Pada tanggal 21 April, hujan mulai reda dan pemandangan Gunung Jiuzhai masih memukau. Tidak ada foto editan! Sumpah, ini asli.
Jalan kaki: Saya menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam untuk berjalan kaki. Sempurna untuk jalan-jalan santai atau mengajak anak-anak. Ada area bermain anak, dan juga tempat kencan yang asyik! Jika Anda bepergian dengan anak-anak, tersedia bus wisata di pintu masuk, tempat Anda dapat membeli tiket dan menaikinya untuk perjalanan yang tidak terlalu melelahkan.
Pemandangan: Setelah memasuki taman, ambil jalan kecil di sebelah kanan. Saat ini bunganya sedang mekar, sempurna untuk berfoto 📸. Hanfu juga diperbolehkan! Ada halaman rumput luas di sebelah pusat pengunjung tempat Anda bisa menerbangkan layang-layang atau berkemah dan berpiknik. Ada pohon aprikot, persik, prem, loquat, osmanthus, dan pohon-pohon lainnya—cukup beragam.
Aktivitas: Ada koridor kincir angin! Ada juga museum ilmu hewan alami! Ada juga museum pertanian, museum tembikar, mata air berteriak, dan sebuah kapal pesiar. Museum pertanian ini memamerkan beberapa peralatan pertanian yang biasa kami miliki semasa kecil. Area bermain anak-anak cocok untuk anak di atas 6 tahun, dan toiletnya relatif bersih! Jangan khawatir 😌
Makanan: Di mana saya bisa membeli mi dingin, puding tahu, dll. di Museum Pertanian? Saya mencoba puding tahu dan kentang, dan rasanya lumayan, tetapi kentangnya agak asin! Ada juga mesin penjual otomatis yang menjual air di sepanjang jalan, tetapi saya tetap menyarankan untuk membawa air minum sendiri. Lebih praktis dan Anda tidak perlu mencari ke mana-mana saat lapar atau haus, seperti yang saya lakukan [R kecewa]
Saya merasa sangat senang setelah perjalanan hari ini! Saya pernah ke Waduk Yujiahe sebelumnya, dan tempat ini tetap sangat direkomendasikan.