Armenia merupakan rumah bagi Danau Sevan yang megah, danau terbesar di kawasan Kaukasus sekaligus yang kedua terbesar di dunia. Dari arah barat laut, Semenanjung Sevan yang ikonik menjorok ke perairan danau.
Di sinilah berdirinya Sevanavank, biara paling populer di Armenia. Tempat ini menyimpan sejarah panjang dan memancarkan energi yang luar biasa!
Dinding-dinding gereja di kompleks biara ini dibangun dari perpaduan batu tuff halus dan basal kasar yang kokoh. Karena warna batuannya yang gelap, bangunan ini tampak nyaris hitam jika dilihat dari kejauhan. Itulah alasan mengapa kompleks kuno ini kerap dijuluki sebagai "Biara Hitam."
Biara bersejarah ini telah terdaftar sebagai salah satu warisan budaya UNESCO.
Wisatawan dari berbagai belahan dunia berbondong-bondong datang ke sini.
Perjalanan dari Yerevan menuju Sevanavank hanya memakan waktu sekitar satu jam dengan jarak tempuh 60 km.
Sangat disarankan untuk berkunjung pada pagi hari sebelum rombongan bus wisata memadati lokasi. Suasana pagi di sini terasa sangat tenang, syahdu, dan nyaman untuk menikmati panorama Danau Sevan yang membentang luas sejauh mata memandang. Perlu diketahui bahwa mendaki menuju biara memerlukan stamina ekstra—Anda harus melewati 230 anak tangga batu yang cukup curam. Ada kepercayaan lokal yang menyebutkan bahwa jika seorang peziarah mendakinya sebanyak tiga kali, pahalanya setara dengan menunaikan ibadah ke Mekkah.
Ibadah rutin masih dilaksanakan di sini, dan merdunya lantunan suara paduan suara Sevanavank sangat memikat hati, didukung oleh akustik gereja yang sangat sempurna.
Di halaman gereja, Anda dapat melihat koleksi lengkap khachkar (batu salib khas Armenia).
Sevanavank adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda di Armenia. Karena hanya di sinilah, Anda bisa merasakan kemegahan Danau Sevan seutuhnya dan daya magis Semenanjung Sevan—sebuah tempat sakral yang telah didoakan selama berabad-abad, sebuah tempat yang benar-benar menyentuh jiwa.
Lihat teks asli