Panduan wisata Rishiri 2026: tempat wisata, kuliner, hotel & itinerary | Trip.com

Rishiri

Tentang Rishiri

13℃

Mata uang lokal

JPY

Event dan aktivitas terbaru di Rishiri

Lihat Selengkapnya

Foto traveler dan pengalaman

Lihat Selengkapnya
Hokkaido | Keindahan Mimpi di Pulau Rishiri pada Bulan September. — traveler post in Rishiri

Hokkaido | Keindahan Mimpi di Pulau Rishiri pada Bulan September.

Hokkaido | Pesona Pulau Rishiri yang Bak Mimpi di Bulan September 🌊 Pulau terluar paling utara Hokkaido ini sering dijuluki "Rishiri Fuji". Di bulan September, keramaian musim panas mulai memudar, pegunungan mulai bersolek dengan warna musim gugur yang kemerahan, dan permukaan lautnya tampak begitu jernih. Jika beruntung, kamu bisa melihat salju pertama yang menyelimuti puncak Gunung Rishiri—suasananya sungguh tenang dan penuh keajaiban. 🍂 Karakteristik Musim di Bulan September · Suhu: 7-17°C, sangat dingin di pagi dan malam hari, angin laut kencang, sering hujan dan berkabut · Sorotan: Musim dedaunan merah, salju pertama di Gunung Rishiri, akhir musim bulu babi (uni); bunga liar mulai layu, lahan basah dan hutan berubah kemerahan; pengunjung lebih sedikit, suasana lebih santai dan tenang · ⚠️ Jalur pendakian Gunung Rishiri ditutup setelah pertengahan September, pendakian tidak disarankan; feri bisa dibatalkan sewaktu-waktu jika angin kencang, pastikan ada waktu cadangan dalam jadwal perjalanan 🚢 Transportasi 1. Dari daratan utama: Pelabuhan Wakkanai → Pelabuhan Oshidomari, feri sekitar 100 menit; bisa membawa mobil ke pulau, pesan tempat terlebih dahulu 2. Di dalam pulau: Sangat disarankan menyewa mobil (self-drive), keliling pulau sekitar 60 km; jadwal bus sangat jarang; bisa juga sewa sepeda, tapi beberapa bagian jalan cukup menanjak 3. Alternatif: Terbang langsung dari Sapporo ke Bandara Rishiri, namun jadwal penerbangan terbatas 📸 Spot Wajib (Prioritas September) 1. Danau Hime (Hime-numa) Spot terkenal untuk melihat pantulan Gunung Rishiri di air. Permukaan danau tenang, dikelilingi hutan musim gugur yang kemerahan. Sangat indah saat cuaca cerah dan tidak ramai. 2. Lahan Basah Minamihama Waktu terbaik untuk melihat dedaunan merah di bulan September. Berjalan di jembatan kayu melintasi hutan rawa berwarna cokelat kemerahan sambil memandang Rishiri Fuji dari kejauhan. Permata tersembunyi! 3. Taman Senpouji Misaki Terletak di ujung selatan pulau, dengan pantai lava hitam. Perpaduan laut biru dan batu hitam dengan latar Gunung Rishiri. Jika beruntung, kamu bisa melihat anjing laut tutul. 4. Taman Pantai Kamui Masih merupakan akhir musim bulu babi di bulan September. Kamu bisa mencoba pengalaman menangkap bulu babi, membukanya langsung, dan memakannya di tempat. Bulu babi yang makan rumput laut Rishiri Konbu rasanya sangat manis dan segar. 5. Mikaeridai Observatory Dek observasi pantai untuk melihat Laut Jepang. Polusi cahaya sangat rendah di malam hari, sangat cocok untuk melihat bintang. 📅 Referensi Itinerari 3 Hari 2 Malam D1: Naik feri dari Wakkanai ke pulau → Pelabuhan Oshidomari, sewa mobil; lihat matahari terbenam di Danau Hime, menginap di Oshidomari/Kutagata D2: Trekking di Lahan Basah Minamihama → Pantai Senpouji Misaki → Pengalaman bulu babi di Pantai Kamui; berkendara menyisir pantai keliling pulau D3: Jalan-jalan santai di tepi laut, melihat pemandangan Gunung Rishiri dari jauh, kembali ke Wakkanai dengan feri 🍣 Kuliner Lokal ▪️ Ramen Rishiri Konbu, kaldu rumput lautnya sangat gurih dan kaya rasa ▪️ Uni-don (Rice bowl bulu babi), wajib dicoba di akhir musim September ini ▪️ Kaisen-don (Rice bowl seafood) dan hasil laut lokal lainnya ⚠️ Tips Menghindari Masalah di Bulan September 1. Cuaca berubah-ubah, sering ada angin kencang dan kabut laut yang bisa menghentikan operasional feri. Sisihkan 1 hari cadangan dalam jadwal, jangan membuat jadwal terlalu ketat. 2. Pakaian: Wajib membawa jaket tahan angin dan tahan air. Suhu pagi dan malam rendah, siapkan jaket tipis (down jacket), jangan hanya memakai lengan pendek. 3. Jalur pendakian ditutup di bulan September, jangan mencoba mendaki Gunung Rishiri. 4. Toko di pulau sangat sedikit, beberapa toko mulai tutup di akhir September, siapkan camilan dan air minum terlebih dahulu. 5. Angin di tepi laut sangat kencang, pastikan memegang topi dan ponsel dengan kuat. 💬 Catatan Blogger Pulau Rishiri di bulan September tidak dipadati kerumunan musim panas. Lahan basah yang memerah, laut biru yang luas, dan kerucut megah Rishiri Fuji di kejauhan dengan puncak yang sesekali bersalju, adalah pemandangan musim gugur bak mimpi yang hanya ada di utara Hokkaido 🌫️

