Panduan wisata Prefektur Aichi 2026: kota populer, tempat wisata & itinerary | Trip.com

Prefektur Aichi

Rekomendasi atraksi wisata di Prefektur Aichi

Mencari aktivitas seru di Prefektur Aichi? Kami menyediakan informasi terkini tentang segala hal, mulai dari tempat-tempat indah yang wajib dikunjungi hingga tempat bersantai ala warga lokal.

Lihat Selengkapnya

Hal Terbaik yang Dapat Dilakukan

Ramah Keluarga

Pemandangan Musim Gugur

Pemandian Air Panas

Event dan aktivitas terbaru di Prefektur Aichi

Lihat Selengkapnya

Ide rencana perjalanan di Prefektur Aichi

Lihat Selengkapnya

Nagoya 1-Day Trip: Castle Views and Family Fun

1 Days
  1. DAY01Nagoya CastleLegoland Japan Resort
Lihat Selengkapnya

Nagoya 2-Day Family Trip: Playful Days by Nagoya Bay

2 Days
  1. DAY01Legoland Japan ResortSCMaglev and Railway Park
  2. DAY02Port Of Nagoya Public AquariumAntarctic Museum and Former Research Ship Fuji
Lihat Selengkapnya

Nagoya 3-Day Trip: Castle town charm with family fun

3 Days
  1. DAY01Atsuta-jingu ShrineOsu Shotengai Shopping StreetSky PromenadeToyota Commemorative Museum of Industry and Technology
  2. DAY02Nagoya CastleHisaya Odori ParkPort Of Nagoya Public Aquarium
  3. DAY02Otafuku the Giant Beckoning Cat
  4. DAY03Legoland Japan Resort
Lihat Selengkapnya

Foto traveler dan pengalaman

Lihat Selengkapnya
Jelajahi Takayama: Wisata Terbaik, Penginapan Tak Terlupakan & Tips Perjalanan ⛩️ Cek Info + Link di Bawah! — traveler post in Prefektur Aichi

Jelajahi Takayama: Wisata Terbaik, Penginapan Tak Terlupakan & Tips Perjalanan ⛩️ Cek Info + Link di Bawah!

Selamat datang di Takayama, kota bersejarah yang menawan di Prefektur Gifu, tempat Anda bisa merasakan suasana Jepang tradisional yang masih kental. Dari rumah pedagang era Edo dan pasar pagi yang ramai hingga pemandangan pegunungan yang menakjubkan serta kuliner lokal yang lezat, Takayama sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang di luar kota-kota besarnya. 5 PENGALAMAN TAK TERLUPAKAN YANG WAJIB ANDA COBA 🏘️ 1. Jelajahi Kota Tua (Sanmachi Suji) Kembali ke masa lalu saat Anda menyusuri deretan rumah pedagang kayu yang terawat dengan indah, toko-toko tradisional, dan jalanan sempit peninggalan zaman Edo. Temukan kerajinan lokal, kafe yang nyaman, dan tempat pembuatan sake bersejarah yang memberikan atmosfer unik pada Takayama. 🌅 2. Kunjungi Pasar Pagi Miyagawa Rasakan kehidupan lokal di salah satu pasar pagi paling terkenal di Takayama, tempat berbagai kios menjual hasil bumi segar, camilan khas daerah, kerajinan tangan, dan produk lokal di sepanjang Sungai Miyagawa. 🏯 3. Temukan Takayama Jinya Kunjungi bangunan kantor pemerintahan bersejarah yang langka dan masih bertahan dari zaman Edo. Ruang-ruang tradisional, lantai tatami, dan interiornya yang terjaga menawarkan wawasan menarik tentang administrasi lokal di bawah keshogunan Tokugawa. 🚶 4. Telusuri Rute Higashiyama Walking Course Menjauhlah dari keramaian dan ikuti rute jalan kaki yang tenang melalui kawasan kuil, jalan setapak di tengah pepohonan, dan lingkungan bersejarah di sisi timur kota. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk menemukan sisi budaya Takayama yang lebih tenang. 🏮 5. Kunjungi Desa Rakyat Hida (Hida no Sato) Kenali kehidupan pedesaan tradisional di museum terbuka ini yang menampilkan rumah pertanian kayu bersejarah, atap jerami, dan bangunan yang dipindahkan dari seluruh wilayah Hida. Terletak di samping kolam yang indah, tempat ini merupakan pengenalan yang luar biasa tentang arsitektur khas daerah tersebut. 🍜 JANGAN LEWATKAN KULINER LOKALNYA! Daging Sapi Hida — Daging sapi regional ternama yang dikenal karena tekstur lemak (marbling) yang halus dan rasa yang kaya. Mitarashi Dango — Pangsit nasi bakar yang diolesi saus kecap asin manis, sering dinikmati sebagai camilan pinggir jalan. Takayama Ramen — Spesialisasi mi lokal dengan kuah berbahan dasar kecap asin, mi tipis, dan topping sederhana untuk hidangan yang lezat dan menghangatkan. Sake Lokal — Kunjungi tempat pembuatan sake tradisional untuk mempelajari tradisi pembuatan bir daerah dan mencicipi sake produksi lokal di tempat-tempat yang menyediakan sesi tasting. 🏨 Cari hotel bintang 3, 4, dan 5 di Takayama lewat Trip.com untuk menemukan penginapan impian Anda: 👉 https://www.trip.com/t/v4s4dbXJuW2 🎟️ Temukan penawaran menarik untuk tur, atraksi, dan aktivitas di Trip.com: 👉 https://www.trip.com/t/0DrrJzVJuW2 ✈️ TIPS PERJALANAN TAKAYAMA Cara ke Sana: Takayama dapat diakses dengan kereta api, termasuk rute limited express yang indah dari Nagoya. Transportasi: Pusat sejarah kota mudah dijelajahi dengan berjalan kaki, sementara bus dan taksi berguna untuk menjangkau objek wisata yang lebih jauh. Waktu Terbaik untuk Berkunjung: Musim semi menghadirkan Festival Musim Semi Takayama yang terkenal, musim gugur menawarkan pemandangan pegunungan yang berwarna-warni, dan musim dingin mengubah kota menjadi destinasi bersalju yang indah. Menjelajahi Kota: Berjalan-jalanlah di Kota Tua, jalur tepi sungai, dan situs bersejarah lainnya.

