Tur Privat Sejarah & Warisan Dhaka Lama Setengah Hari
Tur Privat Sejarah & Warisan Dhaka Lama Setengah Hari
Tur Privat Sejarah & Warisan Dhaka Lama Setengah Hari
Tur Privat Sejarah & Warisan Dhaka Lama Setengah Hari
Tur Privat Sejarah & Warisan Dhaka Lama Setengah Hari
Lihat semua foto (17)

Tur Privat Sejarah & Warisan Dhaka Lama Setengah Hari

Dipesan 2 kali
E-voucher
Bahasa layanan: Bahasa Inggris(pilih bahasa pilihan Anda di opsi paket)
Pesan untuk hari ini
Konfirmasi pemesanan
Pembatalan gratis sebelum 00.00, 1 hari sebelum tanggal penggunaan
Mulai dari
RUB 5.359,87
Rencana Perjalanan

Rencana perjalanan 1 Rencana perjalanan

Hari 1

Tersedia penjemputan: Titik penjemputan: . Di luar area yang ditentukan: Layanan transfer tidak tersedia di luar area penjemputan/pengantaran yang ditentukan, Kami akan menghubungi Anda begitu pemesanan Anda dikonfirmasi. Kami akan mengumpulkan informasi tambahan jika terkait dengan penjemputan.
Atraksi Wisata: Gedung Curzon (Masuk gratis) Curzon Hall adalah landmark batu bata yang mencolok dari awal abad ke-20 yang terletak di Shahbagh, dalam kampus Universitas Dhaka. Awalnya dibangun sebagai balai kota, batu pertamanya diletakkan oleh Lord Curzon pada tahun 1904 dan bangunan ini selesai pada tahun 1908. Sejak 1921, gedung ini menjadi tempat Fakultas Ilmu Pengetahuan. Arsitektur Indo-Saracenic-nya menampilkan perpaduan elegan antara gaya Mughal dan Eropa—dengan kubah, lengkungan tapal kuda dan runcing, menara hias, atap yang menjorok, dan beranda yang menawan. Selain perannya dalam akademik, Curzon Hall memainkan peran penting dalam sejarah Bangladesh: gedung ini menjadi pusat protes selama Gerakan Bahasa Bengali (1948–56), di mana para mahasiswa menentang upaya menjadikan Urdu sebagai satu-satunya bahasa resmi negara. Dikelilingi oleh hamparan rumput hijau, kebun botani, lapangan bermain, dan kolam bersejarah, Curzon Hall menawarkan lingkungan yang tenang dan indah di tengah kampus yang ramai. 30m
Atraksi Wisata: Shahid Minar (Masuk gratis) Shaheed Minar (Monumen Para Syuhada) di Dhaka adalah simbol nasional yang kuat untuk menghormati mereka yang gugur selama Gerakan Bahasa Bengali pada Februari 1952. Pada hari-hari itu, mahasiswa dan aktivis dari Universitas Dhaka dan Dhaka Medical College ditembak saat mereka dengan damai menuntut pengakuan bahasa Bengali sebagai bahasa resmi negara. Monumen saat ini, dengan tinggi sekitar 14 meter, menampilkan pilar-pilar marmer yang menjulang disusun dalam setengah lingkaran—melambangkan seorang ibu yang berduka dengan anak-anaknya yang gugur—dengan cakram matahari merah yang mencolok di belakangnya. Tangga dan pagar putih memberikannya penampilan yang khidmat, hampir seperti ilahi, sementara baris-baris puisi yang terukir dengan huruf besi menghiasi pagarnya. Di dalamnya, lantai marmer dan panel mural besar di basement menceritakan sejarah gerakan tersebut. 30m
Atraksi Wisata: Benteng Lalbag (Dengan biaya sendiri) Benteng Lalbagh adalah kompleks benteng Mughal abad ke-17 yang belum selesai dan terletak di tepi Sungai Buriganga di bagian barat daya Dhaka, Bangladesh. Pembangunannya dimulai pada tahun 1678 M oleh Subahdar Mughal Muhammad Azam Shah, yang merupakan putra Kaisar Aurangzeb dan kemudian menjadi kaisar sendiri. Wikipedia * Harap Diperhatikan: Tutup pada hari Minggu 1j
Atraksi Wisata: Dhakeshwari National Temple (Masuk gratis) Kuil Nasional Dhakeshwari adalah sebuah kuil Hindu di Dhaka, Bangladesh. Kuil ini dimiliki oleh negara, menjadikannya sebagai 'Kuil Nasional' Bangladesh. Nama "Dhakeshwari" berarti "Dewi Dhaka". Wikipedia 30m
Atraksi Wisata: Star Mosque (Tara Masjid) (Masuk gratis) Masjid Bintang, adalah sebuah masjid yang terletak di kawasan Armanitola, Dhaka, Bangladesh. Masjid ini memiliki desain yang indah dan dihiasi dengan motif bintang biru. Dibangun pada paruh pertama abad ke-19 oleh Mirza Golam Pir. Wikipedia 30m
Atraksi Wisata: Armenian Church Dhaka (Masuk gratis) Gereja Armenia, juga dikenal sebagai Gereja Apostolik Armenia Kebangkitan Kudus, adalah monumen arsitektur yang memiliki nilai sejarah penting yang terletak di kawasan Armanitola di Dhaka lama, Bangladesh. Wikipedia 30m
Atraksi Wisata: Ahsan Manzil Museum (Dengan biaya sendiri) Ahsan Manzil adalah bekas istana resmi dan kediaman resmi Nawab Dhaka. Bangunan ini terletak di Kumartoli di sepanjang tepi Sungai Buriganga di Dhaka, Bangladesh. Pembangunan dimulai pada tahun 1859 dan selesai pada tahun 1872. Bangunan ini dibangun dengan arsitektur Kebangkitan Indo-Saracenic. Wikipedia * Harap Diperhatikan: Tutup pada hari Kamis. 1j
Atraksi Wisata: Sadarghat (Masuk gratis) Sebuah area yang hidup dengan jalan-jalan sempit dipadati becak, Sadarghat dikenal dengan pelabuhan sungainya yang ramai dan perjalanan perahu di sepanjang Buriganga. Buku pelajaran dan buku diskon, plus alat tulis, dijual di Pasar Buku Banglabazar, sementara Jalan Shankhari Bazar dipenuhi dengan kuil Hindu dan toko-toko yang menjual kerajinan cangkang kerang, rempah-rempah, dan tekstil. Restoran santai menyajikan hidangan daging kambing dan harga tradisional lainnya. ― Google 30m


*Waktu dalam rencana perjalanan menggunakan zona waktu lokasi yang dikunjungi dan dapat berubah sewaktu-waktu akibat kondisi cuaca, kondisi jalan, dan faktor lainnya. Terima kasih atas pengertian Anda.