
▲ Kuil Shirahige dibangun sekitar 1900 tahun yang lalu dan merupakan kuil kuno di Omi, yang telah terpilih sebagai salah satu elemen cerita Warisan Jepang. Pemandangannya sangat memukau, dengan latar belakang Pulau Okinoshima yang muncul dari garis pantai, dan perahu nelayan yang melintas di antara torii di danau, menciptakan pemandangan yang sangat indah.


▲ ▼Omihachiman - Hachimanbori: Rasakan Arsitektur Tradisional Jepang di Sepanjang Sungai Parit, Perjalanan Kanal yang Elegan dan Bersejarah (Sekitar 2 jam, termasuk waktu makan siang sendiri, waktu bebas tersedia)

▲ Torii air Kuil Shirahige berdiri dengan tenang di Danau Biwa, tak tergoyahkan oleh perubahan. Dari pagi hingga petang, langit biru yang jernih, perubahan cuaca, dan pergerakan bintang menciptakan pemandangan yang selalu berbeda, membuatnya menjadi favorit para pecinta fotografi.

▲ ▼Bamboo Hutan Lama - Pantulan Cermin Serupa dengan Kuil Rurikoin (sekitar 60 menit) Nikmati pemandangan taman nasional yang ditetapkan sebagai tempat bersejarah dengan pemandangan berbeda setiap musim, dulunya merupakan tempat pertapaan biksu tinggi di Gunung Hiei. Direkomendasikan oleh fotografer Jepang, tata letak loteng di dalam kompleks sama dengan Kuil Rurikoin, memungkinkan Anda mengambil foto pantulan cermin yang serupa. Kelebihannya adalah tidak ada gangguan pengunjung dan tidak ada batasan waktu, sehingga Anda bisa dengan santai mencari sudut yang sempurna. Tiket masuk ditanggung sendiri: 330 yen; Menikmati matcha + wagashi di dalam taman: 400 yen

▲ ▼Museum Seni Miho - Surga Tersembunyi I.M. Pei (sekitar 2 jam, termasuk waktu makan siang sendiri, bisa waktu bebas) ※Tanggal buka konfirmasi di situs resmi http://www.miho.or.jp/calendar/ Tiket masuk pameran tetap: 1.100 yen; tiket masuk pameran khusus 1.300 yen