Jelajahi Distrik Perbelanjaan Osu: Surga Vintage, Anime & Kuliner Lokal Nagoya — traveler post in Prefektur Aichi

Jelajahi Distrik Perbelanjaan Osu: Surga Vintage, Anime & Kuliner Lokal Nagoya

Distrik Perbelanjaan Osu, atau yang lebih dikenal sebagai Osu Kannon, adalah arkade belanja beratap legendaris di Nagoya. Tempat ini menawarkan perpaduan dinamis antara budaya pasar tradisional Jepang, subkultur pop, dan kuliner lokal yang menggugah selera. Terletak tepat di pusat kota Nagoya, kawasan belanja yang luas ini bersebelahan dengan Kuil Osu Kannon dan menjadi salah satu destinasi favorit warga lokal maupun turis, sangat cocok untuk masuk dalam rencana perjalanan Anda di wilayah Chubu. Jaringan lorong belanjanya terdiri dari beberapa shotengai (arkade belanja) yang saling terhubung, menampung lebih dari 1.200 toko unik. Berbeda dengan mal mewah, Osu menawarkan keberagaman gaya toko yang luar biasa. Anda bisa menemukan pakaian vintage, merchandise anime dan manga, kostum cosplay, toko piringan hitam retro, fashion terjangkau, kerajinan tradisional, hingga barang elektronik bekas, semuanya dalam satu area yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki. Tempat ini terkenal di seantero Jepang sebagai surga bagi para pecinta subkultur, sering kali dibanding-bandingkan dengan Akihabara di Tokyo, namun dengan suasana yang lebih santai dan tidak terlalu padat. Kuliner juga menjadi daya tarik utama di sini, menyajikan cita rasa khas Nagoya yang ikonik. Pengunjung bisa mencicipi sayap ayam tebasaki yang renyah, miso katsu yang gurih, hitsumabushi (nasi belut) dengan saus kental, ogura toast, hingga beragam jajanan kaki lima murah meriah dari kedai-kedai kecil legendaris yang sudah dikelola turun-temurun. Osu memadukan budaya pop modern dan tradisi kuno dengan sangat harmonis. Di ujung utara jalan belanja, terdapat Kuil Osu Kannon, sebuah kuil Buddha bersejarah yang telah berdiri selama berabad-abad. Anda bisa memulai petualangan dengan berkunjung ke kuil sebelum masuk lebih dalam ke labirin jalanan Osu. Lokasinya pun sangat strategis, mudah diakses dengan kereta bawah tanah hanya beberapa menit dari Stasiun Nagoya. Entah Anda sedang berburu barang vintage, koleksi anime, atau ingin mencicipi kuliner otentik Nagoya, Distrik Perbelanjaan Osu menjanjikan pengalaman yang seru dan berkesan. Inilah tempat terbaik untuk merasakan budaya jalanan dan denyut nadi kehidupan warga lokal Nagoya yang jauh dari kesan tempat wisata biasa.

Musim gugur di Jepang telah tiba kembali! — traveler post in Prefektur Aichi

Musim gugur di Jepang telah tiba kembali!

