[Yibin] 24 Jamuan • Pengalaman Jamuan Kerajaan yang Mendalam (Pertunjukan Tari dan Musik Bergaya Kuno + Kenikmatan Bak Kaisar + Pengalaman Berganti Pakaian Kuno Opsional + Pesta Makanan Bergaya Tradisional Tiongkok)
[Yibin] 24 Jamuan • Pengalaman Jamuan Kerajaan yang Mendalam (Pertunjukan Tari dan Musik Bergaya Kuno + Kenikmatan Bak Kaisar + Pengalaman Berganti Pakaian Kuno Opsional + Pesta Makanan Bergaya Tradisional Tiongkok)
[Yibin] 24 Jamuan • Pengalaman Jamuan Kerajaan yang Mendalam (Pertunjukan Tari dan Musik Bergaya Kuno + Kenikmatan Bak Kaisar + Pengalaman Berganti Pakaian Kuno Opsional + Pesta Makanan Bergaya Tradisional Tiongkok)
[Yibin] 24 Jamuan • Pengalaman Jamuan Kerajaan yang Mendalam (Pertunjukan Tari dan Musik Bergaya Kuno + Kenikmatan Bak Kaisar + Pengalaman Berganti Pakaian Kuno Opsional + Pesta Makanan Bergaya Tradisional Tiongkok)
[Yibin] 24 Jamuan • Pengalaman Jamuan Kerajaan yang Mendalam (Pertunjukan Tari dan Musik Bergaya Kuno + Kenikmatan Bak Kaisar + Pengalaman Berganti Pakaian Kuno Opsional + Pesta Makanan Bergaya Tradisional Tiongkok)
Lihat semua foto (17)

[Yibin] 24 Jamuan • Pengalaman Jamuan Kerajaan yang Mendalam (Pertunjukan Tari dan Musik Bergaya Kuno + Kenikmatan Bak Kaisar + Pengalaman Berganti Pakaian Kuno Opsional + Pesta Makanan Bergaya Tradisional Tiongkok)

Yibin
ID Valid
Bertemu di titik kumpul
Bahasa layanan: Staf fasih berbahasa Mandarin(pilih bahasa pilihan Anda di opsi paket)
Durasi: 100
Pesan sekarang untuk besok
Konfirmasi instan
Mulai dari
PKR 5.832,67

Keunggulan

"Pesta Dua Puluh Empat" menggunakan dua puluh empat periode matahari sebagai alur waktu, menyatukan kekayaan alam dan warisan budaya Yibin ke dalam setiap hidangan.
Berbeda dengan konsep "output satu arah" pada restoran tradisional, "Twenty-Four Banquet" menggunakan model "perjamuan + tarian + ritual" untuk membuat tamu langsung "terlibat dalam permainan" sejak masuk.
Tarian yang penuh kekuatan menghidupkan kembali semangat kuno bangsa, perpaduan puisi dan anggur mengulangi kemegahan perkumpulan sastrawan, dengan stimulasi visual dan rasa yang saling berpadu, mengubah "makan" menjadi pertunjukan budaya yang imersif