
▲ Rencana perjalanan reguler Quanzhou dengan referensi tempat wisata + 2 paket bonus: 1. Desa Wulin 2. Kuil Luojia 3. Pantai Emas 4. Kota Kuno Yongning 5. Xiaoweihai Bonus: Jembatan Luoyang + Desa Xunpu

▲ [Desa Nelayan Xunpu] adalah mimpi yang dibangun dari cangkang tiram, dihuni oleh keturunan orang Arab kuno yang menyaksikan sejarah gemilang "Jalur Sutra Maritim" Quanzhou. Selain rumah yang dibangun dari cangkang tiram, hiasan kepala wanita Xunpu juga menjadi pemandangan unik di daerah ini, terutama terlihat pada rumah cangkang tiram dan hiasan kepala wanita Xunpu. Wanita Xunpu mengikat rambutnya dengan bunga, mengenakan anting cengkeh, baju besar, dan celana lebar, menciptakan pesona yang khas. 1. Selama periode Tahun Baru Imlek, beberapa area tidak dapat dijangkau karena pembatasan lalu lintas, dan Anda perlu bekerja sama dengan sopir untuk naik di titik kumpul. 2. Selama Tahun Baru Imlek, tempat wisata sangat ramai, sehingga tidak dapat menyediakan penjelasan dengan turun dari kendaraan.

▲ [Desa Kuno Wulin] terletak di Jinjiang, Fujian, berada di pusat Segitiga Emas Minnan, hanya dipisahkan oleh selat dengan Taiwan dan dikelilingi laut di tiga sisi. Di timur laut berbatasan dengan Teluk Quanzhou, di timur berbatasan dengan Kota Shishi, Quanzhou, di tenggara berbatasan dengan Selat Taiwan, di selatan berhadapan dengan Pulau Kinmen, di barat berbatasan dengan Kota Nan'an, dan di utara berbatasan dengan Distrik Licheng.

▲ [Kuil Luojia] Kuil yang mengambang di atas laut, dijuluki sebagai "Negeri Buddha di Laut". Kuil Luojia dibangun pada masa Dinasti Tang dan telah mengalami beberapa kali renovasi serta perluasan, kini menjadi simbol penting budaya Buddha di Quanzhou. Di sini terdapat patung Buddha yang indah, aula Buddha klasik, dan pemandangan taman yang unik, memungkinkan pengunjung merasakan suasana yang tenang, damai, serta pesona seni dan budaya.

▲ [Kuil Luojia] Kuil yang mengambang di atas laut, dijuluki sebagai "Negeri Buddha di Laut". Kuil Luojia dibangun pada masa Dinasti Tang dan telah mengalami beberapa kali renovasi serta perluasan, kini menjadi simbol penting budaya Buddha di Quanzhou. Di sini terdapat patung Buddha yang indah, aula Buddha klasik, dan pemandangan taman yang unik, memungkinkan pengunjung merasakan suasana yang tenang, damai, serta pesona seni dan budaya.

▲ [Pantai Emas Shishi] terletak di pesisir Yongning, Kota Shishi, dengan luas 6.000 hektar dan garis pantai sepanjang 12 kilometer, berhadapan langsung dengan Taiwan. Sebuah jalan raya beton selebar 38 meter sepanjang 10 kilometer menghubungkannya dengan pusat keramaian Shishi. Di sini, di barat laut terdapat Puncak Baogai yang menjulang tinggi mengawasi laut, sementara di tenggara menghadap Selat Taiwan dengan pemandangan laut dan langit yang menyatu. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah seperti "Teluk Gongyu tempat melihat ombak dan perahu layar, pantai berpasir putih dengan ombak biru yang berkilauan, tanggul pasir baru dengan hutan yang lebat, dan Gunung Guanyin dengan batu-batu aneh yang menjulang".

▲ [Kota Kuno Yongning] terletak di Shishi, Quanzhou, pesisir tenggara Provinsi Fujian. Kota Yongning adalah kota pertahanan kuno dengan sejarah lebih dari 600 tahun, dan karena lokasinya yang strategis, selalu menjadi pelabuhan penting dan pos pertahanan pantai di wilayah tenggara Fujian. Yongning dulunya disebut "Shui Wo" pada zaman kuno, "Gao Ting" pada masa Dinasti Tang, dan "Liang En Ting" pada masa Dinasti Song.