Tahun lalu, aku dan saudara-saudaraku menghabiskan seminggu di pusat kota Nagoya menikmati warna-warna musim gugur. Sangat santai dan menyenangkan, semuanya! 🥹 · Berbeda dengan suasana modern Tokyo dan Osaka, tempat ini lebih condong ke kota pedesaan dan pemandangan alam. Tidak ada rombongan tur yang ramai, hanya ketenangan dan waktu luang. 🤫 Jalan-jalannya dipenuhi dengan jalan-jalan kuno yang berasal dari periode Edo, memiliki nuansa kuno dan elegan yang bahkan lebih besar daripada Kyoto. Dan yang terpenting! Banyak makanan lezat! Dan harganya murah! 💰 Aku masih mengingatnya dengan senang hati; rasanya luar biasa! 😭 · 🗺️Rencana perjalanan saya: Tokyo → Kanazawa (2 hari) → Shirakawa-go (1 hari) → Takayama (2 hari) → Nara-i-juku (1 hari) → Tsumago-juku & Magome-juku (1 hari) → Nagoya 🍁【Kanazawa】 Satu-satunya kota di Asia Timur yang masuk dalam daftar National Geographic tahun 2025 🏆 📷Taman Kenrokuen: Salah satu dari tiga taman paling terkenal di Jepang, desain taman dengan pohon pinus yang tertutup salju benar-benar menakjubkan! Musim gugur juga menampilkan iluminasi malam hari yang terbatas ✨ 📷Jalan Higashi Chaya: Jalan bersejarah yang penuh dengan toko-toko menawan, sempurna untuk berbelanja dan mencoba es krim daun emas yang terkenal 🍦 📷Kuil Oyama & Taman Kastil Kanazawa: Hindari keramaian dan abadikan foto dedaunan musim gugur yang menakjubkan 📸 📷Pasar Omi-cho: Tuna, landak laut... makan sepuasnya sashimi makanan laut dengan harga sekitar 100 yen per orang 🦐 🍁【Desa Shirakawa-go Gassho-zukuri】 Ziarah ke lokasi syuting "Higurashi When They Cry" Sebuah desa yang tenang yang mengingatkan pada Hemu, dengan pemandangan musim gugur yang menakjubkan dan pegunungan yang tertutup salju 🏔️ 🍁【 [Takayama] Terkenal dengan daging sapi Hida-nya, sebanding dengan daging sapi Kobe, tetapi dengan harga setengah dari Tokyo dan Osaka! 🤩 📷Pasar Pagi Miyagawa: Pagi yang santai, menyaingi Sungai Kamo. 📷Kuil Hie: Lokasi syuting adegan Mitsuha di "Your Name" ✨ 📷Kota Tua Takayama: Toko-toko kayu tua, banyak gudang sake tradisional di sepanjang jalan. 📷Kuil Hida Kokubunji: Pohon ginkgo berusia 1200 tahun, daun-daunnya yang gugur menutupi tanah. 🍁[Narai-juku] Jalan-jalan tua berbatu yang dipenuhi rumah-rumah kayu era Edo. Setelah lampu menyala saat senja, suasananya mengingatkan pada Spirited Away! 🏮 🍁【Tsumago-juku】 Sebuah pos penting di Jalan Nakasendo, mirip dengan Magome-juku. Kota era Edo yang sangat tenang. Setelah ekuinoks musim gugur, sinar matahari menerobos jendela kayu Wakimotojin-Okutani ke ruangan-ruangan di sekitar perapian, menciptakan pemandangan yang menakjubkan. 🍁【Magome-juku】 Sedikit lebih ramai daripada Tsumago-juku. Bangunan-bangunan pedesaan membentang di sepanjang jalan yang landai, dengan puncak-puncak bersalju dan pegunungan yang tertutup embun beku di kejauhan. Di bawahnya, dedaunan musim gugur beterbangan di udara; pemandangannya benar-benar menakjubkan saat matahari terbenam. 🌇 · 📝Tips: ✅Akhir November hingga awal Desember di Jepang sudah memasuki akhir musim gugur, terutama di daerah Shirakawa-go dan Takayama, di mana cuacanya bisa cukup dingin. 🥶 Dengan adanya wabah flu baru-baru ini di Jepang, untungnya saya memiliki kebiasaan memakai masker, jadi saya tidak khawatir. Sekarang, ketika bepergian, saya selalu membawa kotak P3K kecil. Selain perban dan perlengkapan pertolongan pertama lainnya, saya juga membawa beberapa asetaminofen selama musim flu. Pada dasarnya, saya minum sedikit, tidur, dan merasa segar keesokan harinya. Ini juga mengurangi risiko menulari teman perjalanan saya, membuat perjalanan saya jauh lebih aman. 💪 ✅Transportasi: Tokyo → Kanazawa: Anda bisa naik Hokuriku Shinkansen (sekitar 2,5 jam). Kami memilih bus malam, sekitar 8 jam, yang lebih lama tetapi lebih murah dan menghemat biaya akomodasi! Kanazawa → Shirakawa-go, Shirakawa-go → Takayama: Naik Bus Nohi. Disarankan untuk memesan tiket Anda terlebih dahulu di toko di luar Stasiun Kanazawa pada hari Anda tiba di Kanazawa. 📝 Manfaatkan musim gugur dengan dedaunan yang indah dan simpan rute tersembunyi ini! 🥰🍁

🏮 NARAI-JUKU — Sebuah desa tempat waktu berhenti 🍁 Mundurlah ke masa lalu, ke Jepang era Edo. — traveler post in Prefektur Aichi

🏮 NARAI-JUKU — Sebuah desa tempat waktu berhenti 🍁 Mundurlah ke masa lalu, ke Jepang era Edo.

