Menginap di vila taman di kota musik sungguh menenangkan.
Siapa sangka?! Di Nashville, yang dikenal sebagai "kota paling berisik di dunia," saya justru menginap di sebuah taman yang sangat tenang hingga Anda bisa mendengar suara jangkrik! 🌿
Pertama, hal-hal baiknya 👇 Perjalanan ini berlangsung selama empat hari tiga malam, dengan biaya rata-rata di bawah $1800 per orang (tidak termasuk tiket pesawat). Di bawah ini adalah rencana perjalanan yang telah saya uji sendiri dan terbukti efektif, jadi mari kita langsung saja.
🚗 Transportasi Setibanya di bandara BNA, pilihan terbaik di tahun 2026 adalah mobil tanpa pengemudi Waymo. Mobil ini akan mengantar Anda ke akomodasi Anda sepenuhnya secara otomatis. Pertama kali Anda menaikinya, Anda akan sangat gugup hingga telapak tangan Anda berkeringat, haha 😂 Perjalanan ke area Centennial Park memakan waktu sekitar 20 menit dan biayanya $16-20. Anda juga dapat mengambil mobil sewaan langsung di bandara. Konter Hertz dan Enterprise berada di sisi kanan lantai kedatangan Terminal 1. Mobil kompak rata-rata sekitar $45 per hari selama musim panas.
🏡 Tempat Menginap
🌳 Rumah tamu ini terletak di area perumahan di seberang pintu masuk utara Centennial Park, hanya 3 menit berjalan kaki ke taman dan 10 menit berjalan kaki ke pintu masuk barat Universitas Vanderbilt.
🌳 Ini adalah rumah terpisah dengan halaman depan dan belakang. Halaman ditanami pohon crape myrtle dan hydrangea, yang sedang mekar penuh di bulan Juli 🌸 Bangun pagi dengan kicauan burung sungguh menyentuh hati.
🌳 Terdapat teras yang dikelilingi tanaman hijau di lantai dua, dilengkapi dengan kursi gantung dan meja kecil. Di malam hari, Anda dapat duduk di sini dengan es teh, termenung, dengan suara samar pemain saksofon jalanan di kejauhan – sungguh romantis!
📍 Hari 1: Parthenon + Taman Centennial
Nashville dijuluki "Athena Selatan," dan mereka benar-benar membangun replika Parthenon skala 1:1!! Terletak di dalam Taman Centennial. Masuk ke taman gratis. Di dalam kuil terdapat galeri seni dan ruang pameran patung Athena; tiket masuknya $10.
Patung emas Athena setinggi 12 meter berdiri di tengah aula utama, sinar matahari masuk melalui jendela atap. Melihatnya dari bawah menciptakan efek yang sangat menakjubkan. 📷 Saya mengambil setidaknya 50 foto di sana, setiap foto layak untuk dibagikan.
Taman itu sendiri juga fantastis untuk dijelajahi, dengan halaman rumput yang luas, jalan setapak di tepi danau, dan taman mawar. Di malam hari, banyak penduduk setempat datang untuk jogging dan mengajak anjing mereka berjalan-jalan. Matahari terbenam di bulan Juli sekitar pukul 20:10, dan cahaya keemasan memancarkan cahaya hangat keemasan pada pilar-pilar kuil, membuat Anda merasa seolah-olah telah melangkah ke Yunani.
📍 Hari ke-2: Kampus Vanderbilt + 12 South Universitas Vanderbilt dikenal sebagai "Harvard Selatan," dan kampusnya sendiri merupakan taman yang luas. 🎓 Jalan setapak yang dipenuhi pepohonan di sekitar Observatorium Dyer di jantung kampus sangat menakjubkan. Selama liburan musim panas, tidak banyak turis, sehingga suasananya tenang dan sempurna untuk berjalan-jalan santai dan berfoto.
