
▲ Kunjungi kota bersejarah Melaka, sebuah museum yang penuh kehidupan, di mana pusat kotanya masih mempertahankan bangunan dan peninggalan kuno dengan utuh. Hanya berjarak 2 jam perjalanan dari pusat kota Kuala Lumpur, berjalan-jalan di jalanan sempit dan alun-alun bersejarah Melaka akan membawa Anda kembali ke masa lalu. Nikmati perjalanan sehari menyusuri lorong-lorong sempit dan alun-alun bersejarah. Setelah menikmati makan siang, lanjutkan eksplorasi sepanjang tepi Sungai Melaka untuk menikmati pemandangan ibu kota kuno, dan tenggelam dalam kekayaan sejarah serta budaya multikultural Melaka.

▲ Ini adalah keajaiban arsitektur yang menakjubkan, terletak di pantai Pulau Melaka buatan manusia di kota Melaka, Malaysia. Masjid ini dibuka pada tahun 2006 dan terkenal dengan desain uniknya yang menciptakan ilusi mengambang di atas air saat pasang, memberikan pengunjung lingkungan yang tenang dan indah. Kubah emas masjid dan pemandangan spektakuler Selat Melaka menampilkan perpaduan unik antara arsitektur Islam modern dan kerajinan tradisional Melayu. Bagi para pelancong yang mencari pengalaman spiritual dan estetika, tempat ini adalah destinasi yang menjanjikan kesenangan visual dan spiritual bagi semua pengunjung.

▲ Masjid Putra yang berwarna merah muda terletak di Putrajaya, Malaysia, dan merupakan salah satu masjid terbesar di negara ini. Tiga perempat dari bangunan utama masjid ini dibangun di atas air, dengan eksterior berwarna merah muda, sehingga juga dikenal sebagai "Masjid Merah Muda di Atas Air".

▲ Kantor Perdana Menteri dipimpin oleh Perdana Menteri Malaysia dan terdiri dari berbagai departemen serta lembaga yang mencakup bidang hukum, agama, persatuan nasional, dan harmoni sosial. Markas besar Kantor Perdana Menteri terletak di Perdana Putra, Putrajaya, sebuah bangunan megah yang memadukan gaya Barat, Melayu, Palladio, Neoklasik, dan Islam.

▲ Pintu gerbang kuno Melaka biasanya merujuk pada reruntuhan **Benteng Santiago (A Famosa)**, yaitu sisa-sisa benteng dari masa penjajahan Portugis yang terletak di Melaka, Malaysia. Ini adalah salah satu reruntuhan bangunan Eropa tertua di Asia Tenggara dan juga salah satu landmark sejarah paling ikonik di Melaka.


▲ Gereja St. Paul di Melaka (St. Paul's Church) terletak di puncak Bukit St. Paul, Kota Melaka, Malaysia, merupakan salah satu bangunan Eropa tertua di Asia Tenggara, dibangun pada tahun 1521.