🏮🇯🇵 NARAI-JUKU — Tempat Waktu Berhenti Sebuah desa tempat waktu berhenti… membawa hati Anda kembali ke Jepang masa lalu 🍁🤎 Pernahkah Anda ingin melangkah ke Jepang kuno seperti yang Anda lihat di film? Sebuah jalan kecil yang dipenuhi rumah-rumah kayu kuno, papan nama toko berbahasa Jepang, lampion yang tergantung di depan rumah, dan pegunungan yang mengelilingi desa dengan tenang… Tempat seperti ini masih ada di Narai-juku (奈良井宿), Kota Shiojiri, Prefektur Nagano, Jepang 🇯🇵 Sebuah desa tua di jalur bersejarah Nakasendo (中山道) yang dengan indah melestarikan arsitektur dan suasana Jepang era Edo. 🏮 MENELUSURI WAKTU — Jalan tua tempat waktu berhenti Berasal dari periode Edo (1603–1868), rute Nagasendo adalah salah satu rute terpenting yang menghubungkan Edo (Tokyo saat ini) dengan Kyoto. Narai-juku adalah tempat peristirahatan bagi para pelancong, pedagang, dan samurai yang melintasi pegunungan. Di masa lalu, desa ini berkembang pesat, sehingga mendapat julukan "Narai Seribu Rumah." Jalan bersejarah ini, yang panjangnya sekitar satu kilometer, masih menampilkan rumah-rumah kayu, toko-toko, dan bangunan-bangunan tua yang terawat dengan baik. 🤎 KEANGGUNAN KAYU — Pesona rumah-rumah kayu kuno Keindahan Narai-juku terletak pada detail-detail kecil yang mungkin terlewatkan: 🏡 Pintu geser dan pintu berjeruji tradisional Jepang 🏮 Papan nama toko dan lampion yang menambah suasana kota tua 🌿 Jalan setapak dan bangunan kayu dengan latar belakang pegunungan 📸 Kesempatan berfoto di sepanjang jalan kuno ini yang terasa seperti kembali ke ratusan tahun yang lalu. Di sini, Anda tidak perlu melakukan aktivitas yang mewah; cukup berjalan-jalan perlahan dan mengamati detail rumah-rumah sudah cukup. Itu adalah kebahagiaan tersendiri. 🎨 KERAJINAN KISO — Kerajinan yang diwariskan dari generasi ke generasi Lembah Kiso terkenal dengan kerajinan kayu dan kerajinan pernis Jepang (Kiso Lacquerware / 木曽漆器). Saat berjalan-jalan, Anda akan menemukan toko-toko yang menjual kerajinan tangan seperti: 🥢 Sumpit kayu 🍵 Cangkir dan wadah pernis 🎁 Peralatan kayu dan suvenir lokal Barang-barang ini mencerminkan kearifan para pengrajin yang diwariskan dari generasi ke generasi. 🍵 TEH, SOBA & MOMEN TENANG — Kebahagiaan di hari tanpa terburu-buru Saat Anda mulai lelah berjalan, cobalah berhenti di restoran lokal atau kedai teh kecil di kota tua. 🍜 Soba — Mie soba, hidangan terkenal dari wilayah Kiso 🍡 Gohei Mochi — Bola-bola nasi tumbuk di atas tusuk sate, dipanggang dan diolesi saus manis dan gurih 🍵 Teh Jepang — Nikmati teh hangat sambil bersantai dan mengagumi rumah-rumah kayu. Terkadang, kegembiraan bepergian hanyalah duduk untuk menikmati makanan sederhana dan memandang kehidupan di kota kecil melalui jendela kayu tua. 🍁 KEINDAHAN EMPAT MUSIM 🌸 Musim Semi — Cuaca mulai menghangat, pepohonan bertunas dan bunga-bunga bermekaran. 🌿 Musim Panas — Pegunungan hijau yang rimbun, berjalan-jalan di kota tua. 🍁 Musim Gugur — Daun-daun berubah warna menjadi keemasan, oranye, dan merah, menambah kehangatan pada rumah-rumah kayu. ❄️ Musim Dingin — Kesempatan untuk melihat salju menutupi atap dan jalan-jalan tua. Setiap musim menawarkan perasaan yang berbeda. Jika Anda menyukai suasana romantis Jepang tradisional, saya sarankan untuk mencobanya saat musim gugur 🍂 🚆 CARA KE SANA 📍 Narai-juku, Shiojiri, Nagano, Jepang Dari Tokyo 🚉 Mulai dari Stasiun Shinjuku 🚃 Naik kereta Limited Express Azusa ke Stasiun Shiojiri 🚃 Pindah ke Jalur JR Chuo dan turun di Stasiun Narai ⏰ Total waktu perjalanan sekitar 3 jam atau lebih. Tergantung jadwal kereta: Dari Nagoya: 🚃 Naik kereta Limited Express Shinano ke Kiso-Fukushima, lalu pindah ke kereta lokal ke Stasiun Narai. ⏰ Sekitar 2,5 jam. 🚶 Dari Stasiun Narai, Anda dapat berjalan kaki ke distrik bersejarah dalam beberapa menit. 💡 TIPS PERJALANAN SINGKAT — Tips sebelum perjalanan: ♡ Luangkan waktu 2-4 jam untuk berjalan-jalan, terutama jika Anda senang mengambil foto dan melihat-lihat toko. ♡ Disarankan untuk berkunjung di siang hari karena banyak toko mungkin tutup lebih awal. ♡ Kenakan sepatu berjalan yang nyaman. ♡ Periksa jadwal kereta pulang Anda karena kereta lokal mungkin tidak sering beroperasi. ♡ Beberapa rumah masih dihuni; mohon hormati privasi komunitas tersebut. 🤎 Beberapa tempat tidak membuat kita terkesan karena kemegahannya… Tetapi kita jatuh cinta pada tempat-tempat tersebut karena kesederhanaannya. Suara langkah kaki di jalan-jalan tua, aroma kayu dari rumah-rumah kuno, sinar matahari keemasan yang menembus atap, dan kisah-kisah yang masih tersimpan di setiap sudut desa. “Terkadang perjalanan terindah adalah…” “Rasanya seperti kembali ke masa lalu, ke hari ketika dunia bergerak lebih lambat.” 🏮🍁 📌 Simpan postingan ini untuk perjalanan Anda berikutnya ke Jepang. 💬 Jika Anda bisa mengunjungi desa tradisional Jepang, apakah Anda lebih suka pergi saat musim gugur dengan dedaunan yang indah 🍁 atau saat hari bersalju ❄️? #Naraijuku #NaraiJuku #Nakasendo #KisoValley #Nagano #OldJapan #JapanTravel #JapanHiddenGems #TravelJapan #NaraijukuTraditionalJapaneseVillage #NaganoTravel #EdoPeriodJapan #JapanSelfGuidedTour

