Akhirnya, saya menemukan cara yang tepat untuk menikmati Canggu.
Dari pemandangan laut di atap Holiday Inn Changku Bali hingga aroma pistachio di Ettore Gelato; dari kopi di Baked Bali hingga suasana malam dengan hiasan rumbai bata merah di Santanera—Canggu memberi saya liburan santai yang melebihi ekspektasi saya.
Ikuti jejak saya dan habiskan satu hari, dari bersantai di hotel hingga mengunjungi tempat-tempat trendi.
🍳 Holiday Inn Changku Bali | Canggu Breakfast Ceiling
Bangun di kamar saya di Holiday Inn Changku Bali, saya pertama kali disambut oleh taman tropis di luar balkon. Pohon palem dan bunga frangipani bergoyang di bawah langit biru, dan udara dipenuhi dengan aroma tanaman hijau yang lembap.
Namun kejutan sebenarnya ada di atap. Kursi beanbag biru menghadap Samudra Hindia; pada hari yang cerah, laut biru dan langit biru menyatu menjadi satu, dan ketika awan bergulir, pemandangannya juga menakjubkan. Setelah sarapan, saya berbaring, dan staf hotel dengan sigap membawakan saya air es—perasaan diperhatikan seperti inilah esensi sebenarnya dari liburan.
Kejutan yang paling menyenangkan adalah sarapan hotel. Bukan prasmanan biasa; Anda bisa memesan apa saja dari menu, semuanya dibuat sesuai pesanan.
Saya memesan Eggs Benedict dengan roti panggang alpukat, kuning telurnya yang lumer dilapisi kerak wijen yang renyah. Saya juga mencoba nasi goreng Indonesia dengan telur mata sapi dan sate; keripik udangnya renyah, dan saus cabainya menggugah selera. Sarapan seperti ini di Bali terasa seperti ritual di setiap gigitannya.
🍦 Ettore Gelato | Es Krim Italia Terbaik di Canggu
Mengikuti aroma manis di siang hari, saya menemukan toko es krim ini tersembunyi di sebuah gang. Papan nama bundar berwarna cokelat yang ikonik menampilkan cone sederhana, dan di belakang konter terdapat deretan gelato yang kaya dan lembut.
Saya memesan kombinasi tiga rasa: rasa pistachio sangat kaya, terasa seperti menggigit kacang yang baru dikupas, rasa lemon menyegarkan dan tidak terlalu pekat, dan rasa vanila memiliki biji vanila kecil. Dipadukan dengan waffle yang baru dipanggang, itu adalah cara paling menyenangkan untuk mendinginkan diri di bawah terik matahari Canggu.
☕ Baked Bali | Ritual Affogato di Kafe Komunitas
Terletak dalam jarak berjalan kaki dari hotel, Baked Bali menyajikan affogato—krim kocok yang ditaburi bubuk kakao, espresso disajikan dalam teko kecil terpisah, saat Anda menuangkannya sendiri, menyaksikan kopi meresap ke dalam urat mascarpone, ritualnya benar-benar istimewa. Dipadukan dengan kue kering yang baru dipanggang, itu adalah teh sore yang sempurna.
🍽️ Santanera | Malam Latin di Bawah Dinding Bata Merah
Suasana Santanera, sebuah kafe populer, dimulai sejak Anda masuk. Lampu gantung rumbai-rumbai menggantung di dinding bata merah, dan cahaya lilin berkelap-kelip di meja-meja panjang, membuat suasana terasa seperti memasuki pertemuan rahasia.
Restoran fusi Amerika Latin-Mediterania ini menyajikan keripik foie gras, cumi-cumi bayi panggang kayu, kentang mille-feuille, dan hidangan utama, ayam panggang—kulit renyah dan daging empuk—bersama dengan hidangan penutup jagung. Setiap hidangan sangat lezat dan menyenangkan, penutup yang sempurna untuk hari saya di Canggu.
Dari sarapan santai, siang yang manis, hingga malam yang sedikit mabuk, ritme hari saya di Canggu terasa pas. Alih-alih terburu-buru melihat pemandangan, kami hanya menikmati makan, berjemur, dan merasakan angin laut.
Lihat teks asli