Kota Tua Nablus
#postandearn
#Nablus
Kawasan tua Nablus, juga dikenal sebagai Kota Tua Nablus, merupakan salah satu kawasan paling kaya sejarah dan signifikan secara arsitektur di Tepi Barat, Palestina. Berikut ikhtisar fitur-fitur utamanya:
Latar Belakang Sejarah
· Nablus, yang pada zaman kuno dikenal sebagai Shechem, memiliki sejarah yang berawal lebih dari 2.000 tahun. Kota Tua mencerminkan lapisan pengaruh Romawi, Bizantium, Islam, Perang Salib, Ottoman, dan Palestina modern.
· Kota ini merupakan pusat utama selama Zaman Keemasan Islam dan periode Ottoman, terutama terkenal dengan perdagangan dan produksi sabunnya.
Arsitektur dan Tata Letak
· Kota Tua dibangun dengan gaya tradisional Timur Tengah, dengan gang-gang sempit yang berkelok-kelok, lorong-lorong melengkung, dan rumah-rumah batu beratap kubah.
· Terdapat enam kawasan utama: Qaryun, Yasmina, Aqaba, Gharb, Qaysariyya, dan Habala.
· Sebuah sungai kecil, 'Ain al-Kasabeh, mengalir melalui beberapa bagian Kota Tua, mengalirkan air ke pemandian umum dan air mancur kuno.
Tengara
· Masjid Agung Nablus (Masjid An-Nasr): Awalnya sebuah gereja Bizantium, kemudian dialihfungsikan menjadi masjid.
· Menara Jam Manara: Sebuah landmark penting yang dibangun pada masa pemerintahan Ottoman.
· Hammam (pemandian umum) tradisional: Seperti Hammam ash-Shifa, masih digunakan.
· Souq (pasar): Terkenal dengan rempah-rempah, tekstil, manisan, dan sabun minyak zaitun Nabulsi yang terkenal.
Cara ke Sana -
Objek Wisata -
Hotel -
Makanan & Restoran -
Belanja -