Cha-aimCha-aim
Jarang banget aku pakai kata "luar biasa" buat gambarin suatu tempat!!!!. — traveler post in Prefektur Aichi

Jarang banget aku pakai kata "luar biasa" buat gambarin suatu tempat!!!!.

Aku udah nggak sabar pengen ngerasain musim gugur di Jiangnan lagi 🍂 Desember lalu, aku nemu pemandangan serba emas yang megah banget di Puyuan. Gaya arsitektur atap melengkung dan ornamen kayu di kota tua berumur ribuan tahun ini dikelilingi lautan daun ginkgo warna emas. Sinar matahari yang masuk lewat celah dahan bikin bangunan kunonya bermandikan cahaya, dan setiap jepretan foto rasanya kayak masuk ke dalam lukisan musim gugur di Jiangnan. Sampai sekarang pun kalau lihat foto-foto ini lagi, aku masih kagum sama indahnya warna kuning keemasan dari pohon-pohon itu. Ternyata musim gugur di Jiangnan bisa sehidup dan seindah ini. Rasanya pengen ke sana lagi akhir musim gugur nanti. 📍 Lokasi: Kota Kuno Puyuan, Jiaxing ⏰ Tanggal: 9 Desember 2025

_TI***kd_TI***kd
Nikmati pemandangan menakjubkan Pelabuhan Victoria ✨ Restora — traveler post in Prefektur Aichi

Nikmati pemandangan menakjubkan Pelabuhan Victoria ✨ Restoran spesialis belut Jepang yang hampir berusia 100 tahun 😍 Restoran di Tsim Sha Tsui ini menawarkan pemandangan panorama 270° Pelabuhan Victoria 🌊. Pada acara khusus, Anda dapat memesan meja untuk menyaksikan kembang api 🎇🎆. Pemandangan tepat di seberang Convention and Exhibition Centre adalah titik pandang terbaik 🥳! Saat ini mereka menawarkan seri jamur matsutake "waktu terbatas", dengan jamur matsutake alami yang baru dipetik dan dikirim melalui udara ke Hong Kong ✈️ – musim yang sempurna untuk menikmatinya! Sebagai restoran spesialis belut, mereka secara alami menggunakan arang binchotan dan memanggang belut dalam waktu singkat untuk mencegah hilangnya kesegarannya! (Pengendalian panas yang ketat) Ini menjaga kulit yang renyah, daging yang lembut dan berlemak, serta tekstur yang lumer di mulut 🤎. Peralatan makannya pun sama telitinya. Menggunakan peralatan yang telah digunakan sejak zaman Edo, mereka memiliki retensi panas yang sangat baik, memungkinkan Anda menikmati belut panggang 🐟 pada suhu yang sempurna! 🔸Jamur Matsutake (satu tabung) $488 Satu porsi hidangan belut (satu belut, jamur matsutake panggang, acar sayuran musiman, campuran acar sayuran, dan kaldu jamur matsutake) Teknik kabayaki, yang diwariskan melalui generasi keempat keluarga, menciptakan belut utuh dengan bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut. Saus yang kaya dan rasa matsutake yang lembut berpadu di mulut; dipadukan dengan semangkuk kaldu matsutake, ini adalah cita rasa musiman yang sempurna. Raja Jamur. Keindahan matsutake yang menyehatkan! Dipanggang langsung di atas arang untuk mengunci aroma jamur matsutake yang paling liar, sedikit gosong di luar dan juicy di dalam, disajikan dengan cabai ketan impor Jepang (sedikit pedas dan renyah) 🍂 Hidangan musim gugur yang sempurna. 🔸Belut Kikugawa Tiga Cara $320 【Spesialisasi Nagoya】Belut panggang (dipotong-potong) (dengan nasi) Lauk musiman. Kaldu spesial. Acar. Tiga cara untuk menikmati bahan-bahan, tiga pengalaman berbeda 👅 ▪️Hidangan pertama: Nikmati cita rasa aslinya ▪️Hidangan kedua: Tambahkan topping tiga hidangan untuk rasa yang unik ▪️Hidangan ketiga: Tambahkan kaldu dan buat ochazuke (nasi yang direndam dalam teh) . . ×××[Unagi Shidaime Kikukawa]××× © Shop 219, 2/F, K11 Musea, Pusat Kebudayaan Pelabuhan Victoria, 18 Salisbury Road, Tsim Sha Tsui . . #ShidaimeKikukawa #JapaneseLiveEel #HongKongJapaneseCuisine #MatsutakeMushroomCuisine #JapaneseCraftsman

