Akhirnya, kami tiba di salah satu hutan puncak karst terindah di Tiongkok—Xingyi Wanfenglin.
Puncak-puncak kerucut karst yang luas dan berkelanjutan menjulang satu demi satu, membentangkan lukisan lanskap pedesaan. Tidak ada keramaian atau kebisingan, hanya suasana yang menenangkan dan damai. Bus wisata di tengah perjalanan mendaki gunung menawarkan pemandangan panorama Lapangan Bagua dan Puncak Liuliu Dashun, memberikan pemandangan yang menakjubkan. Di bawahnya, desa Nahui dapat dikunjungi secara gratis; naiki skuter listrik di sepanjang jalan pedesaan, angin berdesir melalui sawah, dan kepulan asap naik dari cerobong desa—pengalaman yang damai dan indah.
Tempat ini menawarkan lebih dari sekadar pemandangan alam. Desa-desa etnis Buyi memancarkan pesona pedesaan yang kaya, dengan pasar-pasar nostalgia, kafe-kafe di sawah, dan makanan khas lokal. Sangat cocok untuk bersantai, menginap satu atau dua malam, menyaksikan matahari terbit dan kabut pagi, dan menunggu matahari terbenam di atas puncak-puncak.
💡Alasan Rekomendasi:
1. Bentuk lahan yang unik, lanskap karst kelas dunia, menggabungkan pegunungan megah dan pemandangan pedesaan yang tenang;
2. Tingkat aktivitas yang dapat disesuaikan, cocok untuk lansia dan anak-anak, tanpa pendakian yang berat;
3. Komersialisasi yang moderat, melestarikan ekologi pedesaan asli, sempurna untuk liburan yang santai;
4. Dapat dikombinasikan dengan kunjungan ke Ngarai Sungai Maling, menjadikan rute Xingyi ini sangat hemat biaya.
⚠️Peringatan: Perbedaan suhu yang besar antara siang dan malam, harap berhati-hati terhadap sengatan matahari; selama musim ramai, bus wisata mungkin memiliki antrean panjang, jadi cobalah berangkat lebih awal.