Panduan Akomodasi Takeo - Kyotoya Takeo Romance Hotel
Rekomendasi:
Kami memilih Kyotoya Romanceya di Takeo untuk menginap, terutama karena harganya yang relatif terjangkau, dengan kamar ganda termasuk sarapan dan makan malam seharga lebih dari 1.000 NTD. Mereka juga memiliki bangunan berusia seabad yang mencerminkan suasana romantis era Taisho, dan menawarkan layanan penjemputan dengan mobil antik.
Tips Perjalanan:
Pada hari menginap, kami tiba di Stasiun Takeo dan meminta agen perjalanan untuk menghubungi hotel. Tak lama kemudian, seorang sopir pendek datang dengan mobil antik seperti yang digambarkan di atas untuk menjemput kami. Meskipun perjalanan hanya memakan waktu tiga hingga lima menit, pengalamannya cukup menyenangkan.
Cara Menikmati:
Hotelnya sendiri memang cukup kuno, terutama karpetnya yang usang saat memasuki hotel. Lobi hotel dipenuhi dengan barang-barang antik dari era Taisho, seperti gramofon dan set kopi, menciptakan pengalaman yang benar-benar terinspirasi dari masa itu dan sempurna untuk fotografi artistik. Kamar-kamar hotelnya tua tetapi bersih, dan pemandian umum cukup bagus. Berendam di pemandian air panas saja sudah lebih dari cukup. Makanan disajikan di restoran. Meskipun masakannya standar Jepang, rasanya tetap enak.
Setelah menikmati pemandian air panas, saya sarankan untuk mengenakan yukata dan jaket kimono luar dari hotel, beserta sandal geta yang disediakan, untuk berjalan-jalan di Jalan Takeo Onsen. Jalan Takeo Onsen berada tepat di luar hotel, tempat Anda dapat menjelajahi toko-toko kecil yang menawan di sepanjang jalan. Lanjutkan ke pemandian umum Takeo Onsen, tempat Anda akan melihat gerbang merah yang legendaris, tempat yang tepat untuk berfoto. Banyak penduduk setempat mandi di sini, dan satu tiket masuk memungkinkan Anda berendam di beberapa pemandian, meskipun dua biasanya sudah cukup.