Kawasan Pemandangan Yuantuojiao terletak di sudut tenggara Kota Yinyang, Kota Qidong, Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, menandai titik paling timur Provinsi Jiangsu.
• Letak Geografis: Di sini, matahari terbit dapat dilihat pada pukul 05.00 (Yin Shi), sekitar satu jam lebih awal daripada di tempat lain, sehingga dinamakan "Yinyang" (berarti "Yinyang"). Berdiri di Yuantuojiao, kita dapat melihat Sungai Yangtze yang mengalir deras ke laut, dan Laut Cina Timur serta Laut Kuning juga bertemu di sini, menciptakan pertemuan tiga perairan yang spektakuler.
• Perkembangan Sejarah: Kawasan pemandangan ini awalnya didirikan pada tahun 1998. Pada bulan November 2013, Pemerintah Kota Nantong menyetujui pembentukan Resor Wisata Kota Qidong Yuantuojiao, dengan luas rencana 33 kilometer persegi.
• Daya Tarik Utama: Monumen Muara Sungai Yangtze, dibangun pada tahun 1998, berbentuk seperti kapal, melambangkan perjalanan Sungai Yangtze dari hulunya hingga ke laut. Terdapat juga patung batu Yu Agung terbesar di Tiongkok, setinggi 19,99 meter, yang terletak di bagian tengah kawasan wisata ini. Menara Yinyang terletak di luar tanggul di sudut timur laut kawasan wisata ini, menawarkan pemandangan matahari terbit yang menakjubkan di atas laut dan matahari terbenam di atas Sungai Yangtze.
• Aktivitas Wisata: Ini adalah tempat melihat matahari terbit yang terkenal di wilayah Delta Sungai Yangtze. Sebuah platform kaca panorama 360 derajat yang baru dibangun memungkinkan pengunjung untuk menikmati pemandangan pertemuan sungai dan laut yang menakjubkan tanpa halangan. Selain itu, kawasan wisata ini memiliki pantai keemasan sepanjang 3 kilometer, dengan berbagai aktivitas baru seperti voli pantai dan selancar layang. Pesta api unggun juga diadakan di malam hari.
• Lingkungan Ekologis: Kawasan wisata ini mencakup taman lahan basah seluas 2.000 hektar dengan jalan setapak kayu sepanjang 5 kilometer, tempat pengunjung dapat mengamati kawanan burung kuntul dan bangau yang mencari makan di dataran lumpur. Kawasan wisata ini juga telah membangun stasiun pemantauan burung, yang telah mencatat 186 spesies burung, termasuk 28 spesies yang dilindungi secara nasional.