Bagi mereka yang bepergian ke Sisilia, Syracuse tidak boleh dilewatkan. Dulunya merupakan kota terpenting di Magna Graecia, kota ini mengalahkan Athena yang perkasa pada tahun 413 dan menjadi rumah bagi banyak orang Yunani hebat, termasuk Archimedes yang tak tertandingi. Pada puncak kekuatan ekonomi, politik, dan militernya, kota ini memiliki populasi 300.000 dan, menurut Cicero, adalah "kota Yunani terbesar dan yang paling indah di antara semuanya." Bergabunglah dengan tur bus berpemandu sepanjang hari di kota besar ini, yang mencakup kunjungan ke situs arkeologinya serta pulau Ortygia.
Pertama, kunjungi situs arkeologi yang terletak di barat laut kota dan menjadi rumah bagi sejumlah besar peninggalan Yunani dan Romawi yang terawat dengan baik. Atraksi wisata utamanya pastinya adalah teater Yunani, yang berasal dari setidaknya abad ke-5 SM. Cavea-nya termasuk yang terbesar yang pernah dibangun, dengan 59 baris yang bisa menampung hingga 15.000 penonton (akan ada pertunjukan teater di situs arkeologi selama musim panas).
Tepat di balik punggung bukit dari teater, Anda akan melihat tambang batu tua yang kini ditumbuhi kebun lemon harum. Jangan lupa mengunjungi Telinga Dionysius yang terkenal, sebuah lengkungan runcing setinggi 20m yang dipahat ke permukaan batu dengan kedalaman sekitar 65m. Batu ini pernah digunakan oleh Dionysius sang Tiran sebagai penjara bagi musuh-musuhnya yang paling dibenci.
Habiskan separuh hari Anda dengan menjelajahi pulau cantik Ortygia. Meski kecil, pulau ini sarat dengan sejarah lebih dari 2.500 tahun. Gaya arsitekturnya sangat beragam, mencakup peninggalan Yunani dan Romawi, bangunan Norman Abad Pertengahan, serta banyak arsitektur Baroque sederhana yang terlihat di katedral utama. Di sore hari, beristirahatlah di salah satu restoran, trattoria, atau bar sambil menikmati pemandangan laguna.
