
▲ Puncak tunggal bagaikan pedang, menembus langit, dikelilingi kabut, seolah mendengar gema zaman.


▲ Gunung Jian yang sunyi, seolah bercerita tentang legenda es dan api, tulang-tulang batu yang kasar, mengukir ketajaman sejarah.


▲ Pemandangan pegunungan seperti tinta, tebing curam seperti pisau, setiap langkah menawarkan pemandangan yang merupakan bayangan zaman dahulu dan kekayaan sejarah.

▲ Batu-batu itu seperti teka-teki, penuh noda seperti gulungan kitab suci, setiap potongan perunggu terukir dengan doa-doa waktu.








