Dalam cahaya lampu kuning yang hangat, tercipta meja makan global. Bahkan pengambilan makanan menjadi pengalaman imersif: panci merah di area makanan panas mengeluarkan asap tipis, meja salad dihiasi dengan hiasan buah dan sayuran raksasa, seolah-olah menyatukan pemandangan pedesaan dan sungai ke dalam setiap rasa.
Lobster kecil yang ditumpuk tinggi dalam panci tembaga dilapisi saus berminyak, steak yang dipotong langsung di meja dengan tekstur gosong yang harum, sup Buddha melompat dinding dan sup jamur perak disajikan oleh koki dengan gerobak, bahkan buah-buahan tersusun seperti palet cat di atas dinding ubin hijau tua, memadukan kesegaran dan kenikmatan dengan sempurna.
Keindahan tersembunyi dalam setiap detail: tekstur kayu membungkus pemandangan tanaman hijau, lampu hangat tersusun membentuk cahaya lembut; dapur terbuka tersusun rapi, Anda bisa melihat koki memanggang dan menumis, serta memilih makanan favorit Anda