Tur jalan kaki ke Rumah dan Taman Monet di Giverny
Tur jalan kaki ke Rumah dan Taman Monet di Giverny
Tur jalan kaki ke Rumah dan Taman Monet di Giverny
Tur jalan kaki ke Rumah dan Taman Monet di Giverny
Tur jalan kaki ke Rumah dan Taman Monet di Giverny
Lihat semua foto (12)

Tur jalan kaki ke Rumah dan Taman Monet di Giverny

3,8/5
(4 ulasan)
E-voucher
Bahasa layanan: Bahasa Inggris, Staf fasih berbahasa Prancis (pilih bahasa pilihan Anda di opsi paket)
Pesan untuk hari ini
Konfirmasi pemesanan
Pembatalan gratis sebelum 00.00, 1 hari sebelum tanggal penggunaan
Mulai dari
KRW 51.892

Keunggulan

Kunjungi desa Giverny serta taman dan rumah Monet
Pelajari lebih lanjut tentang gerakan impresionis dan kehidupan Claude Monet
Akses masuk tanpa antri ke taman, dipandu oleh pemandu lokal ahli
Rencana Perjalanan

Temui pemandu lokal Anda untuk tur jalan kaki di desa Giverny dan nikmati layanan masuk tanpa antri ke taman dan rumah Claude Monet.

Rumah Claude Monet di Giverny adalah destinasi wajib bagi para penggemar sejarah seni modern, atau siapa pun yang menikmati pemandangan indah. Pemandu wisata akan menceritakan kisah hidup Monet dan bagaimana ia memimpin gerakan Impresionis dari tahun 1883 hingga 1926. Di Giverny, ia bergabung dengan seniman seperti John Singer Sargent, Paul Cézanne, dan Mary Cassatt.

Pada tahun 1887, desa kecil yang tenang ini menjadi semacam koloni seniman. Rumah Monet dengan atap jerami dan fasad berwarna merah muda dikelilingi oleh kolam yang memesona dan taman yang megah, dua elemen utama dalam lukisannya. Berjalan-jalan melalui desa Giverny, serta rumah dan taman Monet, seperti memasuki salah satu lukisan Monet. Jalan berbatu yang ditampilkan dalam "Wedding March" karya Claude Monet praktis tidak berubah sejak sang seniman menggambarkannya dengan goresan kuasnya yang mahir. Hal yang sama berlaku untuk jembatan kaki bergaya Jepang yang melintasi kolam yang dihiasi dengan bunga lili yang subur.

Saat ini, rumah dan taman Monet dikelola oleh Fondasi Claude Monet. Taman-tamannya sangat memesona; dari April hingga Oktober, dipenuhi dengan mawar liar, hollyhocks, bunga poppy, dan honeysuckle yang harum. Teratai, pohon willow yang menjuntai, dan jembatan Jepang di Taman Air Oriental langsung dikenali dari lukisan klasiknya. Rumah sang seniman menampilkan dapur yang ceria dan hidup, serta koleksi cetakan Jepang abad ke-18 dan ke-19 milik Monet. Di desa, pengunjung dapat memberikan penghormatan kepada pelukis besar tersebut, yang makamnya berada di pemakaman gereja Giverny.