Bahan-bahan Jepang berpadu dengan teknik kuliner kontemporer. — traveler post in Prefektur Aichi

Bahan-bahan Jepang berpadu dengan teknik kuliner kontemporer.

Bahan-bahan Jepang berpadu dengan teknik kuliner kontemporer dalam Signature 6-Course Seasonal Menu di Masa Saito InnovAtive, menghadirkan hidangan laut yang lembut, kombinasi rasa yang elegan, dan urutan hidangan yang disusun dengan apik. Pengalaman bersantap dimulai dengan Snow Crab Carpaccio, yang dipadukan dengan mentimun, pesto, sudachi, dan Kalix Löjrom untuk menciptakan keseimbangan menyegarkan antara nuansa sitrus dan gurih. Brioche musiman disajikan berikutnya sebelum masuk ke salah satu hidangan unggulan, Hokkaido Uni dengan capellini dingin, ikura, daun oba, dan shio kombu. Perpaduan bulu babi yang creamy, pasta yang lembut, serta sentuhan rasa laut membuat hidangan ini sangat istimewa. Nagoya Cochin menghadirkan dimensi rasa yang berbeda, disajikan bersama kacang ginkgo, olive fritto, dan yuzu kosho. Untuk hidangan utama, tamu dapat memilih antara Japanese Kinmedai yang disajikan dengan kerang asari dan kaldu ikan kental, atau Iberico Pork Presa dengan sayuran musiman dan fond de veau. Gelato harian dan buah-buahan musiman memberikan penutup yang ringan bagi santapan Anda. Daya tarik utama menu ini terletak pada kontras antara bahan-bahan khas Jepang dan pengaruh Eropa modern, di mana setiap hidangan memiliki karakter kuat namun tetap harmonis dalam satu rangkaian. Mana yang akan Anda pilih untuk hidangan utama: Japanese Kinmedai atau Iberico Pork Presa? . . . . . . ie ies ie

marc.ngmarc.ng
5 Kota di Jepang yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Matcha 💚 — traveler post in Prefektur Aichi