Mengenal Pulau Utama di Hokkaido -- Pulau Rishiri — traveler post in Rishiri

Mengenal Pulau Utama di Hokkaido -- Pulau Rishiri

Rishiri hanya dipisahkan dari Rebun oleh Selat Rebun, namun jumlah turisnya jauh lebih banyak. Alasannya? Tentu saja karena ada "Rishiri Fuji" yang sangat ikonik di tengah pulau (Gunung Rishiri atau Rishiri-zan adalah gunung yang ada di kemasan cokelat Shiroi Koibito yang terkenal itu), dengan ketinggian 1721 meter. Karena letaknya persis di tengah, gunung ini bisa terlihat dari sudut mana pun di pulau ini. Tapi hati-hati ya, cuaca di sini sangat tidak menentu, jadi tidak gampang untuk bisa melihat kemegahannya secara utuh. Luas: 184,11 kilometer persegi Keliling: Sekitar 60 kilometer Jalan Lingkar Pulau: Sekitar 50 kilometer (lokasi ajang Rishiri Ultra Marathon) Populasi: Sekitar 5400 orang Catatan penting buat yang mau ke sini: feri berlabuh di dua pelabuhan berbeda tergantung jadwalnya, yaitu Oshidomari dan Kutsugata. Kalau kamu sudah janji jemputan sama pihak penginapan, pastikan pelabuhannya jangan sampai tertukar ya. Kebanyakan orang turun di Oshidomari karena lebih ramai dan transportasinya lebih oke, tapi karena Kak Zhilin bawa mobil, dia memilih turun di Kutsugata. Transportasi di Pulau: Ada bus, bus wisata, sewa mobil, sampai motor. Pakai mobil memang paling nyaman, tapi harganya lumayan mahal dan stoknya terbatas. Mending booking dulu lewat hotel atau penginapan dari jauh-hari. Tentu saja, kalau fisik kamu kuat, bisa juga sewa sepeda. Kak Zhilin sempat lihat ada yang gowes, tapi mukanya kelihatan menderita banget, jadi coba ukur kemampuan diri sendiri dulu ya. Berhubung ada ultra-marathon di sini, jalan kaki pun sebenarnya bukan masalah. Di pulau ini ada dua toko "Shimamura", penyelamat banget buat kaum hemat! Plus, ada juga kedai ramen langganan Michelin, Miraku. Panduan Tempat Wisata 1. Mendaki Rishiri-zan: Tingkat kenaikannya lebih dari 1500 meter dengan durasi pendakian sekitar 10-12 jam. Perbedaan cuaca dan suhunya ekstrem banget, jadi cuma disarankan buat pendaki berpengalaman dan sangat dianjurkan pergi bersama pemandu lokal. Cuacanya bisa berubah drastis dalam sekejap, sudah seperti wajah ibu tiri saja! 2. Keliling Pulau Intinya kamu tinggal memutari pulau saja, nanti juga bakal kembali ke titik awal. Beberapa spot yang wajib dikunjungi (urutannya berlawanan arah jarum jam dari Kutsugata): Tanjung Kutsugata (Mercusuar) Kuil Kita no Itsukushima Benten Reihou Yusui (Mata Air) Museum Kota Rishiri Senhoshi Misaki (Melihat Anjing Laut) Pantai Kamui Lahan Basah Minamihama Observatorium Numaura (spot foto ala gambar di bungkus Shiroi Koibito) Rawa Otatotomari Himenuma (Sangat direkomendasikan oleh Kak Zhilin!) Observatorium Yuuhigaoka Tanjung Peshi Lucunya, sejauh mata memandang ke arah laut, isinya cuma rumput laut dan bulu babi yang menumpuk banyak sekali, sampai terasa seperti daratan tambahan. Saking banyaknya, heran deh kenapa harganya bisa dijual semahal itu!?!

