berdasarkan 64,699 ulasan• Museum Van Gogh menyimpan lebih dari 200 lukisan klasik karya Van Gogh, 580 sketsa, 4 buku sketsa, dan sekitar 750 surat yang ditulis Van Gogh kepada adiknya, Theo.
• Mengulangi perjalanan sulit sang maestro seni dalam mengejar keterampilan melukis seumur hidupnya, serta semangatnya terhadap seni dan sastra
• Dua gedung, yang lama dan yang baru, masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri namun tetap menyatu dengan harmonis

△ Bangunan lama dibuka untuk umum pada tahun 1973, Museum Van Gogh dirancang oleh desainer gaya Belanda Gerrit Rietveld; bangunan baru dirancang oleh arsitek Jepang dan selesai dibangun pada tahun 1999, terutama digunakan untuk pameran temporer.

△ Ruang pameran lantai pertama bernama "Berbicara Hati ke Hati dengan Seniman Hebat Van Gogh", memandu pengunjung melalui serangkaian karya dan materi untuk mengingat kembali perjalanan sulit sang maestro dalam mengejar keterampilan melukis seumur hidupnya. Ruang pameran lantai dua menyimpan karya-karya yang dibuat Van Gogh antara tahun 1883-1889, sementara lantai tiga menampilkan surat-surat antara Van Gogh dan adiknya Theo. Di lantai empat, pengunjung dapat melihat karya-karya yang dibuat Van Gogh selama periode sadar di antara kambuhnya penyakit mentalnya pada tahun 1889-1890.
Pameran Spesial Terbatas | Van Gogh dan Keluarga Roulin - Akhirnya Bersatu Kembali
3 Oktober 2025 hingga 11 Januari 2026
Pameran ini akan menampilkan serangkaian potret luar biasa karya Vincent van Gogh yang dibuat untuk Joseph dan keluarganya. Van Gogh pernah melukis semua anggota keluarga ini beberapa kali. Potret-potret ini kemudian dijual dan tersebar ke berbagai belahan dunia. Berkat pinjaman dari berbagai museum di Belanda dan internasional, sebagian besar potret kini dapat berkumpul kembali. Pameran khusus ini menampilkan kelompok karya penting yang dibuat Van Gogh selama masa penuh gejolak di Arles, Prancis Selatan (1888-1889).

Van Gogh memiliki ambisi besar untuk lukisan potretnya sendiri. Dia sangat mengagumi lukisan potret pelukis abad ke-17 Frans Hals dan Rembrandt, menganggap para seniman ini tak tertandingi dalam menggambarkan karakter dan zaman mereka.
Selain menggambarkan karakter tokoh, Van Gogh juga ingin menampilkan era modern tempat ia berada dalam lukisannya. Ia berharap ini bisa membuktikan bahwa dirinya adalah seorang seniman avant-garde.

Ulasan pengunjung lain tentang Van Gogh Museum
Tampilkan Ulasan LainnyaTidak sempat pergi ke Diamond Experience, tetapi menghabiskan 3 jam di museum yang sangat luar biasa karena saya selalu mengagumi lukisan Van Gogh. Tidak berhasil mendapatkan tiket Van Gogh secara terpisah, jadi saya membeli paketnya saja 🥲