Perjalanan kami dimulai di Stasiun Kyoto pada pukul 9:30 pagi, di mana kami menuju ke utara menuju pegunungan berhutan di pinggiran kota. Dengan menggunakan transportasi umum dan berjalan kaki, kami melewati kawasan permukiman yang tenang menuju pedesaan indah di utara Kyoto—sebuah daerah yang dikenal dengan suasana damai dan keindahan alamnya.
Destinasi pertama kami adalah Kurama, sebuah desa pegunungan yang sarat dengan legenda dan energi spiritual. Kami mengunjungi Kurama-dera, sebuah kuil bersejarah yang terletak tinggi di lereng Gunung Kurama. Kuil ini menawarkan pemandangan yang luas, patung penjaga kuno, dan situs suci di mana para peziarah telah meninggalkan helai rambut sebagai persembahan selama berabad-abad. Gunung ini juga erat kaitannya dengan praktik penyembuhan Reiki dan dikatakan sebagai tempat dengan energi spiritual yang kuat.
Dari sana, kami memulai pendakian gunung yang indah melewati hutan cedar yang menjulang tinggi dan kuil-kuil tersembunyi. Jalurnya cukup terjal di beberapa bagian, dengan tangga curam dan jalan yang tidak rata, tetapi pemandu Anda akan memimpin dengan langkah yang nyaman sambil berbagi cerita menarik dan legenda lokal yang terkait dengan lanskap mistis ini.
Kami turun ke desa tenang Kibune, rumah bagi Kuil Kifune—sebuah tempat suci yang dihormati yang dipersembahkan untuk dewi air. Terkenal dengan tangga ikonik yang dipenuhi lentera merah dan suasana yang damai, kuil ini menawarkan pengalaman yang sangat fotogenik dan menenangkan. Di sini, Anda akan memiliki kesempatan untuk mengambil omikuji khusus (kertas ramalan) yang akan mengungkapkan nasib Anda ketika dicelupkan ke dalam air suci mata air kuil.
Setelah kunjungan kami, kami kembali ke Kyoto menggunakan kereta api lokal, mengakhiri hari yang penuh dengan alam, cerita rakyat, dan penemuan. Tur ini melibatkan banyak jalan kaki dan penggunaan transportasi umum—sempurna untuk traveler yang ingin menjelajahi sisi Kyoto yang lebih tenang dan kurang dikenal dengan berjalan kaki seperti penduduk lokal.
