Panduan wisata Leyte 2026: tempat wisata, kuliner, hotel & itinerary | Trip.com

Tentang Leyte

28℃

Mata uang lokal

PHP

Event dan aktivitas terbaru di Leyte

Lihat Selengkapnya

Foto traveler dan pengalaman

Lihat Selengkapnya
10 Destinasi Filipina Paling Underrated untuk Dikunjungi Tahun 2026 — traveler post in Leyte

10 Destinasi Filipina Paling Underrated untuk Dikunjungi Tahun 2026

Semua orang tahu El Nido, Boracay, dan Siargao. Tapi Filipina punya 7.641 pulau, dan beberapa tempat paling ajaib masih hampir tidak diketahui oleh wisatawan internasional. Panduan ini mencakup 10 destinasi underrated yang bakal kasih kamu hadiah berupa pantai yang sepi, alam yang masih asri, dan budaya lokal yang autentik. Simpan ini buat perjalananmu berikutnya. 📌 🏝️ 1. Camiguin: Pulau yang Lahir dari Api Camiguin masuk peringkat ke-37 dalam daftar "52 Tempat untuk Dikunjungi di 2026" versi New York Times, satu-satunya destinasi Filipina yang masuk. The Times menggambarkannya sebagai "surga bagi pencinta air dengan gosong pasir dan mata air panas". Pulau ini punya tujuh gunung berapi, nggak ada lampu merah, dan suasana santai yang susah dicari tandingannya. Kedatangan turis melonjak 37,86% di tahun 2025, tapi rasanya masih seperti belum terjamah. Jangan lewatkan makam bawah laut (sunken cemetery), Air Terjun Katibawasan, dan mata air panasnya. 🌋♨️ 💎 2. Bucas Grande (Sohoton Cove): Laguna Rahasia Bucas Grande adalah pulau paling rahasia di Filipina. Tahun lalu cuma menerima sekitar 7.000 pengunjung asing. Laguna berwarna biru toska, gua-gua tersembunyi, dan ubur-ubur yang nggak menyengat nunggu kamu yang mau menempuh perjalanan ke sini. Taman Nasional Sohoton Cove adalah labirin tebing kapur dan air zamrud. Kamu perlu nyewa kapal dari Siargao atau Surigao. Usahanya bakal sebanding banget. 🚤🤿 🐢 3. Pulau Carnaza: Tempat Sembunyi Berbentuk Penyu Pulau Carnaza di Cebu utara adalah pulau seluas 174 hektar berbentuk penyu dengan pantai pasir putih, formasi batuan bergerigi, dan perbukitan hijau setinggi 55 meter di atas permukaan laut. Listrik di sini terbatas, banyak rumah pakai tenaga surya. Ke sana butuh empat sampai lima jam naik bus ke Pelabuhan Tapilon di Daanbantayan, terus lanjut naik kapal dua sampai tiga jam. Cuma ada dua jadwal kapal reguler setiap hari. Tapi hadiahnya adalah ketenangan total. 🌞 🍊 4. Kasibu: Ibu Kota Jeruk di Luzon Kasibu di Nueva Vizcaya mulai muncul sebagai permata eko-budaya baru di Luzon Utara. Jalur wisatanya termasuk Air Terjun Edralin, Air Terjun Machalet, dan Sistem Gua Capisaan, keajaiban bawah tanah sepanjang 6,2 kilometer yang diakui sebagai salah satu sistem gua terpanjang di Filipina. Pengunjung juga bisa belajar tenun Mun-abol, kerajinan tradisional masyarakat adat, dan tur ke kebun jeruk yang bikin Kasibu dijuluki "Ibu Kota Jeruk di Luzon". 