Saya menghabiskan akhir pekan membaca di toko buku independen di tepi sawah. Jendela-jendela besar dari lantai hingga langit-langit menghadap seluruh sawah, dan batang padi yang bergoyang tertiup angin merupakan pemandangan yang menenangkan. Harga kopinya mirip dengan kedai kopi waralaba, dan semua makanan penutupnya dipanggang sendiri oleh pemiliknya—manisnya pas. Tidak ada keramaian yang berisik mengambil foto; hanya suara gemerisik halaman buku yang lembut. Menghabiskan sore di sana dengan tenang dan damai jauh lebih nyaman daripada toko buku trendi di pusat kota yang ramai. Hal itu memungkinkan saya untuk perlahan-lahan menenangkan diri, dan ketika saya pergi setelah selesai membaca sebuah buku, saya diselimuti aroma padi yang segar—sungguh menenangkan.