HOKKAIDO YANG TAK BIASA. — traveler post in Rishiri

HOKKAIDO YANG TAK BIASA.

Sapporo, Otaru, Furano, dan Biei memang sangat bagus untuk perjalanan pertama. Tapi Hokkaido itu sangat luas, dan segera disadari bahwa tempat-tempat paling menarik di pulau ini tidak selalu berada di rute klasik. Inilah tempat yang saya sarankan jika Anda ingin melihat sisi lain Hokkaido. UTARA DAN TIMUR 1. Wakkanai + Tanjung Soya Alasan ke sini: untuk mencapai kota paling utara di Jepang. Dari Wakkanai, Anda bisa menuju Tanjung Soya, titik paling utara Hokkaido. Saat cuaca cerah, Sakhalin yang berjarak sekitar 43 km terkadang bisa terlihat dari sini. Tapi saya tidak akan datang ke sini hanya demi monumen di tanjung tersebut. Nilai utama Hokkaido utara ada pada lanskapnya sendiri: laut, angin, perbukitan, dan sensasi berada di ujung negara. Berapa lama: setidaknya 1–2 hari. ⸻ 2. Rishiri + Rebun Jika Anda sudah sampai di Wakkanai, bagian rute yang lebih menarik dimulai. Di Pulau Rishiri, gunung vulkanik Rishiri menjulang di atas laut, dan Rebun dikenal dengan jalur pendakian, pesisir berbatu, serta tanaman alpen. Feri ke kedua pulau ini berangkat dari Wakkanai. Ini adalah tempat untuk dikunjungi demi alam, bukan sekadar objek wisata. Waktu terbaik: akhir musim semi → musim panas → awal musim gugur. ⸻ 3. Semenanjung Shiretoko Ini jelas bukan "Hokkaido yang imut". Shiretoko terletak di timur laut pulau dan masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO berkat ekosistem laut dan daratnya. Lima Danau Shiretoko, air terjun, pesiar pesisir, hutan, dan margasatwa membutuhkan waktu khusus untuk dijelajahi. Dan sangat penting untuk diingat di sini: ini adalah wilayah beruang cokelat. Pembatasan jalur dan aturan kunjungan harus diperiksa tepat sebelum perjalanan Anda. ⸻ 4. Kushiro + Kushiro Shitsugen Alasan ke sini: untuk melihat lahan basah yang luas alih-alih pegunungan dan ladang bunga. Kushiro Shitsugen adalah area lahan basah terbesar di Jepang dan situs Jepang pertama yang masuk dalam daftar lahan basah Konvensi Ramsar. Tempat ini merupakan rumah bagi bangau mahkota merah Jepang (tancho) yang terkenal. Gardu pandang, jalur pendakian, dan tur di sekitar area ini paling baik dinikmati sebagai rute alam yang terpisah. Hokkaido Utara dan Timur: Wakkanai → ujung Jepang Rishiri/Rebun → pulau-pulau Shiretoko → alam liar Kushiro → lahan basah dan bangau SELATAN DAN TENGAH 5. Danau Akan + Akan Mashu Hokkaido Timur dapat dengan mudah dijadikan perjalanan terpisah. Danau Akan, Mashu, dan Kussharo, lanskap vulkanik, sumber air panas, dan hutan adalah bagian dari Taman Nasional Akan-Mashu. Danau Akan khususnya dikenal karena marimo, ganggang berbentuk bola yang langka. Di sini juga terdapat Akanko Ainu Kotan, salah satu tempat di mana Anda bisa mempelajari budaya Ainu bukan sekadar sebagai tambahan kecil dalam rute. ⸻ 6. Esashi Jika Anda menginginkan sejarah tetapi Hakodate sudah terasa terlalu umum. Esashi di barat daya Hokkaido pernah berjaya berkat perdagangan ikan haring. Distrik bersejarahnya melestarikan rumah pedagang tua, gudang, dan bangunan yang terhubung dengan masa lalu pelabuhan kota ini. Ini adalah contoh bagus dari Hokkaido yang sudah ada jauh sebelum resor wisata modern. Untuk siapa: pecinta arsitektur + sejarah + kota kecil. ⸻ 7. Danau Toya + Sobetsu Danau Toya sendiri tidak bisa dibilang tidak dikenal. Tapi kebanyakan orang datang ke sini hanya untuk danau dan onsen lalu pergi. Saya akan melihat lebih luas. Di dekatnya ada Usu, salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang, dan area Sobetsu. Di sekitar sini, Anda bisa melihat lanskap yang terbentuk oleh aktivitas vulkanik yang relatif baru. Ini menghasilkan rute yang benar-benar berbeda: danau → gunung berapi → geologi → onsen. ⸻ CARA MENYUSUN RUTE HOKKAIDO YANG TAK BIASA Jangan mencoba memasukkan semua poin ini ke dalam satu minggu. Jarak di sini sangat jauh. Untuk wilayah utara: Wakkanai → Rishiri → Rebun Untuk alam liar: Shiretoko → Akan-Mashu → Kushiro Untuk sejarah: Hakodate → Esashi Untuk lanskap vulkanik: Danau Toya → Usu → Sobetsu Hokkaido adalah contoh tepat di mana perjalanan kedua bisa lebih menarik daripada yang pertama. Setelah Sapporo, Otaru, dan Biei, keajaiban pulau ini dimulai di mana perjalanan antar titik bisa memakan waktu berjam-jam, dan acara utama hari itu bukanlah objek wisata, melainkan lanskapnya itu sendiri.