Perpustakaan Kirkland Hall adalah bangunan bata merah bergaya Gotik, dan halaman rumput di depannya menawarkan tempat piknik yang sangat bagus! Galeri Seni Rupa Vanderbilt di kampus gratis dan terbuka, tetapi pendingin udaranya sangat dingin sehingga Anda perlu jaket.
Pada sore hari, pergilah ke 12 South! Hanya berjarak 10 menit berkendara dari kampus. Jalan ini praktis merupakan surga bagi anak muda yang menyukai seni—
🎨 Toko pakaian Reese Witherspoon, Draper James, terletak di sini; tampilan tokonya benar-benar menawan.
🎨 Mural klasik "I Believe in Nashville" telah dipugar dan direnovasi; warnanya bahkan lebih cerah daripada beberapa tahun yang lalu.
🎨 Butik Emerson Grace menawarkan banyak barang unik dari desainer Selatan.
🎨 Jika Anda lelah berjalan, duduklah di bangku di Taman Sevier; jauh lebih sejuk di bawah naungan pepohonan.
📍 Hari ke-3: Taman Dalam Ruangan Opryland + Grand Ole Opry Banyak orang tidak tahu bahwa Nashville memiliki taman tropis dalam ruangan!! Gaylord Opryland Resort memiliki atrium berkubah kaca besar yang dipenuhi puluhan ribu tanaman, serta air terjun dan aliran air. 🌴 Meskipun suhu di luar mencapai 40 derajat Celcius, suhu di dalam tetap konstan 22 derajat Celcius – surga musim panas sejati.
Setelah menjelajahi resor, saksikan pertunjukan langsung Grand Ole Opry di gedung yang sama. Ini adalah program radio terlama di dunia, yang disiarkan sejak tahun 1925! Harga tiket berkisar antara $49 hingga $129 tergantung tempat duduk Anda. Disarankan untuk memesan dua minggu sebelumnya di situs web mereka, karena pertunjukan akhir pekan seringkali terjual habis selama musim panas.
📍 Hari ke-4: East Nashville + Bersepeda di Tepi Sungai Cumberland
Hari terakhir didedikasikan untuk East Nashville – lingkungan favorit bagi anak muda setempat, dengan kepadatan seni jalanan yang sebanding dengan Berlin 🎨. Area Five Points dipenuhi dengan toko kaset independen, bar vinyl, dan toko furnitur vintage.
Pada sore hari, bersepedalah di sepanjang jalur hijau Sungai Cumberland 🚲. Sewa sepeda di Nashville Bicycles seharga $15 untuk setengah hari. Tepi sungai dinaungi oleh pepohonan yang rimbun, membuat perjalanan beberapa derajat lebih sejuk daripada di kota – cara paling nyaman untuk menikmati musim panas.
📌 Pelajaran yang Didapat:
→ Perlindungan matahari sangat penting di Nashville pada bulan Juli! SPF 50 atau lebih tinggi, topi, dan kacamata hitam sangat penting.
→ Banyak tempat wisata tutup pada hari Senin, jadi pastikan untuk mengecek sebelum merencanakan perjalanan Anda.
→ Nashville adalah kota yang ramah mobil, tetapi parkir di pusat kota mahal dan sulit ditemukan; saya sarankan untuk menginap di wisma tamu dengan tempat parkir.
→ Untuk suasana honky-tonk yang paling otentik, kunjungi Broadway pada Selasa hingga Kamis malam; akhir pekan lebih ramai wisatawan.
→ Musim panas di Tennessee rawan badai petir, jadi bawalah payung lipat – hujan bisa turun tiba-tiba.
Dalam penerbangan pulang, saya terus berpikir bahwa hal yang paling menyentuh saya tentang Nashville bukanlah tempat wisata, tetapi musik yang mengalir di udara. Seseorang memainkan banjo di luar supermarket, seseorang memainkan harmonika di sebelah pom bensin, dan bahkan pengemudi pun memutar demo mereka sendiri di mobil mereka – kota ini benar-benar melodi di setiap sudut jalannya. 🎵