Swiss ternyata beneran punya permen Swiss (Sugus). 🍬
Trip ke Swiss kali ini resmi berakhir
Beruntung banget dapet cuaca cerah terus selama beberapa hari
Pemandangannya bener-bener manjain mata, foto-fotonya pun asli tanpa filter langsung dari kamera
🌟🌟🌟🌟🌟
Kelebihan dan kekurangan yang udah jadi rahasia umum:
💯 Pemandangan yang luar biasa indah
Transportasi umum praktis dan selalu tepat waktu
Ramah anak, ramah hewan peliharaan, aksesibel untuk disabilitas, dan ramah buat pecinta aktivitas outdoor
❌ Mahal dan makanannya kurang enak (tapi untungnya ada Coop di setiap pusat transportasi yang cukup membantu)
🌟🌟🌟🌟🌟
【Männlichen - Wengen - Lauterbrunnen】
Rute hiking Männlichen ke Kleine Scheidegg beneran ramah buat pemula, jalannya landai menurun.
Sepanjang jalan bisa dapet view panorama gunung Eiger, Mönch, dan Jungfrau.
Setelah sampai di Kleine Scheidegg, bisa sekalian mampir ke Wengen, Lauterbrunnen, dan Mürren.
Sangat direkomendasikan buat yang baru pertama kali ke Swiss, punya waktu terbatas, atau berencana naik ke Jungfraujoch! Sampai di Swiss, liat pemandangan seindah ini bahkan orang kayak aku yang nggak suka olahraga outdoor pun jadi pengen hiking, apalagi rute ini bener-bener ramah buat pemula.
【Thun - Spiez - Bern】
Spiez adalah kota kecil, tapi aku lebih suka Thun karena nuansa kota kecil yang punya lebih banyak tempat untuk dijelajahi.
Perjalanan ini kasih pengalaman budaya lokal Swiss yang kental. Yang paling oke adalah naik kapal di Danau Thun dan tiket masuk ke dua kastil di kota tersebut semuanya gratis (pake pass), cocok buat jalan-jalan santai.
Karena aku nginep di Bern, jadi sekalian mampir juga. Tapi kalau nggak mau capek ala "wisata gerak cepat", nggak mampir ke Bern pun nggak masalah.
【Hiking di Stoos】
Aku udah pernah posting soal Stoos sebelumnya, sangat direkomendasikan! Kalau punya waktu buat eksplor lebih dalam, saran aku coba sempetin hiking sekali, nggak harus di Stoos (bisa juga di Tour du Mont Blanc). Hiking sambil menikmati pemandangan seindah itu bareng temen dan ngerasain langsung gaya hidup outdoor warga lokal itu berkesan banget!
🌟🌟🌟
【Kereta Uap Brienz 🚂 & Kapal 🚢】
Kayak yang udah ditulis sebelumnya, poin utamanya adalah menikmati perjalanan naik keretanya. Selain itu, harus dateng lebih awal biar dapet posisi duduk yang enak.
Kalau jadwal kalian padat, poin ini bisa dipertimbangkan lagi.
【First & Pfingstegg】
Kali ini aku nyobain Mountain Cart dan First Glider di First, sama slide di Pfingstegg. Untuk di First, aku rekomendasiin Mountain Cart 🙆🏻♀️, tapi kalau First Glider menurutku mahal dan agak membosankan 🙅🏻♀️. Slidenya lumayan oke, tapi kalau ditambah biaya kabel gantung bolak-balik, jatuhnya jadi kurang worth it secara harga, jadi nggak terlalu direkomendasikan 🙅🏻♀️.
Apalagi kalau harus antre lama, kayak pas libur nasional yang bisa antre 2-3 jam, mending skip aja, nggak worth it.
【Matterhorn】
⚠️ Matterhorn itu sangat bergantung sama cuaca. Saran aku cek ramalan cuaca dulu sebelum nentuin jadwal, jangan kayak aku yang terlalu nekat pesan hotel jauh-jauh hari. Kamar hotel di Zermatt yang punya view Matterhorn itu mahal banget! Lagipula, kalau di Swiss lagi mendung atau hujan, ke mana pun bakal kelihatan kurang oke.
Terlepas dari faktor cuaca, aku tetep kasih bintang tiga karena Zermatt udah sangat komersial, banyak pembangunan hotel di mana-mana, jadi pengalamannya biasa aja. Kalau naik gunung tapi nggak hiking cuma buat foto-foto aja, pemandangan hiking-nya pun biasa aja. Terus lokasi Zermatt cukup jauh dari area wisata populer lainnya, kalau nggak nginep di sini jadwalnya bakal padat banget, jadi nggak direkomendasikan kalau waktu kalian terbatas.
🗻
Secara keseluruhan, aku paling rekomendasiin naik kapal di Danau Lucerne dan main ke area pegunungan salju di Interlaken buat nikmatin pemandangan danau dan gunung di pegunungan Alpen. Penyesalan terbesarku kali ini adalah nggak sempet main paralayang, apalagi pas cuaca lagi cerah banget! Padahal, harga paralayang di Swiss sebenernya lebih murah dibanding pengalaman terbang indoor di Shenzhen. Kalau musim salju, wajib banget main ski! Kurang rekomendasiin buat wisata kota karena gaya arsitekturnya (Baroque atau Gothic) kurang khas dibanding Eropa lainnya. Kalau mau belanja, cukup di Lucerne aja.