Telah Diuji: 8 Destinasi Musim Panas yang Sepi dan Murah.
Kira-kira liburan musim panas cuma bisa ke Yunnan, Guizhou, atau Sichuan? Wah, kurang update tuh! Tempat-tempat ini bisa dicapai dengan kereta cepat dan harga barangnya juga murah. Basecamp rahasia dengan pemandangan indah dan sepi pengunjung ini, bahkan disembunyikan oleh penduduk lokal. Hari ini aku bongkar semuanya buat kalian.
01 Ganzhou | Jiangxi
Kalau ke Ganzhou di musim panas, ingat untuk bagi itinerary-mu jadi dua. Pagi hari langsung menuju Shicheng, jangan bawa mobil masuk ke area wisata, parkir di bawah pohon beringin tua di kota, lalu jalan kaki ke sana. Jalanan berbatu mungkin terasa panas terbakar matahari, tapi begitu belok ke dalam gang, anginnya langsung terasa sejuk. Bentang alam Danxia di Tongtianzhai tidak terkena sinar matahari langsung sebelum jam 4 sore, ⏰ disarankan tiba sebelum jam 07:30, saat kabut pagi belum hilang dan seluruh gunung tampak seperti sedang bernapas.
Siang harinya berteduh di rumah makan agrowisata (Nongjiale) di kaki gunung, pesan sepanci pangsit talas Shicheng. Ibu pemilik akan memberitahumu bahwa kulit pangsitnya dibuat dari uleni talas lokal, teksturnya licin seperti menyedot jeli. Sore harinya, jalan santai ke Gunung Sanbai, ⚠️ jangan pernah naik kereta gantung untuk naik atau turun, karena akan terpapar terik matahari. Berjalanlah melewati jembatan kayu di Air Terjun Sumber Sungai Dongjiang, uap air akan menerpa wajahmu, dan suhu tubuh terasa turun lima derajat.
📍 Dek wisata di dekat Fuaotang adalah tempat berteduh yang sempurna, cukup bawa kipas portabel, angin gunungnya lebih kencang daripada AC.
02 Hezhou | Guangxi
Hezhou adalah tipe tempat "kamu datang dan tidak ingin pulang". Ada alasannya mengapa Gunung Gupo disebut "Bar Oksigen Alami Terbesar di Tiongkok Selatan", tapi jangan konyol masuk dari pintu utama.
⏰ Waktu terbaik adalah tiba jam 2 siang, berjalan berlawanan arah dari Air Terjun Xiangu, tempat ini begitu sepi hingga kamu bisa mendengar detak jantungmu sendiri. Kelembapan udaranya tinggi, jadi mendaki gunung tidak bikin terlalu ngos-ngosan, hanya saja jalannya licin, pakailah sepatu anti-selip.
🍜 Di pertengahan gunung ada kedai yang menjual teh minyak (Youcha), rasa jahenya kuat, setelah diminum akan menghangatkan perutmu, lebih efektif meredakan panas daripada minum minuman es.
Dongtanling lebih cocok dikunjungi saat menjelang malam.
📍 Berkendaralah ke dek observasi di pertengahan gunung, saat matahari terbenam seluruh Cekungan Hezhou berada di bawah kakimu. Anginnya cukup kencang untuk menerbangkan topimu, tapi pandangannya sangat jernih, melihat awan bergulung di pinggang gunung.
⚠️ Perbedaan suhu di puncak gunung sangat drastis, meskipun musim panas, bawalah jaket tipis, jika tidak kamu akan menggigil kedinginan setelah hari gelap.
03 Xinyang | Henan
Gunung Jigong di Xinyang adalah tipe tempat yang "tidak butuh itinerary ala pasukan khusus". Sepanjang jalan harus jalan kaki, tapi jalan setapaknya hampir seluruhnya tertutup bayangan pohon.
⏰ Pagi hari naik dari Nanjiekou, satu jam menuju Puncak Baoxiao, di perjalanan akan melewati deretan vila tua yang terbengkalai, dinding bata merahnya dipenuhi lumut hijau, sangat cocok untuk berhenti minum dan beristirahat. Angin di puncak gunung terasa sejuk, membawa aroma daun pinus.
