Air Mancur Praetoria, yang dibangun pada tahun 1554, merupakan landmark klasik di Palermo. Alun-alun di depan air mancur ini sungguh megah. Di sekeliling patung utama terdapat sekitar tiga puluh patung telanjang, banyak di antaranya menggambarkan dewa-dewi Olimpia. Patung-patung tersebut tampak sangat hidup dan hidup, serta pengerjaannya yang luar biasa memukau. Perancangnya, yang berasal dari Tuscany di Italia tengah, menggunakan gaya avant-garde. Namun, patung-patung telanjang ini tidak dapat diterima oleh umat paroki konservatif yang beribadah di gereja terdekat, yang menganggapnya tidak bermoral dan menjuluki air mancur tersebut sebagai Air Mancur Malu. Air mancur ini dibangun pada tahun 1554. Air Mancur Pretoria adalah landmark klasik di Palermo. Alun-alun di depan air mancur ini sungguh megah. Di sekeliling patung utama terdapat sekitar tiga puluh patung telanjang, sebagian besar menggambarkan dewa-dewi Olimpia. Patung-patung tersebut tampak sangat hidup dan hidup, serta pengerjaannya yang luar biasa memukau. Perancang aslinya, yang berasal dari Tuscany di Italia tengah, memiliki gaya artistik avant-garde. Namun, patung-patung telanjang ini tidak dapat diterima oleh umat paroki konservatif yang beribadah di gereja terdekat, yang menganggapnya tidak bermoral. Mereka menjuluki air mancur itu Air Mancur Malu. Hingga kini, julukan ini bahkan lebih dikenal daripada nama aslinya. Sungguh menarik!