🍊🦇 🌊 5. Siquijor: Pulau Mistis Siquijor punya reputasi soal sihir dan misteri, tapi sebenarnya ini salah satu pulau paling damai di Visayas. Sewa skutik dan kelilingi jalan pesisir. Mampir di Air Terjun Cambugahay, main ayunan tali, dan lompat ke kolam bertingkat. Kunjungi Pohon Balete Kuno yang ajaib dan Gereja Lazi. Tutup hari di Pantai Paliton buat liat sunset. Airnya bening dan suasananya bener-bener kayak surga. 🛵🌅 🏖️ 6. Kepulauan Camotes: Rahasia Terbaik Cebu Kepulauan Camotes adalah grup empat pulau di antara Cebu dan Leyte. Terkenal karena pantai pasir putih yang indah, danau yang jernih, dan suasana yang santai. Sorotannya termasuk Teluk Santiago, Danau Kalangaman, dan Buho Rock. Nggak ada resor besar, cuma ada penginapan keluarga dan warga lokal yang ramah. Feri berangkat dari Cebu beberapa kali sehari. 🚢 🐠 7. Marinduque: Jantungnya Filipina Marinduque adalah pulau berbentuk hati di wilayah Mimaropa. Terkenal dengan Festival Moriones pas Pekan Suci, tapi di waktu lain suasananya tenang banget. Jelajahi Gua Bathala, santai di Pantai Putih Poctoy, dan trekking ke Mata Air Belerang Malbog. Pulau ini bisa diakses naik feri dari Lucena atau pesawat dari Manila. ❤️ 🏛️ 8. Romblon: Pulau Marmer Romblon dikenal dengan tambang marmer dan pantai-pantainya yang masih murni. Pulau ini punya sejarah kolonial yang kaya, dengan benteng dan gereja era Spanyol. Kunjungi Katedral Romblon, liat bengkel marmer, dan santai di Pantai Bonbon yang punya gosong pasir yang nyambung ke pulau kecil pas air surut. Ini permata tersembunyi buat penyelam dan pencinta sejarah. 🗿 🌪️ 9. Catanduanes: Timur yang Liar Catanduanes adalah provinsi pulau di Wilayah Bicol, sering disebut "Tanah Angin Menderu" karena posisinya yang kena topan Pasifik. Tapi pas cuacanya tenang, tempat ini nawarin pemandangan dramatis, termasuk tebing Binurong Point, pantai selancar Puraran, dan Air Terjun Maribina. Masih sangat alami, tangguh, dan jarang dikunjungi turis asing. 🌊 🍇 10. Guimaras: Pulau Paling Manis Guimaras adalah provinsi pulau kecil dekat Iloilo, terkenal karena menghasilkan mangga paling manis di dunia. Kunjungi perkebunan mangga, santai di Pantai Alubihod, dan jelajahi Biara Trappist. Pulau ini gampang dicapai naik feri singkat dari Kota Iloilo. Cocok banget buat trip sehari atau liburan akhir pekan. 🥭 🎒 Tips Terakhir buat Menjelajahi Destinasi Underrated Bawa uang tunai. ATM di pulau-pulau ini jarang atau nggak ada. Pesan feri jauh-jauh hari kalau kamu pergi di musim liburan. Pelajari beberapa kata bahasa lokal — "Salamat" artinya terima kasih. Dan selalu hargai lingkungan. Tempat-tempat ini berharga karena masih asli. Jaga biar tetap kayak gitu. 💚