Sangat direkomendasikan! Hotel dengan pemandangan laut terkeren di pantai barat Pulau Rishiri 🌅 — traveler post in Rishiri

Sangat direkomendasikan! Hotel dengan pemandangan laut terkeren di pantai barat Pulau Rishiri 🌅

Hotel dengan pemandangan laut ini benar-benar menakjubkan! 🏝️ Pemiliknya sangat baik; beliau secara pribadi menjemput kami dari dermaga dengan mobil pribadi, memberi kami perlakuan VIP seketika – kami merasa sangat senang! Hotel ini terletak di pantai barat Pulau Rishiri, dikelilingi oleh langit-langit yang sejuk. Hanya duduk di sini sambil memandang pemandangan laut yang tak berujung sungguh menenangkan jiwa. Makan malam adalah pengalaman yang sangat istimewa, menikmati makanan laut lokal yang segar sambil menikmati pemandangan laut panorama yang menakjubkan 🌅. Landak lautnya sangat luar biasa! Kesegarannya luar biasa, rasanya yang kaya sangat lezat – rasa laut yang murni dan alami sangat enak! ✨ Kamar-kamar dengan pemandangan laut juga fantastis, benar-benar seperti mimpi. Di malam hari, Anda dapat bersantai di ayunan atau tempat tidur gantung di luar hotel – tidak melakukan apa pun terasa seperti peningkatan, cara sempurna untuk bersantai! Ditambah lagi, semua staf hotel sangat ramah, semua orang tersenyum, memberi Anda perasaan "rumah kedua" yang hangat – Anda tidak akan ingin check out! Pengingat ramah: Jika Anda ingin menginap di hotel dengan pemandangan laut yang sangat menenangkan ini, pastikan untuk memesan jauh-jauh hari! Saya sangat menyarankan untuk memesan layanan antar-jemput hotel terlebih dahulu. Jangan lewatkan kombinasi langit berbintang dan pemandangan laut di malam hari—sangat romantis! Saya benar-benar harus merekomendasikan hotel dengan pemandangan laut ini! 🏝️ Pemiliknya sangat perhatian; dia secara pribadi menjemput kami dari dermaga dengan mobil pribadi—kami merasa seperti VIP! Kami sangat senang! Hotel ini terletak di pantai barat Pulau Rishiri, dikelilingi oleh lingkungan yang sejuk dan tenang. Hanya duduk di sana sambil memandang pemandangan laut yang tak berujung sungguh menenangkan. Makan malam juga merupakan pengalaman istimewa, menikmati makanan laut lokal yang segar sambil memandang pemandangan laut yang menakjubkan. 🌅 Landak lautnya sangat luar biasa! Sangat segar dan lezat—sungguh nikmat! Rasa makanan laut yang murni dan alami sangat enak! ✨ Kamar-kamar dengan pemandangan laut juga sempurna—benar-benar seperti mimpi. Di malam hari, Anda dapat bersantai di ayunan atau tempat tidur gantung di luar hotel. Bahkan tidak melakukan apa pun terasa seperti peningkatan – mode relaksasi sempurna diaktifkan! Staf hotel sangat ramah, selalu tersenyum, memberi Anda perasaan hangat "rumah kedua" yang membuat Anda tidak ingin check out! Pengingat ramah: Untuk menginap di hotel dengan pemandangan laut yang sangat santai ini, pastikan untuk memesan terlebih dahulu! Kami merekomendasikan untuk memesan layanan antar-jemput hotel sebelumnya. Jangan lewatkan kombinasi langit berbintang dan laut di malam hari – sangat romantis!