🍜 Saat turun gunung, jangan buru-buru pergi, mampirlah ke restoran agrowisata di kaki gunung dan pesan sepanci Sup Kepala Ikan Nanwan. Daging ikannya begitu lembut hingga hancur saat dijepit sumpit, dan kuahnya putih seperti susu. Ibu pemilik akan mengingatkanmu bahwa ikannya harus disembelih dadakan, menunggu dua puluh menit pun sangat sepadan.
⚠️ Saat ramai di akhir pekan, disarankan naik kereta cepat pagi ke Stasiun Xinyang Timur, naik taksi 30 menit ke area wisata, untuk menghindari keramaian rombongan turis setelah jam 10.
04 Dalian | Liaoning
Dalian adalah tipe tempat "kombinasi liburan kota dan pantai". Meskipun pasir di Pantai Jinshi tidak sebagus di Sanya, keunggulannya adalah kebersihannya.
⏰ Tiba sebelum jam 10 pagi, kamu bisa memungut kepiting kecil di celah-celah karang yang muncul saat air surut.
⚠️ Jangan menyewa payung peneduh di pintu masuk area wisata, mahal, berjalanlah 200 meter ke dalam, ada paviliun umum.
🍜 Di dekat sana ada restoran "Haiweiguan", pangsit bulu babinya punya kulit tipis dengan isian segar yang lumer saat digigit.
Taman Laut Laohutan lebih cocok untuk yang membawa anak-anak, tapi jangan berlama-lama di area luar yang terpapar terik matahari.
📍 Area pinguin di akuarium kutub memiliki AC yang sangat dingin, bisa untuk berteduh selama setengah jam. Taman Danau Tangli adalah kejutan tak terduga, pergilah jam 4 sore, jembatan kayu di tepi danau hampir tak ada orang, melihat pegunungan jauh terpantul di air, sangat damai seperti lukisan. Air mancur di Alun-Alun Xinghai pada malam hari sangat sejuk, tapi jangan duduk persis di depannya, semburan airnya bisa membuat ponselmu basah.
05 Jining | Shandong
Musim panas di Jining punya dua cara untuk dinikmati: nuansa budaya dan petualangan alam. Pagi hari pergi ke Kota Tua Dinasti Ming Qufu, ⚠️ tibalah sebelum jam 9, mumpung rombongan turis belum datang, masuklah melalui Gerbang Yangsheng, dan lihat Hutan Prasasti Kuil Konfusius terlebih dahulu.
⏰ Setelah jam 10 matahari mulai terik, berteduhlah di bawah bayangan pohon di Rumah Keluarga Kong (Kongfu), mendengarkan pemandu wisata bercerita tentang "Gambar Peringatan Keserakahan", lebih menarik daripada sekadar jalan-jalan tanpa arah.
🍜 Makan siang dengan hidangan Kongfu, jangan pesan bakpao besar, pesanlah "Shili Yinxing", buah ginkgo yang direbus hingga empuk dan kenyal, manis tapi tidak bikin enek.
Sore harinya pindah ke Danau Weishan, ini baru tempat yang harus dikunjungi di musim panas.
📍 Naik perahu dari dermaga ke danau, setengah jam kemudian pemandangan akan terbuka lebar, ribuan hektar kolam teratai. Tukang perahu akan memetik daun teratai secara acak untuk dijadikan topi buatmu. Rebung teratainya renyah, dikupas dan dimakan langsung, manis dengan sedikit aroma segar air.
⚠️ Jangan pakai sandal, dek perahu penuh air dan licin. Bawalah semprotan anti-nyamuk, nyamuk di tepi air sangat banyak seolah sedang rapat.
06 Hulunbuir | Mongolia Dalam
Musim panas di Hulunbuir itu luar biasa banget. Padang rumput yang luas tidak hanya punya satu pintu masuk, ⏰ disarankan ambil rute Suku Jinzhanghan, pagi hari jarang ada mobil, kamu bisa buka jendela dan mencium aroma rumput. Rumputnya setinggi lutut, saat angin bertiup, seluruh padang rumput tampak seperti ombak hijau.
