Kalau kamu suka tempat yang nggak terlalu ramai turis dan ingin benar-benar menikmati liburan dengan santai, Oguni Miyahara di utara Prefektur Kumamoto adalah destinasi yang wajib masuk daftar perjalananmu selama setengah hingga satu hari penuh.
Di sini nggak ada taman hiburan besar atau pusat perbelanjaan yang sibuk, tapi kota ini tetap menjaga sisi paling menawan dari pedesaan Jepang.
Sambil jalan santai menyusuri jalanan, kamu bisa melihat bangunan kayu bersejarah, gang-gang yang tenang, toko-toko lokal, dan restoran kecil yang hangat. Setiap beberapa menit, kamu akan menemukan pemandangan yang berbeda.
Rekomendasi Rencana Perjalanan Satu Hari
☕ Sarapan|Cari kafe lokal dan mulai harimu dengan santai.
🚶 Jalan-jalan di Kota Tua
Jalanannya tidak terlalu panjang, cocok banget buat jalan santai. Sepanjang jalan, kamu bisa menikmati bangunan bergaya retro, toko-toko unik, dan jalanan dengan atmosfer era Showa.
🍱 Makan Siang
Sangat disarankan untuk mencicipi hidangan dari bahan lokal Kumamoto. Mulai dari menu set, udon, soba, sampai daging panggang, rasanya sederhana tapi bikin nagih.
🛍 Berburu Harta Karun di Toko Lokal
Ada kerajinan kayu, hasil tani, makanan manis, hingga oleh-oleh. Setiap toko punya keunikan sendiri, pas banget buat cuci mata dengan santai.
🍦 Teh Sore
Wajib coba es krim atau makanan penutup dari susu lokal. Rasanya creamy tapi nggak bikin enek, jadi favorit banyak wisatawan.
Kenapa Harus ke Sini?
✨ Nggak ramai, nyaman banget buat foto-foto.
✨ Kamu bisa benar-benar merasakan kehidupan pedesaan Jepang yang autentik.
✨ Iramanya lambat, nggak perlu buru-buru pindah tempat.
✨ Cocok untuk perjalanan dengan mobil sendiri (self-drive) dan jadi pemberhentian yang oke sebelum ke Kurokawa Onsen atau area Aso.
Rekomendasi Durasi Berkunjung
3 sampai 6 jam.
Kalau kamu suka fotografi, kopi, dan belanja, kamu bisa menghabiskan waktu seharian di sini. Kalau digabung dengan tempat wisata sekitar, pas banget buat trip satu hari penuh.
Kesan Perjalananku
Banyak orang yang ke Kumamoto langsung menuju Aso atau area pemandian air panas, padahal kota kecil yang menawan ini sering terlewatkan.
Yang paling aku suka adalah nggak ada tekanan buat buru-buru. Kamu bisa duduk melamun di kafe, jalan santai, dan melihat gaya hidup warga lokal. Nggak ada tempat wisata yang mewah, tapi suasananya bikin rileks banget.
Terkadang liburan itu nggak harus soal pindah-pindah tempat dengan cepat. Menyisihkan waktu setengah hari seperti ini membuatmu benar-benar bisa merasakan pesona pedesaan Jepang.
Travel Free & Easy
Lihat teks asliDi wilayah atau bahasa pilihan Anda, tagar Momen Trip ini tidak akan mengarahkan Anda ke halaman tagar