🌸 Pesona Musim Panas Pulau Rishiri | Northern Grand Hotel, Ladang Bunga Hydrangea, dan Pemandangan Indah Gunung Rishiri ⛰️ — traveler post in Rishiri

🌸 Pesona Musim Panas Pulau Rishiri | Northern Grand Hotel, Ladang Bunga Hydrangea, dan Pemandangan Indah Gunung Rishiri ⛰️

Selama kunjungan saya di Pulau Rishiri, saya mengunjungi Kitaguni Grand Hotel. Terletak di tempat yang tinggi, hotel ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan, termasuk pemandangan Gunung Rishiri yang megah pada hari-hari cerah. Saat ini, sedang musim bunga hydrangea, dan jalan-jalan serta taman-taman di sekitar hotel dihiasi dengan gugusan bunga hydrangea yang berwarna cerah. Bunga-bunga biru, ungu, dan merah muda tampak indah di tengah latar belakang hijau, menciptakan suasana musim panas yang romantis bahkan hanya dengan berjalan-jalan di sekitar hotel. Kamar nyaman dan bersih, dan berendam di onsen (pemandian air panas) benar-benar menghilangkan rasa lelah saya. Bagian yang paling saya nantikan adalah makan malam dan sarapan di hotel, yang menggunakan banyak bahan-bahan segar lokal dari Pulau Rishiri. Hidangan makanan lautnya sangat lezat, memungkinkan saya untuk sepenuhnya menikmati cita rasa manis dan segar dari laut utara. Malam hari dihabiskan jauh dari hiruk pikuk kota, menikmati ketenangan yang unik di pulau ini. Bangun di udara pagi yang segar dan mengagumi pemandangan indah Gunung Rishiri dan bunga hydrangea yang mekar menambah banyak kenangan indah dalam perjalanan saya. Kitakuni Grand Hotel bukan hanya tempat menginap yang nyaman, tetapi juga tempat untuk menikmati keindahan alam dan rekreasi di Pulau Rishiri.

Menjelajahi Pulau Rishiri, Wilayah Paling Utara di Hokkaido  — traveler post in Rishiri