NasnikNasnik
Filipina Leyte Gunung Lobi Hutan Monumen Perang Berlumuteasytravelpost — traveler post in Leyte

Filipina Leyte Gunung Lobi Hutan Monumen Perang Berlumuteasytravelpost

#easytravelpost Gunung Lobi (1.346 m) di Leyte adalah hutan yang dikelola masyarakat dengan sejarah Perang Dunia II yang sebagian besar warga Filipina telah lupakan—punggung bukit ini merupakan jalur evakuasi gerilya pada tahun 1944. Saya terbang dari Manila → Tacloban (1 jam, ~3.500 PHP), naik van dari Tacloban → Burauen (1,5 jam, 120 PHP), lalu naik ojek ke titik awal pendakian di kaki gunung (45 menit, 150 PHP, tunai). Tidak diperlukan izin DENR (bukan taman yang dilindungi), tetapi kepala desa di Burauen mewajibkan pendaftaran (50 PHP/orang, buku catatan, kontak darurat). Pemandu sangat disarankan (400 PHP/hari, diatur melalui balai desa)—jalur pendakian bercabang menjadi jalur gerilya lama dan jalur pertanian. Bagian yang berlumut adalah pelana setinggi 800–1.200 m: hutan transisi Shorea dan Dipterocarpus dengan lumut sphagnum di batang kayu yang tumbang, dinding pakis, dan hamparan bunga Medinilla di musim hujan. Saya pergi pada bulan Agustus—basah, 22°C, lintah aktif. Saya memakai sepatu trail-runner dengan kaus kaki anti lintah; lumpur setinggi mata kaki di beberapa tempat. Punggungan itu memiliki dua penanda peringatan—salib beton tempat para pejuang gerilya disergap. Lumut telah tumbuh di atas dasarnya; penduduk setempat mengatakan warna hijau "menjaga nama-nama itu tetap hidup." Kesalahan: Saya melakukannya sebagai pendakian sehari dari Tacloban—berangkat pukul 5 pagi, kembali pukul 7 malam, 14 jam untuk 6 jam di jalur pendakian. Menginap di Burauen (penginapan 500 PHP, tunai). Kesalahan kedua: Saya tidak membawa cukup air—2 liter habis pada pukul 11 ​​pagi. Pemandu menunjukkan kepada saya sebuah mata air di ketinggian 900 m tetapi tidak ada papan petunjuk. Ketiga: Saya menawarkan untuk mengambil foto tugu peringatan untuk "dokumentasi"—pemandu mengizinkan tetapi meminta saya untuk diam sejenak terlebih dahulu. Punggungan itu adalah pemakaman, bukan tempat pemandangan. Beli di Tacloban: binagol (manisan talas dalam tempurung kelapa) seharga 90 PHP dari pasar, bukan kotak suvenir bandara seharga 300 PHP. Perlengkapan: sebungkus kaus kaki anti lintah seharga 100 PHP dari pasar Burauen—sangat berharga di bulan Agustus. Aturan lokal: desa meminta para pendaki untuk membawa satu kantong sampah dan membawa pulang lebih banyak sampah daripada yang dibawa—punggungan itu dipenuhi plastik dari pertanian di dekatnya. Tidak diperbolehkan menggunakan drone tanpa izin desa (mereka akan menolak jika ada upacara peringatan). Lumut di jalur gerilya tipis; injak akar yang terbuka, bukan lumut sphagnum. Opini: Lobi adalah monumen perang yang diselimuti hutan berlumut—apakah pemerintah desa harus membangun jalan setapak yang layak dan memungut biaya 200 PHP untuk mendanai pemeliharaan, atau membiarkannya tetap alami dan tenang? Saya akan membangun jalan setapak sederhana, mempertahankan biaya 100 PHP, dan menggunakan uangnya untuk plakat peringatan. Apakah Anda akan mendaki punggung bukit berlumut jika tahu itu juga merupakan kuburan massal?

Pertama Kali di Pulau Limasawa: Petualangan Motor Menelusuri Sejarah — traveler post in Leyte