5 Kota di Jepang yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Matcha 💚

Jika kamu adalah tipe orang yang jantungnya berdegup kencang saat melihat kata "Matcha" 💚, Jepang adalah destinasi yang tidak boleh kamu lewatkan. Setiap kota di sana menawarkan pesona matcha yang berbeda, mulai dari teh hijau tradisional, aneka hidangan penutup matcha, kafe-kafe yang cantik, hingga perkebunan teh hijau di mana kamu bisa merasakan atmosfer yang sangat otentik. Hari ini, kami akan mengajakmu mengunjungi 5 kota di Jepang bagi para pecinta matcha 🍵✨ 1. 🍃 Uji – Ibu Kota Matcha Saat membicarakan matcha di Jepang, banyak orang pasti langsung teringat Uji, sebuah kota kecil dekat Kyoto yang sudah lama tersohor dengan teh hijaunya. Tempat ini sangat sempurna untuk berjalan-jalan santai menyusuri kota tua, mampir ke toko teh tradisional, dan mencicipi hidangan penutup dari Uji Matcha, mulai dari es krim dan parfait hingga teh hijau yang pekat. 📍 Jangan lewatkan: Kuil Byodo-in dan deretan toko teh di area Uji 🍵 Menu wajib coba: Uji Matcha Parfait, Matcha Soft Serve ⸻ 2. 🍵 Kyoto – Menyesap Matcha di Tengah Suasana Tradisional Jepang Kyoto bukan hanya soal kuil dan bangunan kuno; kota ini juga dipenuhi dengan kedai teh dan kafe matcha yang bisa kamu pilih. Cobalah mampir ke kedai teh di distrik Gion atau Higashiyama, lalu duduk santai sambil menyesap matcha ditemani kue tradisional Jepang. Suasananya sangat menyatu dengan rasa teh hijau yang khas. 📍 Jangan lewatkan: Gion, Higashiyama 🍵 Menu wajib coba: Matcha, Matcha Warabi Mochi, Matcha Parfait ⸻ 3. 🌿 Wazuka – Desa Teh Hijau di Pegunungan Bagi siapa pun yang ingin melihat pemandangan perkebunan teh Jepang secara utuh, wajib mencoba datang ke Wazuka di Prefektur Kyoto. Area ini memiliki lanskap perbukitan dan perkebunan teh hijau sejauh mata memandang, sangat cocok bagi mereka yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota dan melihat langsung proses budidaya teh dari dekat. Selain berfoto dengan latar perkebunan teh, kamu juga bisa mencicipi teh lokal dan berbagai produk olahan teh 🌱 📍 Jangan lewatkan: Perkebunan Teh Wazuka 🍵 Cocok untuk: Pecinta alam dan mereka yang ingin merasakan asal-usul teh ⸻ 4. 🌱 Nishio – Sentra Matcha Terkenal di Aichi Kota lain yang tidak boleh dilewatkan oleh pecinta matcha adalah Nishio di Prefektur Aichi, yang merupakan salah satu daerah penghasil matcha terkemuka di Jepang. Keunggulannya terletak pada tehnya yang memiliki rasa lembut dan aroma yang harum, cocok untuk diminum secara tradisional maupun dijadikan bahan pembuat hidangan penutup. Datanglah ke sini dan temukan berbagai menu matcha lokal, mulai dari teh hijau dan es krim hingga camilan serta oleh-oleh serba matcha 🍦 📍 Jangan lewatkan: Area produksi teh Nishio 🍵 Menu wajib coba: Nishio Matcha, Aneka Sweets Matcha ⸻ 5. 🍵 Shizuoka – Kota Teh Hijau dengan Pemandangan Gunung Fuji Shizuoka adalah salah satu wilayah produksi teh terpenting di Jepang, dengan perkebunan teh yang tersebar di seluruh area pegunungan dan pedesaan. Highlight utama saat berkunjung ke sini adalah melihat perkebunan teh hijau yang berpadu kontras dengan megahnya Gunung Fuji 🗻🌱 di hari yang cerah; sebuah pemandangan yang sangat indah. Selain menikmati pemandangan, kamu juga bisa mampir ke kafe dan toko teh untuk mencicipi teh hijau khas lokal. 📍 Jangan lewatkan: Perkebunan teh dan titik pandang ke arah Gunung Fuji 🍵 Menu wajib coba: Teh Hijau Shizuoka, Matcha Sweets ⸻ 💚 Ringkasan 5 Kota Matcha 🍵 Uji – Cocok bagi yang ingin menapaki jejak matcha paling ikonik 🏯 Kyoto – Menikmati teh dalam suasana tradisional Jepang 🌿 Wazuka – Melihat perkebunan teh yang indah dan menyatu dengan alam 🍃 Nishio – Berburu matcha berkualitas dari sentra produksinya 🗻 Shizuoka – Melihat perkebunan teh dengan latar Gunung Fuji Jika kamu adalah seorang "matcha lover" 💚🍵, cobalah masukkan kota-kota ini ke dalam rencana perjalananmu ke Jepang. Dijamin kamu akan puas jalan-jalan, foto-foto, dan makan matcha sepuas hati!

5 Rute Perjalanan Populer di Jepang — traveler post in Prefektur Aichi

5 Rute Perjalanan Populer di Jepang

Jepang punya banyak pilihan rute, tapi 5 rute ini sangat pas untuk berbagai gaya perjalanan, mulai dari kota metropolitan, budaya, alam, salju, hingga kuliner 🇯🇵✈️ 🏙️ 01. Golden Route — Tokyo → Fuji → Kyoto → Osaka Rute klasik bagi yang pertama kali liburan ke Jepang 🗼 Tokyo → Kota Besar + Belanja + Budaya 🗻 Fuji → Pemandangan Gunung Fuji + Danau 🏯 Kyoto → Kuil + Budaya Jepang 🌆 Osaka → Kuliner + Belanja + Hiburan Cocok untuk: Perjalanan Pertama • Kota • Budaya • Kuliner 🗓️ Rekomendasi: 7–10 hari ⸻ ❄️ 02. Rute Hokkaido — Sapporo → Otaru → Furano → Biei Rute untuk pencinta alam dan udara sejuk ❄️ Sapporo → Kota Utama + Kuliner ⚓ Otaru → Kota Kanal + Suasana Romantis 🌸 Furano → Ladang Bunga dan Alam 🌳 Biei → Padang Rumput Luas + Pemandangan Indah Cocok untuk: Alam • Kuliner • Musim Dingin • Fotografi 🗓️ Rekomendasi: 5–7 hari ☃️ Musim Dingin → Salju 🌸 Musim Panas → Bunga dan Alam ⸻ 🏔️ 03. Rute Japan Alps — Nagoya → Takayama → Shirakawa-go → Kanazawa Rute Pegunungan + Kota Tua + Nuansa Tradisional Jepang 🏙️ Nagoya → Titik Awal Perjalanan 🏘️ Takayama → Kota Tua + Pegunungan 🏡 Shirakawa-go → Desa Atap Jerami 🏯 Kanazawa → Taman + Kota Tua + Budaya Cocok untuk: Pegunungan • Kota Tua • Tradisional Jepang • Fotografi 🗓️ Rekomendasi: 5–7 hari ⸻ 🌊 04. Rute Kyushu — Fukuoka → Yufuin → Beppu → Aso → Kumamoto Rute untuk merasakan pengalaman lokal + Alam 🍜 Fukuoka → Kuliner + Kota ♨️ Yufuin → Kota Onsen + Pegunungan ♨️ Beppu → Pemandian Air Panas 🌋 Aso → Gunung Berapi + Padang Rumput 🏯 Kumamoto → Kastel + Sejarah Cocok untuk: Kuliner • Onsen • Alam • Slow Travel 🗓️ Rekomendasi: 6–8 hari ⸻ 🏯 05. Rute Tohoku — Sendai → Yamadera → Ginzan Onsen → Aomori Rute untuk melihat sisi lain Jepang 🌆 Sendai → Kota Utama di Tohoku ⛰️ Yamadera → Kuil Gunung + Pemandangan Alam ♨️ Ginzan Onsen → Kota Onsen dengan Suasana Retro 🍎 Aomori → Alam + Kuliner + Apel Cocok untuk: Onsen • Pegunungan • Musim Dingin • Lokal Jepang 🗓️ Rekomendasi: 6–8 hari ❄️ Musim Dingin → Pemandangan Salju dan Suasana Onsen yang Luar Biasa ⸻ 🧭 Pilih rute sesuai gaya liburanmu 🇯🇵 Pertama kali → Golden Route ❄️ Salju + Alam → Hokkaido 🏔️ Pegunungan + Kota Tua → Japan Alps ♨️ Onsen + Kuliner → Kyushu 🏯 Nuansa Lokal + Onsen → Tohoku 💡 Jika kamu punya durasi waktu yang berbeda 3–4 hari → Tokyo atau Osaka + Perjalanan Harian (Day Trip) 5–7 hari → Golden Route (pilih beberapa kota) / Hokkaido / Alps 7–10 hari → Tokyo → Fuji → Kyoto → Osaka 10–14 hari → Tambah Hiroshima / Kanazawa / Takayama atau pilih wilayah tambahan 🇯🇵 Tips: Kamu tidak perlu mengunjungi terlalu banyak wilayah dalam satu kali perjalanan karena jarak antar wilayah cukup jauh. Memilih 1 rute + 1–2 perjalanan harian (day trip) biasanya akan membuat liburan lebih santai dan memberimu lebih banyak waktu di setiap kota.

