Berjalan-jalan di Giethoorn terasa seperti melangkah ke dalam negeri dongeng. Kanal-kanal yang berkelok memantulkan pondok-pondok beratap alang-alang, dan jembatan kayu menghubungkan setiap rumah. Saya menyewa perahu listrik dan perlahan-lahan menyusuri perairan yang tenang. Bunga hortensia bermekaran dengan indah di sepanjang tepi sungai, dan sesekali angsa berenang anggun melewati perahu. Momen paling tak terlupakan adalah saat terbangun di wisma saya, membuka jendela untuk menikmati pemandangan sungai dan aroma roti yang tercium di antara kabut pagi. Ritme kehidupan yang lambat di sini begitu menenangkan sehingga bahkan suara sepeda yang meluncur di atas trotoar bata pun terdengar merdu.