus dipersiapkan sebelum aplikasi diajukan.
💡 Tips: Ajukan melalui agen resmi agar proses lancar dan visa terjamin.
Di Trip.com Anda bisa dengan mudah menemukan tiket pesawat terbaik hingga hotel terdekat dari Masjidil Haram yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Semua dalam satu platform, cepat dan aman!
Cara Mengurus Visa Kerja Arab Saudi
Visa kerja diberikan kepada WNI yang mendapat kontrak kerja dari perusahaan di Arab Saudi.
Tahapan utama:
- Dokumen dasar: Paspor (≥6 bulan), surat tawaran kerja (job offer), sertifikat pendidikan & pengalaman kerja.
- Cari sponsor: Perusahaan di Arab Saudi yang memiliki izin mempekerjakan tenaga kerja asing.
- Verifikasi dokumen: Semua dokumen harus sah & dilegalisasi sesuai aturan.
- Pengajuan oleh sponsor: Perusahaan mengurus visa kerja Anda ke Kedutaan Saudi.
- Tunggu persetujuan (lama bervariasi).
- Pemeriksaan medis sesuai ketentuan Saudi.
- Ambil visa kerja di Kedutaan setelah disetujui & bayar biaya.
- Berangkat ke Arab Saudi dan patuhi aturan ketenagakerjaan setempat.
Visa Turis Kapal Pesiar Arab Saudi
Visa ini khusus untuk penumpang kapal pesiar internasional yang singgah di pelabuhan Saudi.
Syarat umum:
- Paspor berlaku ≥6 bulan
- Tiket & bukti pemesanan kapal pesiar
- Bukti keuangan & akomodasi (jika ada overnight stay)
- Diajukan melalui operator kapal pesiar atau agen perjalanan resmi
Biaya Visa Arab Saudi

Berikut adalah daftar biaya untuk mendapatkan visa Arab Saudi dalam berbagai kategori:
No. | Jenis Visa | Biaya Visa (USD) | Biaya Layanan (USD) | Total (USD) | Perkiraan dalam Rupiah (IDR*) |
1 | Visa Turis | $50–$80* | $20 | $70–$131* | ± Rp1.100.000–Rp1.300.000* |
2 | Visa Bisnis | $100 | $20 | $120 | ± Rp1.920.000 |
3 | Visa Kunjungan | $100 | $20 | $120 | ± Rp1.920.000 |
4 | Visa Kerja | $200–$1.000* | $20 | $220–$1.020* | ± Rp3.500.000–Rp16.000.000* |
5 | Visa Pelajar | $50 | $20 | $70 | ± Rp1.120.000 |
Catatan Penting
- Biaya dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah Saudi dan kurs mata uang.
- Biaya layanan adalah tarif tambahan dari agen perjalanan / pihak ketiga yang membantu proses pengajuan visa.
- Pastikan selalu memverifikasi biaya terbaru melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta atau agen travel resmi sebelum mengajukan aplikasi.
Kesimpulan & Tips Mengurus Visa Arab Saudi 2025

Mengurus Visa Arab Saudi 2025 memerlukan pemahaman yang jelas tentang syarat, biaya, dan jenis visa sesuai tujuan perjalanan Anda—baik itu untuk turis, bisnis, kerja, maupun ibadah Umrah. Kabar baiknya, pemegang paspor Indonesia kini sudah dapat mengajukan e-Visa turis Arab Saudi secara langsung secara online melalui visa.visitsaudi.com. Untuk jenis visa lainnya seperti visa kerja dan bisnis, pengajuan tetap dilakukan melalui Kedutaan Arab Saudi di Jakarta atau agen perjalanan resmi.
Dengan dokumen yang lengkap, pengajuan lebih awal, serta memilih agen terpercaya, proses visa akan jauh lebih lancar.
FAQs: Syarat & Biaya Visa Arab Saudi 2025: Panduan Lengkap untuk WNI
Apakah WNI bisa mendapatkan e-Visa Arab Saudi?
Ya! Per 2025, Indonesia sudah termasuk dalam daftar negara yang berhak mengajukan e-Visa turis Arab Saudi secara langsung. WNI dapat mendaftar melalui situs resmi visa.visitsaudi.com untuk keperluan pariwisata dan rekreasi.Apa saja syarat umum visa turis Arab Saudi?
Paspor berlaku ≥6 bulan, foto 4x6, tiket pulang-pergi, bukti hotel/undangan, dan bukti keuangan.Bagaimana cara mengurus visa Umroh untuk WNI?
Visa Umroh hanya bisa diajukan melalui travel agent berizin Kemenag (verifikasi di simpu.kemenag.go.id). Dokumen utama: paspor, KTP/KK, tiket PP, bukti akomodasi hotel berlisensi di Makkah & Madinah, rencana transportasi lokal terverifikasi (wajib per 2025), vaksin meningitis, dan (bila perlu) surat mahram.Berapa lama proses pengajuan visa Arab Saudi?
Waktu proses pengajuan visa Arab Saudi bervariasi tergantung jenisnya: (1) e-Visa turis online: biasanya 24–48 jam; (2) Pengajuan via Kedutaan Jakarta (visa kerja, bisnis, dll.): rata-rata 3–7 hari kerja; (3) Visa Umroh: 24–72 jam setelah MOFA diterbitkan. Pada musim haji/umroh sibuk, prosesnya bisa lebih lama — disarankan mengajukan jauh hari sebelum keberangkatan.Apakah biaya visa bisa dikembalikan jika ditolak?
Tidak. Biaya visa umumnya tidak refundable, meskipun permohonan ditolak.
Tentang kami
Operator situs: Trip.com Travel Singapore Pte. Ltd.









NO.1