Shirakawa-go, Jepang: Desa Salju Bak Negeri Dongeng, Lengkap dengan Spot Foto dan Tips Travel — traveler post in Prefektur Aichi

Shirakawa-go, Jepang: Desa Salju Bak Negeri Dongeng, Lengkap dengan Spot Foto dan Tips Travel

❄️🇯🇵 SHIRAKAWA-GO | Desa salju yang serasa keluar dari dunia dongeng 🏡🤍 Kalau ada satu desa yang wajib kamu kunjungi buat ngerasain suasana musim dingin di Jepang, Shirakawa-go harus masuk list kamu! Desa kecil di tengah lembah ini penuh dengan rumah kuno Gassho-zukuri dengan atap jerami segitiga yang unik. Pas musim dingin tiba, salju putih bakal menutupi seluruh desa, bikin suasananya persis kayak di dunia dongeng. ❄️✨ 📸 Trip kali ini bakal ngajak kamu buat ngelihat 5 highlight yang nggak boleh dilewatkan: 🏔️ Gardu Pandang Shiroyama — Spot foto dari ketinggian di mana kamu bisa melihat seluruh desa yang tertutup salju dan deretan rumah beratap segitiga di tengah lembah. 🏡 Desa Ogimachi — Jalan-jalan santai di gang-gang kecil, liat langsung rumah Gassho-zukuri, dan rasain pesona desa warisan dunia UNESCO ini. 🌙 Winter Light-Up — Lihat cahaya keemasan dari rumah-rumah kuno yang menyala di tengah salju pada malam-alam spesial. Suasananya romantis banget. 🍲 Kuliner Lokal — Hangatkan badan dengan daging sapi Hida yang dipanggang di atas daun Hoba dengan miso, soba panas, dan makanan khas Jepang lainnya. 🚌 Cara ke Sana — Kamu bisa naik bus dari Takayama, Kanazawa, atau Nagoya. Sangat disarankan buat pesan tiket jauh-jauh hari pas musim dingin. 💡 Tips sebelum berangkat: Acara Winter Light-Up cuma diadain di hari-hari tertentu, dan beberapa spot foto butuh reservasi duluan. Jangan lupa cek tanggal acara, jadwal bus, dan kondisi cuaca sebelum berangkat ya. Buat yang lagi rencanain liburan musim dingin ke Jepang, simpan postingan ini dan yuk rasain keajaiban desa salju ini bareng-bareng! ☃️💙

Cha-aimCha-aim

Pertanyaan Umum Prefektur Aichi

Mata uang apa yang digunakan di Prefektur Aichi?

Mata uang standar di Prefektur Aichi adalah JPY

Bagaimana cara menukar mata uang di Prefektur Aichi?

Perkiraan kurs saat ini: AED ≈42.9JPY (kurs aktual bergantung pada bank). Tips penukaran mata uang:
1. Tukarkan mata uang di bank lokal Anda sebelum keberangkatan, karena kurs biasanya lebih baik daripada di destinasi.
2. Anda juga dapat menarik uang tunai dari ATM lokal.
3. Hindari menukar mata uang di bandara atau hotel, karena tempat tersebut menawarkan kurs terburuk.