Menjelajahi Pulau Rishiri, Wilayah Paling Utara di Hokkaido

Bangun jam 4 pagi hari ini, suhu di luar 18°C. Sarapan sudah siap tepat jam 4:45 pagi (baru kali ini saya dapat layanan sarapan sepagi itu di hotel). Jam 6:30 pagi, saya jalan santai selama 10 menit ke terminal feri dan naik feri keberangkatan jam 7:15 pagi dari Pelabuhan Wakkanai, lalu tiba di Pulau Rishiri (Pelabuhan Oshidomari) jam 8:55 pagi. Begitu turun, saya langsung menuju bus wisata yang sudah saya pesan sebelumnya melalui situs resmi "Soya Bus". Bus berangkat jam 9:05 pagi dan kembali lagi ke titik awal jam 12:15 siang. (Jelas tidak mungkin mengejar feri jam 12:05 siang dari Oshidomari kembali ke Wakkanai; feri berikutnya baru ada jam 4:40 sore. Sepertinya jadwal ini sengaja dibuat supaya turis berlama-lama di pulau selama beberapa jam untuk meningkatkan pengeluaran pariwisata lokal ya?!) Pulau Rishiri merupakan pulau vulkanik berbentuk lingkaran yang berada di Laut Jepang, sebelah barat laut Hokkaido. Pulau ini sangat terkenal dengan "pemandangan alamnya yang spektakuler" serta "hasil laut kualitas premium—rumput laut dan bulu babi (uni)." Seluruh area pulau ini merupakan bagian dari "Taman Nasional Rishiri-Rebun-Sarobetsu." Dengan keliling sekitar 63 kilometer, mengelilingi pulau dengan mobil atau bus hanya butuh waktu 1 sampai 1,5 jam saja, menjadikannya destinasi yang sangat populer untuk wisata alam dan penjelajahan pulau. Tepat di tengah pulau, menjulang Gunung Rishiri yang merupakan gunung berapi tidak aktif dengan ketinggian 1.721 meter. Bentuknya yang menyerupai Gunung Fuji membuatnya dijuluki sebagai "Rishiri Fuji." Jam 6:20 sore, saya naik feri kembali ke Pelabuhan Wakkanai. Karena tadi makan mangkuk nasi bulu babi di Pulau Rishiri rasanya kurang puas, saya jadi terus-menerus mengidamkannya. "Pasar Fukko" sudah tutup, untungnya "Supermarket Aizawa" di dekat Stasiun Wakkanai masih buka. Menu utama makan malam saya adalah "bulu babi dari Wakkanai," ditemani daging sapi, udang bergaris, dan bir eksklusif Hokkaido. Makan malam yang benar-benar luar biasa! Catatan: Berhasil berjalan 4.940 langkah hari ini.

50 Menit Naik Pesawat dari Sapporo ke Rishiri, Keindahan Alam di Hokkaido。 — traveler post in Rishiri

50 Menit Naik Pesawat dari Sapporo ke Rishiri, Keindahan Alam di Hokkaido。

Jepang memiliki camilan bebas bea nomor satu yang sangat populer bernama Shiroi Koibito. Dalam bahasa Jepang, artinya adalah “Kekasih Putih.” Latar belakang untuk produk ini adalah Gunung Rishiri, yang juga dikenal sebagai Rishirifuji, berlokasi di Pulau Rishiri. Gunung ini menyerupai Gunung Fuji dan diselimuti salju sepanjang tahun. Nama tersebut terinspirasi karena penampilannya konon menyerupai seorang kekasih. Pulau Rishiri adalah salah satu pulau di ujung utara Jepang, berdekatan dengan Pulau Rebun. Pulau ini terkenal dengan matahari terbenam yang memukau dan peternakan bulu babinya. Dari Sapporo, perjalanannya kurang dari satu jam dengan pesawat. Dari Wakkanai, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 40 menit dengan feri. Saat mengunjungi Rishiri, Anda bisa menikmati pemandangan alam yang menakjubkan. Jangan lupa mampir ya kalau Anda sedang berada di Sapporo. Terima kasih.

킹센세킹센세
Pulau Rishiri: Keindahan Hening dari Gunung Rishiri — traveler post in Rishiri

Pulau Rishiri: Keindahan Hening dari Gunung Rishiri

Terletak di utara Hokkaido, Pulau Rishiri menyuguhkan panorama alam luar biasa yang didominasi oleh kemegahan Gunung Rishiri yang menjulang tinggi dari tengah laut. Sering dijuluki sebagai “Rishiri Fuji,” siluet kerucutnya terpantul dengan cantik di atas permukaan laut yang tenang dan di bawah langit biru yang cerah. Suasana pulau ini sangat damai dan alami, dengan kesegaran udara laut, hamparan bunga liar di musim panas, serta pesona salju yang memukau di musim dingin. Wisatawan dapat menikmati perjalanan darat yang indah, berjalan santai menyusuri pantai, dan menyaksikan matahari terbenam yang eksotis di Laut Jepang. Rishiri adalah destinasi sempurna bagi mereka yang mendambakan ketenangan alam, pemandangan yang dramatis, serta pengalaman menjelajahi permata tersembunyi di Hokkaido.

