
▲ [Pelabuhan Moji] Kawasan Nostalgia Pelabuhan Moji ditetapkan sebagai pelabuhan khusus nasional pada tahun 1889 dan memiliki banyak bangunan bersejarah. Sebagai basis perdagangan internasional dengan Tiongkok dan negara lain yang berkembang pada abad ke-19, Pelabuhan Moji masih mempertahankan banyak bangunan bersejarah bergaya Barat yang menceritakan kemakmurannya di masa lalu.

▲ [Museum Kereta Api Kyushu] Taman bertema kereta api ini dibangun dengan memulihkan gedung bekas kantor pusat Kyushu Railway. Selain dapat melihat kereta penumpang yang aktif di era Meiji dan berbagai model kereta api, tempat ini juga memamerkan tiket kereta, lambang kereta, dan berbagai perlengkapan terkait kereta api, serta menampilkan koleksi bahan fisik yang berharga.


▲ ※Bus besar tidak akan menuju ke Shimonoseki. Jika Anda ingin mengunjungi tempat wisata seperti Pasar Karato, harap naik kapal feri sendiri. Tiket kapal dikenakan biaya tambahan, sekali jalan 400 yen/orang※ [Pasar Karato] Pasar Karato terletak di kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi. Dari area retro Mojiko, Anda bisa mencapainya dengan naik feri selama 10 menit. Setiap akhir pekan (Jumat, Sabtu, Minggu) dan hari libur, lantai 1 Pasar Karato akan berubah menjadi jalan makanan laut "Makanan Segar Jalan Makanan Laut Shimonoseki". Pedagang di Pasar Karato menyajikan hidangan seperti sushi, sup miso, dan gorengan yang dibuat dengan bahan-bahan sangat segar. Anda juga bisa mencoba sashimi fugu dengan harga yang sangat terjangkau. Aktivitas dengan biaya tambahan feri: 400 yen/orang/sekali jalan

▲ [Kastil Kokura] Menara utama Kastil Kokura memiliki desain eksterior bergaya Tang yang sederhana namun megah.

▲ [Kuil Miyajidake] Kuil Miyajidake terletak di Kota Fukutsu, antara Kota Fukuoka dan Kota Kitakyushu, dan merupakan kuil utama dari semua Kuil Miyajidake di seluruh Jepang. Dibangun sekitar 1700 tahun yang lalu, kuil ini memuja dewa utama "Permaisuri Jingū". Menurut catatan Kojiki dan Nihon Shoki, Permaisuri Jingū akan berdoa di puncak gunung ini untuk keberuntungan sebelum berperang, sehingga kemudian dikenal sebagai "Dewa Keberuntungan untuk Kemenangan dalam Segala Hal" yang telah lama dipuja oleh masyarakat.

