

▲ Dijuluki sebagai "kota lembut di Italia Utara", Verona terletak di antara lengkungan Sungai Adige. Tidak seperti keramaian Milan atau kemewahan Venesia, kota ini memiliki peninggalan Romawi kuno, nuansa abad pertengahan yang kental, serta kisah cinta romantis – di sinilah cerita "Romeo dan Juliet" terjadi. Berjalan-jalan di lorong-lorong berbatu bulat, setiap dinding bata menceritakan kehangatan sejarah.


▲ Padova dari Perspektif Tuhan, terletak di wilayah Veneto di Italia utara, dikelilingi oleh sungai Brenta dan Bacchiglione yang membentuk "Bahtera Akademik di Arus Renaisans Tersembunyi". Kota "Kota Kebijaksanaan" ini terkenal dengan universitas tertua kedua di Eropa, karya fresco masterpiece Giotto, dan tradisi sains ribuan tahun, menjadi tanah suci akademik tempat Galileo mengajar, dijuluki "Tungku Pemikiran" Italia. Padova adalah harta karun tersembunyi dari abad pertengahan, memiliki taman botani tertua di dunia (warisan ganda UNESCO) dan lukisan langit abad ke-14 yang terpelihara utuh di Eropa. Landmark kota termasuk Universitas Padova (lokasi asli mimbar Galileo), Basilika Santo Antonius, serta lukisan langit "Pengadilan Terakhir" Giotto yang menakjubkan di Kapel Scrovegni.




▲ Basilika Santo Antonius di Padova telah mengalami beberapa kali perluasan dalam sejarah, sehingga memadukan berbagai gaya arsitektur. Bagian tengah fasad bata dan nave bergaya Romanesque, sementara bagian samping bergaya Gotik. Aula samping dan sebagian besar kapel tambahan juga bergaya Gotik. Makam Santo Antonius bergaya Renaisans, sedangkan Kapel Harta Karun yang dibangun di bagian belakang gereja pada akhir abad ke-17 bergaya Barok. Tujuh kubah yang tersusun dalam bentuk salib mirip dengan kubah Basilika San Marco di Venesia, dengan bagian samping eksterior yang ditinggikan, menunjukkan pengaruh kuat gaya Bizantium. Menara lonceng kecil yang mengelilingi kubah juga memiliki sentuhan gaya Arab.










