
▲ Mulai 20 Januari 2026, destinasi pertama adalah Kamimu Suwa Shrine di Kamishikimi. Kamimu Suwa Shrine, sebuah tempat tersembunyi yang tenang dikelilingi hutan. Terletak di kedalaman kaki Gunung Aso, Kamimu Suwa Shrine adalah kuil kuno yang dikelilingi oleh hutan cemara tinggi dan tangga batu berlumut. Berjalan perlahan di sepanjang jalan setapak menuju kuil, deretan lentera batu berjajar rapi di kedua sisi, hanya suara angin, kicau burung, dan langkah kaki yang terdengar, menciptakan suasana tenang yang membuat kita tanpa sadar memperlambat langkah. Tempat ini sering dianggap sebagai salah satu inspirasi lokasi syuting film "Hotarubi no Mori e", dan mengingatkan banyak orang pada dunia hutan yang lembut, misterius, dan menyembuhkan seperti dalam "Natsume Yuujinchou". Bukan sekadar meniru adegan anime, tetapi kita bisa merasakan emosi yang serupa dalam permainan cahaya dan udara di sini.

▲ Takachiho Gorge terletak di Takachiho, ujung utara Prefektur Miyazaki, terkenal sebagai panggung mitologi kuno Jepang. Ini adalah tempat wisata populer di Miyazaki. Di sini terdapat ngarai berbentuk V yang terbentuk dari aktivitas vulkanik Gunung Aso pada zaman purba, dengan tebing basal yang tersusun rapi + air terjun yang mengalir deras + sungai yang jernih. Baik dilihat dari atas maupun berjalan perlahan di sepanjang jalur pendakian, setiap sudutnya menawarkan pemandangan spektakuler layaknya "perspektif dewa".

▲ (Paket termasuk makan) Sebelum melanjutkan ke destinasi berikutnya, mari nikmati makan siang yang lezat. Dengan perut kenyang, kita bisa melanjutkan petualangan dengan langkah 999 dan pemandangan indah 9999. Nikmati hidangan khas Miyazaki yang otentik di Lembah Takachiho - paket spesial BBQ daging sapi Miyazaki. Makan sambil menikmati pemandangan, kebahagiaan pun semakin lengkap.

▲ Kuil Amanoiwato adalah kuil yang memiliki legenda tentang Dewi Amaterasu. Konon, Amaterasu yang melambangkan matahari marah atas perilaku adiknya dan bersembunyi di dalam gua, menolak untuk keluar, sehingga dunia menjadi gelap. Delapan juta dewa berkumpul di Sungai Amanokawa untuk memikirkan solusi, tetapi tidak berhasil, sampai seorang dewi menari dengan gerakan lucu dan konyol yang membuat para dewa tertawa terbahak-bahak. Akhirnya, Amaterasu mengintip keluar, dan dunia pun kembali terang. Kuil timur memuja Dewi Amaterasu, sementara kuil barat adalah Gua Amanoiwato tempat Amaterasu bersembunyi, yang bisa dimasuki untuk berdoa dengan izin khusus. Dari kuil, berjalanlah ke hulu sungai melalui jalan setapak yang tenang di hutan, dan Anda akan sampai di Sungai Amanokawa, tempat suci di mana delapan juta dewa berkumpul dahulu.








