Tidak perlu pergi ke Jiangsu atau Zhejiang; rute di sekitar Chengdu ini menawarkan segalanya, mulai dari aliran sungai dan bendungan kuno hingga rumah-rumah tradisional beratap genteng biru, memberikan suasana yang imersif.
Sorotan📍
Dujiangyan🌊 Bendungan Pengalihan Mulut Ikan berkelok-kelok di sepanjang sungai, tepiannya dinaungi pepohonan rindang, menciptakan pemandangan indah yang mengingatkan pada Tiongkok selatan.
Di Nanqiao, angin malam terasa sejuk, dan fenomena air mata biru di malam hari menciptakan suasana yang menakjubkan. Kota kuno Guanxian membentang di sepanjang sungai dengan jalanan berbatu.
Lapangan Yangtianwo menawarkan jalur jalan kaki yang landai dengan aliran sungai dangkal yang sempurna untuk bermain air. Jalurnya landai dengan sedikit tanjakan curam, sehingga mudah untuk berjalan-jalan bersama anak-anak.
Gunung Qingcheng🍃 Gunung Qingcheng terkenal karena ketenangannya. Seluruh gunung ditutupi hutan lebat, dan suhu musim panas sangat nyaman.
Di gunung bagian depan, naik feri menyeberangi Danau Yuecheng. Kuil-kuil Taois kuno berdiri di tepi air, anak tangga batunya tertutup lumut.
Di gunung belakang, Sungai Wulonggou mengalir tenang, dan danau zamrud terletak di lembah. Jalan setapak kayu terasa nyaman, dan pepohonan memberikan naungan penuh dari matahari.
Kota Tua Anren 🎞️ Sekumpulan rumah-rumah besar era Republik yang kurang banyak dikunjungi di Sichuan barat, dengan atap genteng biru, dinding putih, dan jendela berukir, menawarkan suasana yang tenang dan tidak ramai.
Trem antik melintasi jalan-jalan tua, sempurna untuk mengambil foto-foto menakjubkan yang mengingatkan pada era Republik. Jalan utama dapat dijelajahi secara gratis, tanpa biaya masuk.
Rumah Keluarga Liu memiliki halaman terpencil yang dinaungi pohon beringin tua, dan kedai teh yang berjejer di tepi sungai menawarkan tempat yang santai untuk duduk, menyeruput teh, dan melamun.
Rencana Perjalanan Santai Tiga Hari
Hari 1: Dujiangyan: Jelajahi kawasan konservasi air di siang hari, nikmati semilir angin malam dan pemandangan malam dari Jembatan Nanqiao.
Hari 2: Gunung Qingcheng: Mendaki dan beraktivitas air di lereng gunung, bersantai di hutan, dan menuruni gunung dengan kereta gantung di sore hari.
Hari 3: Kota Tua Anren: Berjalan-jalan di sepanjang jalan tua, melihat trem antik, dan kembali ke penginapan dengan santai di sore hari.
Makanan Lokal Otentik dan Terjangkau🍜
Dujiangyan: Lumpia daun bawang, kepala kelinci You, Bingfen (jeli es)
Gunung Qingcheng: Ayam rebus ginkgo, babi asap, puding tahu
Kota Tua Anren: Tahu darah You, tahu Tangchang, Huangba (kue beras kuning)
Catatan Perjalanan💡
Kereta cepat antar kota hanya membutuhkan waktu setengah jam untuk mencapai daerah sekitarnya, dengan total perjalanan kurang dari dua jam, sehingga perjalanan menjadi nyaman.
Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat signifikan di pegunungan dan di sepanjang sungai; bawalah jaket tipis. Perlengkapan hujan juga disarankan karena hujan ringan mungkin terjadi di sore hari.
Tangga batu di Gunung Qingcheng lembap; kenakan sepatu datar anti selip. Awasi anak-anak dengan cermat di area sungai.
Setiap hari hanya akan mencakup satu lokasi untuk eksplorasi mendalam. Pada siang hari, tamu akan beristirahat di kedai teh atau restoran, menghindari berjalan terburu-buru.
Rumah-rumah pribadi di kota tua tidak akan dimasuki tanpa izin. Mohon lindungi hutan dan vegetasi pegunungan, dan jangan membuang sampah di aliran air.
Lihat teks asli