Mulailah tur Anda dengan keberangkatan pagi dari Sorrento, menghindari keramaian untuk merasakan Pompeii dalam keadaan paling damai—dan paling dahsyat. Dengan akses prioritas dan pemandu lokal yang bersemangat, Anda akan menikmati tur jalan kaki selama 2,5 jam yang mendalam melalui salah satu situs arkeologi paling legendaris di dunia. Perjalanan Anda dimulai di Porta Marina, salah satu gerbang asli kota. Tak lama kemudian, Anda akan sampai di Forum Sipil—pusat politik, keagamaan, dan komersial Pompeii yang ramai—dikelilingi oleh kuil-kuil megah dan bangunan-bangunan publik. Di antaranya berdiri Basilika, yang dulunya digunakan untuk urusan hukum dan transaksi bisnis. Semua itu terbentang di bawah siluet Gunung Vesuvius yang menjulang—kekuatan sunyi di balik akhir Pompeii yang tiba-tiba dan tragis. Selanjutnya, berjalanlah menyusuri Via dell'Abbondanza, jalan utama yang dipenuhi toko-toko, rumah-rumah, dan alur kereta kuda yang terukir dalam di batu, dan sampailah ke Distrik Teater, pusat budaya tempat seni, hiburan, dan kehidupan sosial menyatu. Di sini Anda akan mengagumi Teater Besar, tempat terbuka di mana dulunya banyak orang berkumpul untuk menonton komedi, drama, dan pertunjukan musik. Di dekatnya, jelajahi kompleks pemandian yang terawat indah, yang menawarkan sekilas pandangan intim tentang relaksasi dan ritual sehari-hari — sepotong budaya kesehatan Romawi yang masih utuh. Salah satu pemberhentian paling menarik dalam tur ini menanti Anda di Lupanare, rumah bordil kuno kota ini, yang dihiasi dengan lukisan dinding yang hidup dan ruangan batu yang kompak. Saat Anda menjelajahi lebih jauh, pemandu Anda akan membawa Anda ke Thermopolium — toko makanan jalanan kuno — dan Pistrinum, atau toko roti, di mana Anda akan melihat batu penggiling, oven, dan meja yang dulunya digunakan untuk menyajikan makanan panas kepada penduduk setempat yang sedang bepergian. Kemudian masuklah ke dalam Rumah Faun yang elegan, sebuah vila Romawi megah yang terkenal dengan mosaiknya, termasuk Mosaik Alexander yang menakjubkan — sebuah mahakarya seni dan penceritaan kuno. Rumah ini adalah jendela yang jelas ke dalam kekayaan, keanggunan, dan gaya hidup elit Romawi. Terakhir, kembalilah ke Macellum, pasar makanan Pompeii yang ramai, yang dulunya dipenuhi dengan suara, aroma, dan pemandangan perdagangan sehari-hari. Dan untuk momen yang benar-benar tak terlupakan: saksikan cetakan plester para korban Pompeii — pria, wanita, dan anak-anak yang membeku dalam saat-saat terakhir mereka. Lebih dari sekadar artefak, mereka adalah pengingat yang kuat dan manusiawi tentang kehidupan yang terhenti. Bersiaplah untuk berjalan menelusuri sejarah — dan rasakan setiap langkahnya.