Gua Ellora, Situs Warisan Dunia UNESCO di dekat Aurangabad, Maharashtra, secara luas dianggap sebagai salah satu monumen paling menakjubkan di India, dan pengunjung secara konsisten menggunakan kata-kata seperti menakjubkan, mengagumkan, dan tak terlupakan untuk menggambarkannya. Kompleks ini memiliki 34 gua yang diukir langsung ke tebing basal, dibagi menjadi bagian Buddha (1 hingga 12), Hindu (13 hingga 29), dan Jain (30 hingga 34), yang dibangun berdampingan selama berabad-abad oleh berbagai kepercayaan yang bekerja dalam harmoni yang luar biasa. Daya tarik utamanya adalah Gua 16, Kuil Kailasa, sebuah struktur bertingkat besar yang diukir dari satu bukit batu monolitik, yang dianggap sebagai salah satu prestasi terbesar arsitektur pahatan batu kuno di dunia. Di luar Kailasa, Gua 10 (Vishvakarma, dengan akustik yang bergema secara alami) dan Gua Jain 32 yang lebih tenang dan diukir dengan rumit sering disebut sebagai tempat yang wajib dikunjungi.
Secara praktis, rencanakan waktu minimal 2 hingga 4 jam, lebih lama jika Anda ingin menghargai detailnya daripada terburu-buru. Gua-gua tersebut tutup pada hari Selasa, buka cukup pagi (sekitar subuh atau tak lama setelahnya), dan menjadi panas serta ramai menjelang tengah pagi, jadi sangat disarankan untuk memulai lebih awal. Fotografi diperbolehkan di seluruh area, tidak seperti di Gua Ajanta yang berdekatan. Fasilitasnya cukup baik: tempat pengambilan air minum dan toilet di dekat Gua 16, museum ASI, dan restoran MTDC di dekat pintu masuk, meskipun makanan tidak diperbolehkan di dalam gua itu sendiri. Becak listrik atau kereta golf membantu menjelajahi area yang luas, terutama untuk mencapai gua-gua Jain. Menyewa pemandu yang disetujui ASI sangat disarankan, karena gua-gua tersebut kurang memiliki papan petunjuk di lokasi dan konteks sejarah serta keagamaan benar-benar meningkatkan pengalaman, meskipun biaya pemandu agak tinggi.