Pertama Kali di Pulau Limasawa: Petualangan Motor Menelusuri Sejarah

Kami baru saja mengunjungi Pulau Limasawa di Leyte Selatan untuk pertama kalinya, dan beneran berasa kayak mimpi buat liburan singkat! Kalau kamu suka alam yang masih asri, sejarah yang mendalam, dan jalanan pesisir yang tenang, pulau ini wajib masuk dalam daftar tujuanmu. Begitu sampai, kami langsung sewa motor—keputusan terbaik buat keliling seluruh pulau dengan santai. 🏍️💨 📍 Highlight Pertama Kali: Monumen Misa Pertama: Mendaki lebih dari 450 anak tangga menuju situs Salib Magallanes. Pemandangan laut biru yang luas dari atas bener-bener sebanding sama perjuangan naik tangganya! Laguna & Cliff Jumping: Berkendara menuju laguna di pinggir tebing. Airnya jernih banget, warnanya pirus (turquoise), dan pas banget buat berenang segar setelah panas-panasan naik motor. Berkendara di Pesisir: Sejujurnya, cuma sekadar jalan santai di aspal dengan pemandangan laut tepat di samping kita itu sudah jadi highlight tersendiri. Bebas banget, udara segar, dan nggak ada stres macet sama sekali! 💡 Tips Cepat buat Pemula: Cara ke Sana: Kami naik perahu cadik umum (banka) dari pelabuhan di Padre Burgos. Pantau terus jadwal pulang sore hari supaya nggak ketinggalan kapal! Sewa Motor: Kamu bisa dengan mudah nemuin warga lokal yang nyewain motor di dekat dermaga. Pastikan buat cek bensin sebelum berangkat, ya. Suasana (Vibe Check): Pulau ini sangat tenang dan damai. Jangan bayangin ada resort mewah yang besar; datanglah ke sini buat menikmati keindahan alam yang asli, keramahan warga lokal, dan energi yang tenang. Limasawa bener-bener melampaui ekspektasi kami. Nggak ada yang bisa ngalahin sensasi menjelajahi pulau bersejarah sambil ngerasain angin laut di wajah!

KECIL TAPI MENGERIKAN: GUNUNG AMANDEWING — traveler post in Leyte

KECIL TAPI MENGERIKAN: GUNUNG AMANDEWING

Puncak Alto, juga dikenal sebagai Gunung Aminduen, adalah puncak tertinggi di Visayas Timur, dengan ketinggian 1.332 meter di atas permukaan laut. Terletak di Ormoc, Leyte, gunung ini terkenal dengan jalurnya yang curam, hutan lebat, dan pemandangan puncaknya yang menakjubkan. Mendakinya merupakan pengalaman yang menantang sekaligus memuaskan, yang mendorong para pendaki hingga batas kemampuan mereka, sekaligus menghadiahi mereka dengan rasa pencapaian dan pemandangan yang menakjubkan. Perjalanan dimulai di Taman Nasional Danau Danao, titik awal pendakian Puncak Alto. Danau yang tenang, dikelilingi pepohonan hijau yang rimbun, memberikan kontras yang tenang dengan jalur menantang di depan. Bagian pertama pendakian relatif mudah, melewati medan bergelombang dengan vegetasi yang lebat. Seiring bertambahnya ketinggian, jalurnya perlahan menjadi lebih curam, dan hutannya semakin lebat. Tantangan sesungguhnya dimulai di bagian akhir—pendakian yang hampir vertikal yang membutuhkan tali dan pijakan yang hati-hati. Jalur yang berlumpur dan licin membuat setiap langkah menguji keseimbangan dan ketahanan. Meskipun sulit, udara pegunungan yang sejuk, kicauan burung, dan gemerisik dedaunan memberikan ketenangan di tengah perjuangan. Setelah berjam-jam mendaki, kami akhirnya mencapai puncak. Pemandangannya sungguh spektakuler—pegunungan yang bergelombang, lembah yang dalam, dan garis pantai Leyte dan Samar yang jauh. Angin bertiup kencang, dan suhu terasa jauh lebih sejuk, perubahan yang menyegarkan setelah pendakian yang melelahkan. Berdiri di puncak, memandangi bentang alam luas di bawah, saya merasakan perpaduan antara kelelahan dan kegembiraan. Mendaki Puncak Alto adalah salah satu pendakian paling menantang secara fisik yang pernah saya lakukan, tetapi juga salah satu yang paling memuaskan. Tantangannya, pemandangan yang menakjubkan, dan rasa pencapaiannya membuat setiap langkah sulit terasa berharga. Gunung ini menuntut rasa hormat, tetapi memberi penghargaan kepada mereka yang menerima tantangan dengan kenangan yang tak terlupakan.

