Musim panas ini, kami sekeluarga berwisata ke Huizhou, Kota Huangshan. Namun, destinasi kami bukan Gunung Huangshan yang terkenal itu, melainkan sebuah permata tersembunyi yang dijaga oleh penduduk lokal—sebuah tempat suci bagi para sarjana terbaik dan destinasi favorit Kaisar Qianlong. Sejak zaman dulu, tempat ini sudah tersohor dengan pujian: "Gunung Huangshan dan Gunung Baiyue saling berhadapan, air jernih dan tebing merahnya tiada tanding di Jiangnan." Inilah Gunung Qiyun yang terletak di Kabupaten Xiuning, Kota Huangshan.
[One] Mendaki gunung: Naik kereta gantung (cable car) ke puncak, rasanya seperti menembus awan dan melayang di udara.
[Two] Menuruni gunung: Menikmati rakit bambu di Sungai Hengjiang dengan pemandangan pegunungan dan desa kuno di kedua sisinya. Kamu juga akan melewati Jembatan Dengfeng yang bersejarah 400 tahun lebih. Benar-benar seperti berada di dalam lukisan, setiap sudutnya sangat indah.
[Three] Jalan Xiaoyao: Ada berbagai pertunjukan, interaksi seru dengan NPC, dan pengalaman warisan budaya takbenda seperti seni potong kertas, lukisan besi, hingga mencoba hiasan rambut bunga.
[Five] Malam hari: Pertunjukan Datiehua (percikan besi panas), semburan api, tarian bunga arang warisan budaya takbenda, parade lampion ikan, dan pesta kembang api yang memukau tanpa henti.
[Six] Kuliner: Di kota wisata Gunung Qiyun, banyak pilihan restoran, kedai mi, dan jajanan dengan harga terjangkau.
[Seven] Transportasi:
Dari Shanghai, naik kereta cepat ke Stasiun Huangshan Utara (sekitar 2 jam lebih). Ada banyak jadwal keberangkatan setiap hari. Setibanya di sana, kamu bisa naik taksi atau memanfaatkan layanan antar-jemput jika menginap di hotel area wisata.
Lihat teks asli