Lepaskan diri dari kota selama beberapa jam dan jelajahi desa nelayan Howth yang indah dan penuh kehidupan, hanya berjarak 30 menit. Pelajari asal-usul Viking dan masa lalu yang penuh warna. Sarat dengan sejarah, Howth telah memesona pengunjung selama berabad-abad dan menjadi rumah bagi banyak penulis, seniman, dan bintang rock terkenal.
Dipandu oleh pemandu wisata lokal, tur ini dimulai di Stasiun Kereta Api Howth dan akan membawa pengunjung melalui desa Howth menuju reruntuhan St Mary's Abbey & Graveyard, Menara Martello, serta Howth East Pier & Mercusuar Pelabuhan. Melanjutkan kembali ke arah marina, kita dapat mengamati Kapal Pesiar & Klub Kapal Pesiar saat menuju ke West Pier. Area ini merupakan rumah bagi deretan restoran dan bar bergaya yang menyajikan berbagai hidangan, terutama makanan laut lokal yang terkenal. Dengan suasana santai dan bangunan batu yang menawan, tempat ini menarik baik penduduk lokal maupun pengunjung. Kita dapat melihat Rumah Kepala Pelabuhan, beberapa penjual ikan, kapal pukat, dan nelayan. Anjing laut lokal sangat ramah dan sering mendekati dinding pelabuhan untuk mencari ikan dari para nelayan. Jika beruntung, mereka mungkin bisa dilihat selama kunjungan Anda. Tur berakhir di ujung West Pier.
Setelah tur, Anda bisa berjalan-jalan dengan santai sambil mengamati kapal pukat dan kapal pesiar, serta menikmati suasana ramai yang menjadi bagian dari pengalaman di Howth.
Ada banyak hal yang bisa dilihat dan dilakukan di Howth, tetapi tempat ini juga merupakan lokasi yang ideal bagi mereka yang ingin bersantai. Pada hari yang cerah, penduduk lokal dan pengunjung dapat terlihat duduk-duduk di dermaga atau rumput sambil mengobrol, menikmati ikan & kentang goreng lokal yang terkenal, atau sekadar makan es krim.
Perlu diperhatikan bagi yang lelah atau terbatas waktunya. Meskipun tur dapat memakan waktu sekitar 2 jam, semua berlangsung di area melingkar yang relatif kecil. Kami tidak pernah lebih dari 10/15 menit dari titik awal.
