Layak dikunjungi. Namun, sangat melelahkan bagi kaki. "Satu orang dapat menahan sepuluh ribu," tidak heran jika tempat ini mampu menahan rakyat jelata di masa lalu. Jalan setapak batu kuno ini terletak jauh di dalam hutan bambu dan pegunungan, dengan empat jalur pendakian yang menjulang satu demi satu. Menyentuh dinding batu yang berbintik-bintik, frasa "Kunci Tiongkok Tenggara, Tenggorokan Fujian" bukan hanya slogan, tetapi benar-benar memiliki makna. Angin pegunungan, rumpun bambu, prasasti, dan menara gerbang membuat perjalanan menjadi nyaman. Tetapi jangan berharap tempat ini menjadi tempat wisata yang trendi—tangga batunya curam, licin setelah hujan, dan pendakiannya melelahkan. Bagi yang membawa anak-anak atau orang lanjut usia, sebaiknya berbalik di jalur pendakian pertama atau kedua. Singkatnya: ini bukan objek wisata yang sangat indah, tetapi jenis tempat yang semakin menawan semakin Anda menjelajahinya. Kenakan sepatu anti selip, luangkan waktu setengah hari, dan nikmati perjalanan Anda.