Rencana Perjalanan  — traveler post in Rishiri

Rencana Perjalanan

Hari 1:Tiba di Oshidomori dengan pesawat。 📅 Rencana Perjalanan Hari 1:Tiba di Oshidomori dengan pesawat dari Sapporo. Lalu naik bus ke Kutsugata, Kota Rishiri, di bagian barat laut pulau. Jalan santai keliling kota dan minum kopi. Saat musim dingin, matahari terbenam mulai sekitar pukul 4 sore. Makan malam di kota di Bonten 凡天. Saya makan katsudon dan minum beberapa gelas bir. Enak banget dan suasananya santai. Hari 2: Bersepeda ke bagian selatan pulau sampai Kota Senhoshi. Gowes santai banget menyusuri pantai sambil foto-foto, mampir ke kuil, dan mengunjungi mata air. Makan siang agak telat di マルヰ食堂(鍋焼きうどん). Tempat ini dikelola oleh pasangan yang ramah. Makan malam kembali di Kutsugata. Saya beli sake dan sushi, lalu masak sedikit. Hari 3: Naik bus keliling pulau ke berbagai kota dan lokasi. Beli sake Rishiri, kombu, dan lain-lain. Hari 4: Mencoba mendaki Gunung Rishiri untuk survei jalur. Tidak bisa naik terlalu jauh karena cuaca buruk — salju, jarak pandang nol, dan angin kencang. Bertemu beberapa warga lokal dan makan pizza di Golley's. Pizza gaya Jepang yang enak banget. Hari 5: Menghabiskan hari dengan santai di onsen dan jalan-jalan di Oshidomori. Jalan kaki naik ke Tanjung Peshi. Hari 6: Mendaki Gunung Rishiri dengan serius. Hari 7: Istirahat, lalu naik feri sore ke Wakkanai. 🏨 Akomodasi Rishiri Antique Inn 🍴 Rekomendasi Makanan Apa pun yang memakai kombu Pizza Golley's 📌 Tips Coba jelajahi jalur lain. Bawa crampon.

Perjalanan Santai ke Pulau Rishiri, Pulau Terpencil di Hokkaido — traveler post in Rishiri

Perjalanan Santai ke Pulau Rishiri, Pulau Terpencil di Hokkaido

Pulau Rishiri berjarak sekitar 55 menit dari Bandara Okadama Sapporo. Anda dapat mencapainya dengan Hokkaido Air System, bagian dari JAL Group✈️ Di tengah pulau terdapat Gunung Rishiri, yang terlihat indah dari bandara! Saya mengunjungi tempat ini pada akhir Oktober. Salju telah menumpuk di Gunung Rishiri, yang tampaknya telah berubah menjadi putih dalam seminggu terakhir. Saya menyewa mobil dan mengelilingi pulau🚗 Karena hanya ada sedikit mobil dan orang, Anda dapat menikmati perjalanan yang santai! Pulau ini memiliki banyak tempat pemandangan dan area parkir, sehingga Anda dapat menikmati pemandangan yang indah☺️ Pulau Rishiri terkenal dengan makanan lautnya! Ada banyak bulu babi, rumput laut, abalon, dan lainnya. Anda dapat membeli makanan laut di toko oleh-oleh dan pasar ikan!! Pulau Rishiri adalah tempat yang direkomendasikan untuk perjalanan santai!

MIKARIMIKARI

Pertanyaan Umum Rishiri

Mata uang apa yang digunakan di Rishiri?

Mata uang standar di Rishiri adalah JPY

Bagaimana cara menukar mata uang di Rishiri?

Perkiraan kurs saat ini: IDR ≈0.009JPY (kurs aktual bergantung pada bank). Tips penukaran mata uang:
1. Tukarkan mata uang di bank lokal Anda sebelum keberangkatan, karena kurs biasanya lebih baik daripada di destinasi.
2. Anda juga dapat menarik uang tunai dari ATM lokal.
3. Hindari menukar mata uang di bandara atau hotel, karena tempat tersebut menawarkan kurs terburuk.

Destinasi di dekat Rishiri

Otaru travel destination

Otaru

1 hr 36 mins

Recommended trip: 1–2 day(s)

Sapporo travel destination

Sapporo

Recommended trip: 2–4 day(s)

Asahikawa travel destination

Asahikawa

2 hrs 36 mins

Recommended trip: 1–2 day(s)