Peternakan di Guinciaman😍 — traveler post in Leyte

Peternakan di Guinciaman😍

Musim panas ini, rasakan bagaimana rasanya tinggal di pertanian! 🌾🌱✨ Kunjungi Alqueria Farmstead kami di San Miguel, Leyte dengan kamar-kamar yang terang dan lapang, perabotan sederhana namun menawan, dan pemandangan alam yang indah. Para tamu Alqueria juga mendapatkan akses pribadi ke aliran air tawar yang tenang di hutan dan kolam renang di properti tersebut. 💦 🌺 Kamar Deluxe mulai dari PhP 3.500 (tempat tidur king size, 2 orang). 🦚 Kamar Keluarga mulai dari PhP 8.000 (3 tempat tidur queen, 7 tempat tidur single hingga 12 orang). 🍽 Semua tamu yang check-in mendapatkan sarapan gratis di Alqueria. 💻 Kamar tamu, area lounge, kafe Matchstick & Co, dan restoran Camp Pizza & Grill semuanya dilengkapi dengan internet fiber berkecepatan tinggi. DM kami untuk pertanyaan dan reservasi! ✨ #matchaticks&co #wajibkunjungi

Berperahu di danau — traveler post in Leyte

Berperahu di danau

Anda akan terpesona oleh ketenangan tempat ini, yang diselaraskan oleh kicauan burung di pepohonan dan hembusan angin sepoi-sepoi. Taman ini sangat cocok tidak hanya untuk pasangan tetapi juga sebagai area piknik untuk keluarga dan teman-teman. Anda dapat menyewa perahu kecil dan mendayung di sekitar tepi danau. Jika Anda membutuhkan jaket pelampung, jaket tersebut juga tersedia di kantor manajemen taman. Pengalaman ini luar biasa dan benar-benar menenangkan! #urbanexplorer #summervacation #summervacation#beachvacation#hikingtrails#hotelstay#urbanexplorer

BeachbabeBeachbabe

Apa kata orang tentang Leyte

Tulis Ulasan

Oslob Whale Shark Watching

Berenang bersama raksasa-raksasa jinak di Oslob sungguh pengalaman yang tak terlupakan! Melihat hiu paus dari dekat terasa surealis dan merendahkan hati. Dulu saya hanya melihatnya di film dokumenter, dan berada di sana secara langsung membuat saya semakin menghargai alam. Pastikan untuk mematuhi aturan dan hormati hewan-hewan! Petualangan sekali seumur hidup yang sepadan dengan bangun pagi!

Amanda ViernesAmanda Viernes

Archdiocesan Shrine of Santo Niño Parish Church

Gereja Stop. Niño adalah gereja sentral di area Kota atau Pusat Kota. Gereja ini didirikan pada 8 November 2013. Gereja ini dulunya merupakan bangunan yang hancur dan rusak parah di kota. Namun, sekarang, gereja ini masih menakjubkan dan ribuan orang telah berkunjung ke sini untuk beribadah.

Capt.J MataroCapt.J Mataro

Cebu Ocean Park

Tempat yang sangat bagus dengan banyak makhluk laut, restoran dengan akuariumnya juga merupakan tempat yang bagus untuk menikmati makanan dan hiburan.

DaniD9DaniD9

Lake Danao Natural Park

Kota Ormoc benar-benar merupakan permata tersembunyi di Filipina yang kaya akan keanekaragaman. Kota ini tidak memiliki hiruk pikuk seperti kota-kota besar, tetapi penuh dengan semangat dan keramahan.

ElizadepaysementElizadepaysement

Pertanyaan Umum Leyte

Mata uang apa yang digunakan di Leyte?

Mata uang standar di Leyte adalah PHP

Bagaimana cara menukar mata uang di Leyte?

Perkiraan kurs saat ini: GBP ≈85.3PHP (kurs aktual bergantung pada bank). Tips penukaran mata uang:
1. Tukarkan mata uang di bank lokal Anda sebelum keberangkatan, karena kurs biasanya lebih baik daripada di destinasi.
2. Anda juga dapat menarik uang tunai dari ATM lokal.
3. Hindari menukar mata uang di bandara atau hotel, karena tempat tersebut menawarkan kurs terburuk.

Destinasi di dekat Leyte

Bohol Island travel destination

Bohol Island

8 hrs 12 mins

Recommended trip: 3–5 day(s)

Cebu travel destination

Cebu

3 hrs 36 mins

Recommended trip: 3–5 day(s)