
▲ Berdedikasi untuk perlindungan gajah dan interaksi yang manusiawi. Peserta perjalanan dapat memberi makan, berjalan-jalan, dan mandi lumpur bersama gajah dengan pendampingan profesional, mempelajari kebiasaan hidup dan kisah konservasi gajah dari dekat. Dalam lingkungan tanpa pertunjukan atau menunggang gajah, rasakan keharmonisan indah antara manusia dan alam.

▲ Gunung Doi Suthep dipenuhi hutan lebat dan udara segar, menawarkan pemandangan seluruh kota tua Chiang Mai. Di gunung ini terdapat Wat Phra That Doi Suthep yang terkenal, dengan pemandangan yang sangat memukau saat fajar dan senja, menjadikannya tempat ideal untuk beribadah dan menikmati pemandangan.

▲ Wat Phra That Doi Suthep adalah salah satu kuil Buddha yang suci di Chiang Mai. Tangga panjang di depan kuil dijaga oleh dua naga emas, megah dan mengesankan. Pagoda emas di dalam kuil bersinar dengan khidmat, dan pengunjung dapat menikmati pemandangan panorama Chiang Mai dari sini, menjadikannya favorit para pengunjung dan umat Buddha.

▲ Pintu Tha Phae adalah gerbang penting di sisi timur kota tua dan salah satu landmark Chiang Mai. Tembok bata merah menyaksikan sejarah Kerajaan Lanna, dan kini menjadi tempat populer bagi peserta perjalanan untuk berkumpul, berfoto, serta mengikuti kegiatan/aktivitas festival.

▲ Pasar Warorot adalah pasar tradisional yang sangat hidup di Chiang Mai, yang dikunjungi oleh penduduk lokal dan pengunjung. Di sini, Anda dapat menemukan buah-buahan, makanan kering, rempah-rempah, pakaian, serta jajanan khas, menjadikannya tempat yang sempurna untuk merasakan kehidupan sehari-hari di Chiang Mai.