📍 Cari saja lereng landai untuk parkir, daki ke atas dan kamu bisa melihat Sungai Morigele yang meliuk-liuk seperti pita.
⚠️ Perlindungan matahari adalah hal terpenting. Jangan tertipu oleh suhu 25°C, sinar UV-nya sangat menyengat, dalam satu jam kulitmu bisa terbakar. Bagi yang bersepeda, sebaiknya pakai baju lengan panjang yang cepat kering.
🍜 Makan daging rebus yang dimakan dengan tangan (Shoubarou) di padang rumput adalah sebuah keharusan, tapi jangan pergi ke tenda yurt di dalam area wisata, mahal dan bikin enek. Ikuti penduduk lokal ke rumah penggembala, domba yang baru disembelih, dicelupkan ke saus bunga kucai, aroma dagingnya akan menempel di sela-sela gigimu. Setelah makan, minumlah seteguk teh susu asin, ini bisa melunturkan lemak dan menghilangkan rasa enek.
07 Changji | Xinjiang
Musim panas di Changji bisa membuatmu melihat gunung salju dan lautan bunga sekaligus. Ladang gandum di Jiangbulake luar biasa indahnya, ⏰ pergilah pada akhir Juli, saat gandum baru saja menguning, tiupan angin membuatnya seperti ombak emas. Tidak disarankan menginap di dalam area wisata, menginaplah di Kabupaten Qitai di kaki gunung, bersih dan murah.
📍 Berkendara 50 menit dari pusat kota kabupaten ke area wisata, biaya parkirnya hanya 10 yuan, sangat masuk akal.
Bentang alam Yardang di Teluk Wucai harus dikunjungi setelah jam 5 sore, saat sinar matahari miring, bebatuan akan berubah menjadi lima warna, terlihat seperti permukaan planet asing.
⚠️ Jangan pernah pergi di siang bolong, suhu permukaan tanah bisa memanggang telur hingga matang. Danau Surgawi Tianshan wajib dikunjungi, tapi jangan naik kapal pesiar, berjalanlah selama setengah jam di jembatan kayu tepi danau, melihat pantulan puncak salju di air hijau zamrud.
🍜 Setelah turun gunung, pergilah ke Fukang untuk makan Ayam Porsi Besar (Dapanji), kentangnya direbus hingga sangat empuk, daging ayamnya kaya bumbu, sausnya dicampur dengan mi lebar (Pidaimian), benar-benar memuaskan hasrat karbohidrat.
08 Weinan | Shaanxi
Mendaki Gunung Hua sangat menguras tenaga, tapi pergi di musim panas justru terasa sejuk.
⏰ Disarankan naik kereta gantung ke Puncak Barat jam 2 siang, angin di puncak sangat kencang, suhunya terasa turun hingga di bawah 20°C.
📍 Jembatan Papan Changkong di Puncak Selatan sangat memacu adrenalin, tapi yang takut ketinggian harap berhati-hati memilihnya. Dek pengamatan matahari di Puncak Timur adalah tempat sejuk yang sempurna, banyak orang mendaki di malam hari, tapi jika kamu pergi siang hari, rasanya seperti menyewa seluruh tempat.
⚠️ Jangan pakai sepatu kets datar, anak tangganya curam, sepatu gunung lebih anti-selip.
🍜 Setelah turun gunung, pergilah ke Kuil Yuquan di kaki Gunung Hua untuk makan semangkuk "Mi Pisau Lebar (Dadaomian)", minya selebar sabuk, dan minyak cabainya sangat harum hingga menusuk hidung.
⏰ Jika mendaki malam, bawalah air yang cukup, sebotol air mineral di puncak harganya 15 yuan, mahal tapi bisa menyelamatkan nyawa. Lebih disarankan turun gunung dari kereta gantung Puncak Utara, tidak perlu antre dan sepi.
Dari delapan tempat ini, mana yang bisa dicapai langsung dengan kereta cepat, mana yang cocok untuk membawa lansia dan anak-anak, dan mana yang ramah anjing? Mari ngobrol di kolom komentar, aku akan balas satu per satu.